Rabu, 10 Maret 2021

Juventus Terdepak dari Liga Champions, Andrea Pirlo: Tak Ada yang Salah dengan Taktik Saya


Jakarta – Juventus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat gol tandang dari FC Porto. Pelatih Juve, Andrea Pirlo, menilai tak ada yang salah dengan taktik bermain yang diterapkannya.

I Bianconeri bersua Porto pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. Juventus berhasil membungkam Porto dengan skor 3-2, berkat aksi Federico Chiesa dan Adrien Rabiot.

Sayangnya, Juve tetap dinyatakan tersingkir lantaran kalah gol tandang dari Porto. Juventus hanya mampu mencetak satu gol di Estadio do Dragao pada leg pertama (Porto menang 2-1), adapun Porto bisa mencetak dua gol di Allianz Stadium.

I Bianconeri sudah mendapatkan beberapa keuntungan, seperti kartu merah yang diberikan kepada Mehdi Taremi hingga 30 menit extra time. Sayangnya, skor 3-2 tak cukup untuk membuat Cristiano Ronaldo dkk. lolos ke perempat final.

Juventus tampil dominan pada pertandingan kali ini, terbukti dari statistik yang tersaji pasca-laga. Mereka menguasai bola sebanyak 69 persen serta melepaskan 31 tembakan, 13 di antaranya menemui sasaran.

Tak Ada yang Salah

Pemain Porto Sergio Oliveira (kiri) mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Turin, Italia, Selasa (9 /3/2021). Juventus menang 3-2, namun harus tersingkir dari Liga Champions. (AP Photo/Luca Bruno)
Pemain Porto Sergio Oliveira (kiri) mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Turin, Italia, Selasa (9 /3/2021). Juventus menang 3-2, namun harus tersingkir dari Liga Champions. (AP Photo/Luca Bruno)

Pirlo pun merasa kalau taktik terapannya tidak memiliki kesalahan. Sebab berkat taktiknya, Juventus bisa mencetak dua gol yang nyaris mengantarkan mereka ke perempat final. Situasinya bisa terbalik kalau gol ketiga datang lebih cepat.

“Kami tidak melakukan kesalahan saat Porto menyisakan 10 pemain, karena yang bisa kami lakukan hanyalah mencoba melonggarkan mereka dengan menggerakkan bola dari sisi ke sisi dan memenuhi area penalti dengan pemain. Begitulah gol kami tercipta,” kata Pirlo kepada Sky Sport Italia.

Pirlo tahu kegagalan ini bisa berdampak buruk buat mental para pemainnya, di mana harusnya mereka tak boleh sampai terpuruk dulu. Pasalnya, Juventus masih punya kesempatan untuk mengakhiri musim dengan gelar di tangan.

Kans Meraih Trofi di Kompetisi Domestik

Cristiano Ronaldo tertunduk lesu usai gagal meloloskan Juventus ke perempat final Liga Champions (AP)
Cristiano Ronaldo tertunduk lesu usai gagal meloloskan Juventus ke perempat final Liga Champions (AP)

Secara hitung-hitungan, Juventus masih memiliki harapan untuk melengserkan Inter Milan dari puncak klasemen Serie A. Mereka pun belum memainkan partai final Coppa Italia melawan Atalanta.

“Butuh waktu beberapa hari untuk menghapus laga ini dari pikiran kami, namun kami harus siap menghadapi setiap laga dengan sikap yang tepat, menyadari bahwa ini masih bulan Maret dan ada waktu untuk memanjat klasemen Serie A,” tutur Pirlo lagi.

CIMB NIAGA

Juventus tidak punya waktu lama untuk berduka. Sebab pada Senin (15/3/2021) mendatang, mereka harus bertandang ke markas Cagliari untuk melakoni laga lanjutan Serie A.

Sumber : Bola.com


Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT