Kamis, 3 Juni 2021

Tyson Fury Pengecut, Deontay Wilder: Aku Rebut Lagi Sabuk WBC!


Deontay Wilder mengejek Tyson Fury sebagai juara yang pengecut karena mengejar pertarungan unifikasi melawan Anthony Joshua. Sang mantan juara dunoa Kelas Berat itu pun bersumpah untuk mendapatkan kembali sabuk WBC-nya.

Wilder menganggap kengototan Fury untuk menghadapi Joshua sebagai bentuk sikap pengecutnya untuk menghindari kewajiban trilogy sesuai kontrak. ’’Tentu saja, saya melihatnya sebagai cara pengecut untuk mencoba menghindari saya. Untuk alasan apa? Kami tahu alasannya dan dia tahu alasannya,’’kata Wuilder kepada 78SPORTSTV.

’’Aku siap untuk mendapatkan gelar ini kembali. Kami secara kontrak diwajibkan untuk bertarung,’’lanjutnya.

Fury dan Joshua berada di ambang menyelesaikan kesepakatan pertarungan unifikasi yang rencananya digelar 14 Agustus di Arab Saudi. Namun, Hakim Pengadilan Arbitrasi di Amerika Serikat memenangkan banding Wilder untuk mewajibkan Fury melakukan pertarungan trilogi dengan The Bronze Bomber.

Wilder menganggap The Gypsy King mencoba keluar dari kewajiban kontraktualnya karena takut mengalami kekalahan dalam trilogi. ’’Dia memberikan janjinya. Ketika Anda melakukan semua itu – dan kami memiliki buktinya – Anda harus mematuhinya. Anda harus menangani bisnis ini, dan Anda tidak dapat menutup bab ini tanpa melalui Deontay Wilder.’’

Wilder dan Fury, masing-masing berusia 35 tahun dan 32 tahun akan menjalani perseteruan ketiga mereka pada 24 Juli di Stadion Allegiant, Las Vegas. Wilder menikmati kesempatan untuk menyelesaikan rekor pertemuan dengan Fury, yang mengakhiri lima tahunnya sebagai juara WBC Februari lalu.

’’Sekarang kami memiliki ETA dan lokasi ke mana kami akan pergi, itu membuat pelatihan jauh lebih intensif. Sekarang itu berarti sesuatu. Sudah pasti sekarang. Tidak ada tempat untuk lari, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Anda harus melewati saya,’’kata Wilder mengingatkan.

Wilder meminta bantuan mantan musuhnya Malik Scott untuk pertandingan ketiganya melawan Fury. Dan Scott penuh percaya diri menjelang pertemuan terakhir pasangan ini. “Saya adalah petinju tersulit dalam sejarah kelas berat dan saya akan terus melakukannya.”

Sumber : Sindonews

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT