Connect with us

Sepakbola

Gara-gara Konflik Internal, AC Milan Terancam Ditinggal Pemain Bintang

Published

on


Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Inter Milan pada laga pekan ke-23 Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (9/2/2020). Sempat tertinggal, Inter Milan sukses mengemas kemenangan 4-2 dari rival sekota AC Milan. (AP/Antonio Calanni)

Finroll.com, Jakarta – AC Milan tengah mengalami kisruh yang terjadi pada jajaran direksi. Akibat permasalahan itu, Milan terancam ditinggal sejumlah pemain bintangnya.

Konflik tersebut diawali komentar Direktur Sepak Bola I Rossoneri, Zvonimir Boban, di depan khalayak ramai. Boban menyebut CEO AC Milan, Ivan Gazidis, telah bermain di belakang.

Masalah ini menyangkut sosok pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick. Gazidis dikabarkan ingin mendepak Stefano Pioli dan memberi tiga posisi sekaligus kepada Rangnick pada musim depan.

Boban mengatakan semua langkah yang diambil Milan perihal Rangnick dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya. Oleh karena itu, legenda AC Milan tersebut bersama direktur lainnya, Paolo Maldini, dilaporkan siap angkat kaki dari San Siro dalam waktu dekat.

Ternyata, Milan tidak hanya berpotensi ditinggal Boban dan Maldini. Pemain penting seperti Zlatan Ibrahimovic yang baru direkrut pada musim dingin kemarin, disebut bakal hengkang begitu kontraknya berakhir pada 30 Juni 2020.

Seperti diketahui, Ibrahimovic direkrut dengan status bebas transfer dan diikat kontrak selama enam bulan. Namun dalam kesepakatannya, pria asal Swedia itu memiliki opsi perpanjangan selama satu tahun terhitung dari kontraknya berakhir.

Permasalahan ini membuat Ibra dikabarkan enggan untuk mengaktifkan opsi perpanjangan kontra di AC Milan pada musim panas. Seperti dilansir Gazzetta Dello Sport, Gazidis harus berhati-hati untuk meyakinkan sang bintang agar tidak jatuh ke pelukan klub lain.

Pemain Lain yang Bakal Hengkang

Striker Lecce Khouma Babacar menaklukkan kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma pada partai Serie A di San Siro, Minggu (20/10/2019) atau Senin dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Zlatan Ibrahimovic bukan masalah besar bagi Milan. Masalah yang lebih kompleks ada pada kasus Gianluigi Donnarumma. Terlebih dengan adanya laporan jika manajemen AC Milan ingin membatasi gaji pemain sebesar 2 juta euro (Rp 31 miliar) per tahun mulai musim depan.

Saat ini, Donnarumma terikat kontrak dengan gaji senilai 6 juta euro (Rp 94 miliar) per tahun. Karena angka tersebut, Gazzetta dello Sports meyakini Donnarumma akan dijual pada musim panas nanti.

Ante Rebic juga berpeluang untuk cabut dari San Siro, karena batas peminjamannya dari Eintracht Frankfurt berakhir pada musim panas nanti. Di sinilah, hasil penjualan Donnarumma bakalan memiliki pengaruh yang besar.

Kemudian, pemain lain yang berpotensi ‘hilang’ dari San Siro adalah Simon Kjaer. Bek asal Denmark itu telah membantu merapikan lini belakang Rossoneri. Namun sama seperti Rebic, masa pinjamannya dari Atalanta hanya berlaku sampai musim panas nanti.(bola.com)

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Yaumil Azis/Published: 04/03/2020)

Sepakbola

Manchester United Buang Peluang Tembus 4 Besar, Solskjaer Kecewa

Published

on

By

Para pemain Manchester United (MU) merayakan Mason Greenwood ke gawang Bournemouth di Old Trafford, Sabtu (4/7/2020). (Clive Brunskill/Pool via AP)

Finroll.com, Jakarta – Ole Gunnar Solskjaer mengakui timnya telah membuang peluang berharga untuk naik ke peringkat ke-3 klasemen sementara Premier League. Manchester United hanya bisa bermain imbang 2-2 kala menjamu Southampton, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB.

Seharusnya, jika menang, Manchester United bakal menyalip Leicester dan Chelsea di papan atas. Kesempatan ini sangat berharga ketika musim tinggal menyisakan beberapa pertandingan lagi.

Namun, Manchester United justru membuang peluang itu. Setan Merah sekarang tertahan di peringkat ke-5 dengan 59 poin. Tidak buruk, hanya harus menggantungkan nasib pada hasil kedua rivalnya.

Solskjaer mengakui hasil imbang ini mengecewakan, tapi dia pun memuji timnya yang sudah berjuang. MU sudah tampil sangat baik pada beberapa pertandingan terakhir dan kini mereka tertahan satu hasil imbang.

“Frustrasi, ya, tapi ini adalah bagian dari sepak bola. Kami pun berulang kali memenangkan pertandingan di menit-menit akhir, dan ini adalah ujian untuk para pemain, ujian untuk mental mereka,” buka Solskjaer di laman resmi Manutd.

“Bisakah kami mengenyahkan hasil mengecewakan ini? Bisakah kami bersiap untuk pertandingan Kamis nanti dengan pola pikir positif?”

“Seperti yang Anda [media] katakan, kami telah merangkai laju positif dan kami tidak boleh duduk menyesal ketika situasi sedikit menyulitkan,” imbuhnya.

Buang Peluang

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyapa suporter usai dikalahkan Bournemouth pada laga Premier League di Stadion Vitality, Bournemouth, Sabtu (2/10). Bournemouth menang 1-0 atas MU. (AFP/Glyn Kirk)

Lebih lanjut, Solskjaer tak bisa kecewa dengan timnya yang sudah berjuang sebaik mungkin. Memang Manchester United membuang beberapa peluang matang dalam pertandingan, tapi gol-gol mereka membuktikan kualitas permainan tim.

“Kami mencetak dua gol fantastis, saya kira Anthony main luar biasa hari ini. Khususnya untuk gol kedua, begitulah sepak bola yang kami inginkan. Cepat, gesit, membelah lapangan, dan diselesaikan dengan baik,” sambung Solskjaer.

“Begitulah sepak bola, selalu soal momen-momen kunci. Kami akan membawa pelajaran ini ke Selhurs Park [markas Palace], Kamis nanti. Itu pertandingan yang menuntut fokus.”

“Kami kecewa, tapi mulai besok harus sepenuhnya fokus pada Crystal Palace,” tandasnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Quique Setien: Barcelona Dahulukan La Liga Baru Liga Champions

Published

on

By

Pelatih Barcelona Quique Setien (tengah) memberi isyarat saat menghadapi Atletico Madrid pada pertandingan La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (30/6/2020). Barcelona bermain imbang 2-2 melawan Atletico Madrid. (AP Photo/Joan Monfort)

Finroll.com, Jakarta – Pelatih Barcelona, Quique Setien, menyebut timnya mendahulukan La Liga sebelum fokus berlaga di Liga Champions. Menurut Setien, saat ini mengejar perolehan poin Real Madrid di klasemen jauh lebih penting.

El Barca menghadapi jalan terjal dalam usaha mewujudkan mimpi menjuarai Liga Champions musim ini. Ada beberapa laga sulit yang sudah menanti Lionel Messi dkk.

Pertama-tama, Los Cules masih harus menjamu Napoli pada duel lanjutan leg kedua 16 besar. Mereka hanya bisa bermain imbang 1-1 pada leg pertama, yang artinya kesempatan masih terbuka untuk kedua tim.

Setelahnya, andai berhasil menang, Barcelona bakal menghadapi pemenang duel Bayern Munchen kontra Chelsea pada perempat final. Pertandingan ini pun bakal sangat sulit, terlebih jika harus menghadapi Die Bayern.

