Euro 2020 : Jose Mourinho Sentil Bruno Fernandes di Timnas Portugal yang Terlalu Kemaruk

  • Bagikan
Gelandang Portugal, Bruno Fernandes melompat untuk mengontrol bola saat bertanding melawan Hungaria pada pertandingan grup F Euro 2020 di stadion Ferenc Puskas di Budapest, Hungaria, Selasa (15/6/2021). Portugal menang atas Hungaria 3-0. (AP Photo/Darko Bandic, Pool)
Gelandang Portugal, Bruno Fernandes melompat untuk mengontrol bola saat bertanding melawan Hungaria pada pertandingan grup F Euro 2020 di stadion Ferenc Puskas di Budapest, Hungaria, Selasa (15/6/2021). Portugal menang atas Hungaria 3-0. (AP Photo/Darko Bandic, Pool)

Jakarta – Tidak seperti di Manchester United, kontribusi Bruno Fernandes kepada Timnas Portugal dalam ajang Euro 2020 jauh dari kata memuaskan. Pelatih beken, Jose Mourinho mengkritisi kinerja pemain berumur 26 tahun tersebut.

Bruno Fernandes mulai menarik perhatian sejak memutuskan bergabung dengan Manchester United pada awal tahun 2020. Bukan sesuatu yang mengherankan, sebab Bruno Fernandes mampu menghasilkan 40 gol dari 80 penampilan.

Kontribusinya sangat mencolok di Manchester United, tapi tidak pada level timnas. Bruno Fernandes selalu tampil sejak menit awal dalam dua pertandingan Portugal di fase grup Euro 2020, tapi tak pernah bermain sampai peluit panjang dibunyikan.

Namanya bahkan tidak pernah terlihat di papan skor, kendati Portugal telah menghasilkan lima gol dari kedua pertandingan tersebut. Tiga dari lima gol tersebut dicetak Cristiano Ronaldo dan sisanya dikantongi Diogo Jota dan Raphael Guerreiro.

Tidak heran kalau Bruno Fernandes menjadi sasaran kritik dari beberapa kalangan. Salah satunya datang dari Jose Mourinho, pelatih berkebangsaan Portugal yang sekarang menukangi AS Roma.

Mourinho meyakini kalau Portugal, dalam kondisi terbaiknya, mampu mengalahkan semua partisipan Euro 2020. Akan tetapi, agar bisa berada di kondisi terbaiknya, Portugal menbutuhkan 11 pemain di atas lapangan.

Sejauh ini Mourinho melihat Portugal tampil dengan 10 orang karena kontribusi Bruno Fernandes tidak terasa. “Portugal, di level tertingginya, bisa mengalahkan siapapun,” ujar Mourinho kepada talkSPORT.

“Namun kami harus bermain dengan 11 orang. Dalam kedua pertandingan tersebut Bruno Fernandes berada di lapangan namun tidak bermain,” lanjutnya. 

Partai Hidup dan Mati

Gelandang timnas Portugal, Bruno Fernandes menghadiri sesi latihan dalam persiapan untuk Euro 2020 di kamp pelatihan "Cidade do Futebol" di Oeiras, Senin (7/6/2021). Timnas Portugal menjadi Timnas berstatus sebagai juara bertahan di Euro 2020. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Gelandang timnas Portugal, Bruno Fernandes menghadiri sesi latihan dalam persiapan untuk Euro 2020 di kamp pelatihan “Cidade do Futebol” di Oeiras, Senin (7/6/2021). Timnas Portugal menjadi Timnas berstatus sebagai juara bertahan di Euro 2020. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Pada hari Kamis (24/6/2021), Portugal dihadapkan dengan partai hidup mati melawan Prancis di Ferenc Puskas Stadium. Mereka dituntut meraih kemenangan kalau ingin melaju ke babak 16 besar.

“Saya harap dia bisa muncul saat menghadapi Prancis, karena dia adalah pemain yang memiliki potensi luar biasa,” ungkap Mourinho lagi.

“Dia bisa mengoper, mencetak gol, bisa mendapatkan penalti dan menghasilkan gol dari situ, dia bisa mencetak gol dari tendangan bebas. Dia bisa memberikan banyak hal, namun realitanya di dua laga itu ia tidak ada di sana,” pungkasnya.

Sejauh ini, Grup F yang dihuni Portugal belum menyumbang partisipan di babak 16 besar. Penghuni posisi pertama saat ini adalah Prancis yang baru meraih empat poin, disusul Jerman dan Portugal dengan koleksi tiga angka.

Sumber : Bola.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->