Tokyo dan Keihanshin, dua kutub sepak bola Liga Utama Jepang

  • Bagikan
Jakarta (ANTARA) – Liga Utama Jepang atau lebih dikenal dengan Meiji Yasuda J1 League 2022 telah berjalan dan saat ini sudah memasuki pekan ke-22 di mana Yokohama F. Marinos berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 45 poin.

Yokohama F. Marinos masuk dalam salah satu kutub sepak bola Liga Utama Jepang yakni Greater Tokyo Area yang merupakan daerah urban di sekitar Tokyo yang membentuk satu kesatuan daerah urban terbesar di dunia.

Musim ini, ada tujuh tim yang berasal dari prefektur yang berada di dalam Greater Tokyo Area, namun hanya satu tim yang berasal dari pusat Kota Tokyo: F.C.Tokyo yang berkandang di Ajinomoto Stadium di Chofu, Tokyo.

Baca juga: Pemain J.League jadi tumpuan Jepang di Piala Asia Timur 2022

Enam tim sisanya berasal dari prefektur di sekitar Kota Tokyo yakni Kawasaki Frontale (Prefektur Kanagawa), Yokohama F. Marinos (Prefektur Kanagawa), Shonan Bellmare (Prefektur Kanagawa), Urawa Red Diamonds (Prefektur Saitama), Kashima Antlers (Prefektur Ibaraki), dan Kashiwa Reysol (Prefektur Chiba).

Sedangkan satu kutub sepak bola lain di Meiji Yasuda J1 League 2022 adalah Keihanshin Area, sebuah area urban metropolitan terbesar kedua di Jepang setelah Greater Tokyo Area, terdiri atas Osaka, Kobe, dan Kyoto

Area yang juga dikenal dengan nama area Kansai ini mengirimkan empat tim di kasta teratas musim ini: Gamba Osaka (Prefektur Osaka), Cerezo Osaka (Prefektur Osaka), Vissel Kobe (Prefektur Hyogo), dan Kyoto Sanga (Prefektur Kyoto).

Liga Utama Jepang sendiri diikuti 18 tim dan tujuh klub lain berasal dari luar dua kutub Greater Tokyo Area dan Keihanshin Area. Adapun klub tersebut, Hokkaido Consadole Sapporo (Hokkaido), Shimizu S-Pulse (Prefektur Shizuoka), Jubilo Iwata (Prefektur Shizuoka), Nagoya Grampus (Prefektur Aichi), Sanfrecce Hiroshima (Prefektur Hiroshima), Avispa Fukuoka (Prefektur Fukuoka), dan Sagan Tosu (Prefektur Saga).

Dalam beberapa tahun terakhir, Greater Tokyo Area lebih unggul dibanding Keihanshin Area jika dilihat dari persebaran juara J1 League atau Liga Utama Jepang.

Baca juga: J.League dinilai berkontribusi lolosnya Australia ke Piala Dunia Qatar

Dalam enam musim terakhir, juara J1 League selalu berasal dari wilayah urban ibu kota, dengan Kawasaki Frontale juara empat kali, dan Kashima Antlers serta Yokohama F. Marinos masing-masing juara sekali.

Tim asal Keihanshin Area yang kali terakhir meraih gelar juara kasta teratas Liga Jepang adalah Gamba Osaka saat jadi juara pada musim 2014.

Jika dilihat dari klasemen sementara Liga Utama Jepang, tiga posisi teratas dikuasai klub dari Greater Tokyo Area yakni Yokohama F. Marinos dengan 45 poin, Kashima Antlers 40 poin dan Kawasaki Frontale dengan 37 poin.

Adapun klub dari Keihanshin Area, pencapaian terbagus saat ini adalah Cerezo Osaka yang berada di posisi lima dengan raihan 35 poin. Sedangkan posisi terbaik di luar dua kutub tersebut adalah klub Sanfrecce Hiroshima yang berada di posisi enam dengan 35 poin

Bagaimana dengan musim ini, apakah juara akan berasal dari kedua daerah ini lagi? Patut dinantikan!

Baca juga: Tengah musim Liga Utama Jepang, Yokohama Marinos kuasai klasemen
Baca juga: 21 pemain Liga Jepang tampil di Piala Asia U-23 Uzbekistan

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->