Nahasnya, Barca sedang tidak dalam level terbaiknya sejak sepak bola digulirkan kembali. Apa kata sang pelatih, Quique Setien, soal tantangan di Liga Champions musim ini?

Setien tahu ada hubungan unik antara Barcelona dengan trofi Liga Champions, beberapa tahun terakhir kompetisi itu hanya menyisakan kenangan buruk.

Di sisi lain, Setien bisa memberikan sentuhan berbeda. Dia tidak ada di sana ketika Barca dipermalukan AS Roma atau Liverpool. Oleh karena itu, pelatih asal Spanyol tersebut percaya skuatnya bisa melewati rintangan pertama, yakni Napoli.

“Saya tidak punya banyak ekspektasi pada undian lain. Saya kira yang paling penting adalah fokus pada Napoli, itulah kuncinya,” buka Setien kepada SPORT.

Barcelona tahu bakal bermain di kandang, saya kira itu sesuatu yang adil,” lanjutnya.

Fokus di La Liga

Memang undian duel fase gugur, Jumat (10/7/2020) sore WIB, terbilang menarik. Barcelona bisa menghadapi Real Madrid andai kedua tim lolos sampai ke semifinal. Namun, Setien menegaskan yang terpenting tetaplah pertandingan di depan mereka.

“Undian yang lain bagus untuk informasi, untuk menganalisis sejumlah calon lawan. Namun, yang terpenting adalah fokus pada pertandingan besok (vs Valladolid) sangat penting untuk menang, untuk tetap mengejar (Madrid),” sambung Setien.

“Lalu setelahnya ada pertandingan kontra Napoli yang krusial. Ketika momen itu tiba, kami akan siap, tapi sekarang kami fokus ke La Liga. Kami harus menjaga peluang kami, menang, dan mencoba jadi juara,” tuturnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Selain ke Juventus, Peluang Sandro Tonali Gabung Inter Milan Juga Besar

Published

on

By

Sandro Tonali masuk radar Juventus. (AFP/Timo Aalto)

Finroll.com, Jakarta – Agen Sandro Tonali, Beppe Bozzo, menyebut Inter Milan tidak tertinggal dalam perburuan Sandro Tonali, gelandang Sampdoria. Persaingan dengan Juventus diakuinya cukup berimbang.

Sandro Tonali merupakan gelandang masa depan Italia. Pemain yang digadang-gadang sebagai The Next Andrea Pirlo itu sering dikait-kaitkan dengan Juventus.

Kendati demikian, Inter Milan juga punya peluang besar dalam mendapatkan Sandro Tonali. Beppe juga mengklaim kliennya cenderung lebih suka bergabung dengan Nerazzurri.

“Inter Milan sudah lama menempel Juventus dalam persaingan ini. Saya rasa sekarang memang tidak jauh,” kata Beppe.

“Menurut pandangan saya, Inter tidak tertinggal dari Juventus. Kaitannya dengan persaingan merebut Sandro Tonali, Giuseppe Marotta dan Ausilio sudah melakukan yang terbaik musim panas tahun lalu dan musim dingin Januari kemarin.”

Juventus tidak sedigdaya itu kok dalam hal belanja pemain. Sekarang ini mereka punya banyak rival dalam manuver transfer,” ujarnya lagi.

Selevel Modric

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Beppe Bozzo mengklaim, kualitas kliennya itu memang bukan ‘kaleng-kaleng’. Ia bahkan menyamai Sandro Tonali dengan gelandang Real Madrid, Luka Modric.

“Tonali adalah pemain yang unik karena dia terlahir hebat,” ujar Beppe mempromosikan kliennya.

“Dia punya segalanya, dia cerdas, dia sadar ada tanggung jawab besar, makanya tidak heran kalau dia bisa bermain brilian di atas lapangan.”

“Faktor-faktor tadi bakal menjadikannya seorang juara. Anda tidak akan bisa menjadi Modric kalau Anda bukan pemain cerdas, kan?” katanya memungkasi. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending