Selasa, 5 Januari 2021

Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi


Finroll.com – Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi, Persija Jakarta baru-baru ini terpilih menjadi klub Asia terpopuler ketiga. Tapi, manajemen Macan Kemayoran ingin klubnya juga berprestasi di lapangan.
Persija menjadi klub terpopuler ketiga di Asia lewat voting online yang digelar AFC. Persija berada di bawah duo Iran yakni Tractor SC dan Persepolis.

Manajemen Macan Kemayoran menyambut hal ini dengan rasa syukur. Mereka juga ingin membuktikan bahwa Persija juga bisa menunjukkan kelasnya di atas lapangan.

Jadi, Persija tak cuma ingin punya nama besar saja. Tetapi juga harus bisa berbicara untuk meraih prestasi di setiap ajang yang ikuti mereka.
“Tentunya gelar ini untuk The Jakmania. Gelar tersebut dapat dijadikan cambuk oleh manajemen Persija,” kata Direktur Persija Ferry Paulus di laman klub.
“Kami ingin selalu melakukan perbaikan dan melakukan improvisasi yang menjadikan Persija sebagai klub yang bisa berbicara di kancah yang lebih tinggi secara konsisten. Lalu berkontribusi positif bagi Timnas dan persepakbolaan Indonesia,” katanya menambahkan.

Persija mendapat 168 ribu lebih voting atau 11,45 persen dalam voting AFC. Mereka kalah dari Tractor SC yang meraih 751 ribu lebih suara atau setara 51,14 persen.

Sementara Persepolis di tempat kedua 317 ribu lebih suara atau 21,56 persen. Total ada delapan klub yang masuk nominasi dalam daftar klub populer Asia.

Baca Juga : Drone China Ditemukan di Indonesia, Bagaimana Wajah Industri Pesawat Nirawak di Asia

Lima klub lainnya adalah Al Wehdat, Al Ittihad, Johor Darul Takzim (JDT), Suwon Samsung Bluewings, dan Shanghai Shenhua. Delapan klub ini maju ke babak utama voting setelah menjadi yang terbaik di regionalnya masing-masing.

Macan Kemayoran lebih dulu menjadi terpilih menjadi klub paling populer di kawasan ASEAN. Sementara klub kaya asal Malaysia, JDT, hanya berada di posisi kedua dalam pemungutan suara yang juga digelar AFC.

Persija juga menjadi salah satu dari total tujuh klub Shopee Liga 1 yang mendapat status profesional dari AFC. Meski sempat tak lolos pengungkit, Macan Kemayoran kemudian banding dan akhirnya dinyatakan lulus sebagai klub profesional AFC.

Sumber: Detikcom

ina palm 2021

BACAAN TERKAIT