Selasa, 9 Juli 2019

Fashionlink x #BLCKVNUE Suarakan Kepedulian Pada Lingkungan


Finroll.com — Curated multibrand pop up store yang digagas Jakarta Fashion Week Fashionlink x #BLCKVNUE telah menginjak tahun ketiga. Toko berukuran 738 meter persegi yang menampung puluhan label desainer nasional berbakat itu senantiasa menjalankan misi mulia, tidak hanya untuk industri mode, namun juga untuk tujuan-tujuan Iain yang setiap tahunnya dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan misi-misi sosial.

Berlokasi diIantai dua pusat perbelanjaan bergengsi Senayan City. juga pernah mengumpulkan donasi untuk pusat satwa terlantar sebagai misi pilihannya.

Digandeng Savana Furniture dan didukung oleh WWF-Indonesia, Fashionlink x #BLCKVNUE meluncurkan program “Fashion Habitat”.

‘Fashionlink x #BLCKVNUE memang selama ini berperan juga sebagai community center untuk komunitas Jakarta Fashion Week.

“Jadi saat dltawarkan sebuah konsep Instalasi yang juga bisa meningkatkan interaksi dengan pengunjung kami sangat tertarik, apalagi instalasi ini  juga dapat dlkaitkan dengan sebuah tujuan baik, yaitu konservasi satwa.” ujar Lenni Tedja, Director Jakarta Fashion Week.

lnstalasi interaktif ini terdiri atas tiga sosok hasil kreasi desainer muda Hendro Hadinata. yaitu Badak Jawa (Rhinoceros sondalcus) Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica), dan Hiu Paus (Rhmcodon typus).

nfimas Mulia

“Proyek ini saya namakan NUR PrOJect. sebuah art installation project yang dengan tujuan mengikis ketidak pedulian atau kurangnya rasa ingin tahu masyarakat terhadap fauna terancam punah.

Harapannya, melalui Objek yang kekinian seperti ini, kepedulian masyarakat dapat terpanggil untuk kemudian menjadl tindakan nyata untuk perlindungan satwa,” ungkapnya.

Diwujudkan oleh Savana Furniture koleksi ini menempati beberapa area di Fashionlink x #BLCKVNUE sepanjang  bulan Juli  dan Agustus 2019 ‘Savana adalah produsen high and furniture upholstery merupakan salah satu spesialisasi kami Sejak  tahun 2000.

Kami terus berkembang, dari pembuatan sofa, lalu loose furniture, hxed furniture kini kami merambah ke instalasi seni.

Proyek ini bagi kami sangat menarik. misalnya badak yang struktumya terinspirasi baju zebra, harimau dan hiu paus yang menggantung ringan dan plywood membuat kami mengeksplorasi banyak bentuk-bentuk baru.

Semoga karya kami dapat menunjang program JFW dan WWF-lndonesia dalam melestarikan satwa Iangka.” ungkap Kanti Panjanan dari Savana Furniture

“Setelah melihat instalasinya. kami langsung menghubungl berbagai mitra dan komunitas. WWFIndonesia langsung memberikan dukungannya untuk program Ini dan beberapa rekan-rekan key opinion leaders juga akan membantu mempromosikan program yang mengundang kesadaran pecinta fashion untuk juga menunjukkan kepeduliannya pada satwa yang terancam punah di media sosial Sebagai langkah nyatanya.

kami akan mendonasikan Rp. 20.000 per transaksi yang dilakukan dl Fashionlink x #BLCKVNUE selama periode program ke WWF-lndonesia.” imbuh Lenni Tedja

“WWF-lndonesia menyambut baik langkah inovatif dalam menggabungkan industri kreatif dan konservasi. Kolaborasi fashion. interior design serta seni instalasi dan konservasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku industri dan peminat produk industri kreatif akan pentingnya penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan di Indonesia.

Praktik bisnis yang berkelanjutan sendiri adalah sebuah konsep yang mengedepankan kualitas produk yang diintegrasikan dengan proses produksi yang ramah lingkungan. selaras dengan alam serta memastikan gaya hidup kita tidak membahayakan orang lain,” kata Ade Swargo Mulyo, Direktur Kemitraan WWF-Indonesia.

Ade juga menambahkan, “Praktik-praktik berkelanjutan tidak hanya mengusung semangat ‘ramah lingkungan’ namun erat kaitannya dengan menjawab berbagai tantangan Iainnya seperti kemiskinan. konsumsi. masyarakat dan kesehatan.

Kami meyakini, pelaku dan konsumen industri kreatif dapat berperan dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati untuk mencapai kesejahtraan bersama.(red)

BACAAN TERKAIT