Kesuksesan pesepak bola itu terlihat ketika mereka berhasil bertahan setelah selesai bermain

Jakarta (ANTARA) – Kapten sekaligus penjaga gawang Persija Andritany Ardhiyasa mengatakan bahwa setiap pesepak bola harus melek investasi karena itu bisa menjadi penyelamat hidup ketika tiba saatnya gantung sepatu.

“Durasi karier pesepak bola itu tidak begitu panjang. Mungkin seorang pemain hanya bisa bertanding sampai berumur paling lama 40 tahunan. Jadi sudah sepantasnya pemain mengedukasi diri dengan investasi. Bagi saya, kesuksesan pesepak bola itu terlihat ketika mereka berhasil bertahan setelah selesai bermain,” ujar Andritany di Jakarta, Kamis.

Pesepak bola berusia 30 tahun itu mengaku dirinya saat ini menanamkan modal hasil jerih payah sebagai pemain profesional ke beberapa sektor seperti properti dan bisnis kafe.

Meski begitu, Andritany ternyata sempat hampir tertipu dengan investasi bodong berkedok “trading”. Itulah yang membuatnya merasa perlu mengetahui seluk beluk investasi maupun “trading”.

“Saya hampir saja mempercayakan saham di investasi yang terkena kasus itu. Untung saja belum. Akan tetapi, ada beberapa pemain sepak bola Indonesia yang sempat kena. Itulah pentingnya edukasi investasi kepada pesepak bola,” tutur pria yang juga Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) itu.

Baca juga: OJK sebut perlu partisipasi masyarakat untuk berantas investasi ilegal

Atas dasar itulah, Andritany Ardhiyasa menyambut baik kedatangan Octa Investama Berjangka sebagai sponsor baru Persija mulai Juli 2022.

Dukungan sponsor tersebut dianggapnya sebagai momen tepat untuk membuka mata pesepak bola akan vitalnya investasi. Selain, itu, dia pun berharap sang sponsor dapat membantu upaya Persija untuk menjuarai Liga 1 Indonesia.

Hal tersebut diamini oleh Direktur Utama Octa Investama Berjangka Rizki Arizona. Menurut Rizki, itu menjadi alasan pihaknya juga menyokong kegiatan akademi Persija.

“Kami ingin berandil dalam sepak bola dengan ikut membangun pendidikan ‘Persija Development’. Kami mau membantu pesepak bola sejak dini karena umur karier mereka tak lama,” ujar Rizki.

Baca juga: Cerdaslah berinvestasi, pahami literasi keuangan
Baca juga: PPATK menghentikan sementara 121 rekening terkait investasi ilegal

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022