Selasa, 4 Februari 2020

Pep Guardiola Takut Dicap Gagal di Manchester City


Finroll.com, Jakarta – Pep Guardiola mengklaim dirinya bakal dianggap gagal jika tak mampu meraih satu gelar musim ini buat Manchester City, terutama Liga Champions. Mengingat Premier League tampaknya bakal menjadi milik Liverpool, ia khawatir lepasnya Trofi Si Kuping Besar akan makin memperparah citra buruknya sebagai manajer.

Guardiola telah memenangi lima trofi sejak mengambil alih nahkoda City di Etihad Stadium pada 2016 silam. Dua titel Premier League menjadi bukti kepiawaiannya sebagai manajer di Inggris.

Akan tetapi, ia belum berhasil memberikan gelar Liga Champions kepada City. Apalagi, tekanan dirasa lebih besar jika sudah bicara kompetisi sepak bola antar klub se-Eropa tersebut.

Sejarah mencatat, City tak pernah bisa lolos dari perempat final Liga Champions di bawah asuhan Guardiola. Dari tiga musim terakhir, Aymeric Laporte cs. dikalahkan AS Monaco, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Guardiola menuai sukses kala masih menangani Barcelona. Sayang, performa impresif gagal ia ulangi ketika menangani Bayern Munchen dan City.

“Manchester City tidak dinilai dari bagaimana tim ini bermain di atas lapangan, tapi lebih kepada hasil akhir dan berapa banyak gelar yang berhasil didapat. Itulah kenyataannya, sesederhana itu,” kata Guardiola.

“Musim lalu misalnya, kami berhasil tampil luar biasa di Premier League. Tetap saja orang menganggap kami gagal karena kami tidak meraih gelar Liga Champions.”

“Begitulah cara saya dinilai di sini, kalau saya tidak menjuarai Liga Champions pada musim terakhir saya di sini, yang mana adalah musim ini, maka saya akan dicap gagal. Saya tahu itu dan itu membuat saya khawatir.”

“Tapi, saya menikmati pekerjaan saya di sini. Banyak pemain berkelas di Manchester City. Menang adalah satu-satunya jalan meraih titel juara, saya yakin kami bisa mewujudkannya,” katanya memungkasi.(bola.com)

Sumber: Sky Sports

Jababeka industrial Estate

BACAAN TERKAIT