Saat malam pulang ke hotel, saya biasanya menggabungkan empat sholat sekaligus karena saya kan keluar sebelum Dzuhur dan pulang setelah Isya, dan enggak ada tempat sholat

Hanoi, Vietnam (ANTARA) – Dari sekian banyak tantangan meliput SEA Games 2021 di Vietnam, ketiadaan musala menjadi salah satu kesulitan yang dirasakan oleh para Muslim yang ingin melakukan ibadah sholat.

Sejak melakukan peliputan di beberapa arena pertandingan SEA Games di Vietnam, musala menjadi fasilitas yang jarang sekali ditemukan di arena pertandingan.

Ketika sudah masuk waktu Dzuhur, para Muslim yang ingin beribadah terkadang sedikit kebingungan karena harus berputar-putar hanya untuk mencari musala.

Baca juga: Catatan SEA Games – Mencari makanan halal di Hanoi

Krisna Daneshwara, pewarta skor.id yang juga bertugas meliput SEA Games 2021 Vietnam, juga merasakan hal serupa. Setiap hari dia bertugas sebelum waktu Dzuhur dan baru akan pulang ke hotel pada malam hari. Maka keberadaan musala pun sangat penting sebagai fasilitas dasar untuk menunjang kebutuhan beribadah.

Saking sulitnya mencari tempat ibadah, Dhanes bahkan sampai menyiasati hal itu dengan menggabungkan sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya sekaligus.

“Saat malam pulang ke hotel, saya biasanya menggabungkan empat sholat sekaligus karena saya kan keluar sebelum Dzuhur dan pulang setelah Isya, dan enggak ada tempat sholat,” ungkap Dhanes.

“Saya sih lakuin aja dulu, soal diterima atau tidak, itu urusan Allah,” katanya lagi.

Baca juga: Catatan SEA Games – Satu-satunya masjid di Hanoi

Ada kejadian menggelitik ketika ANTARA mencoba menanyakan apakah ada tempat ibadah di arena bulu tangkis yang berlokasi di Bac Giang Gymnasium, Provinsi Bac Giang—sekitar 1 jam perjalanan darat dari Hanoi.

Seorang sukarelawan tidak memahami istilah tempat ibadah atau prayer room yang dimaksud. Dia malah menanyakan, “Apakah kamu membutuhkan tempat ibadah untuk mendoakan tim kamu?”

Dari sejumlah arena pertandingan yang telah dikunjungi, hanya beberapa tempat yang menyediakan fasilitas musala, yaitu arena bola basket di Than Tri Gymnasium, angkat besi di Hanoi Sports Training Center, dan arena tenis di Hanaka Paris Ocean Park.

Namun fasilitas musala yang disediakan memang seadanya, hanya berupa ruangan kosong, tanpa adanya sajadah, mukena, informasi arah kiblat, apalagi tempat wudhu sehingga wudhu hanya bisa dilakukan di wastafel yang ada di toilet.

Baca juga: Catatan SEA Games – Keanggunan perempuan Vietnam berbalutkan Ao Dai

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022