Senin, 22 Februari 2021

Alasan Minyak Kelapa Sawit Kurang Laku di Pasaran


Apa itu minyak kelapa sawit? Minyak kelapa sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak di konsumsi dan di produksi di Indonesia. Minyak yang murah, mudah di produksi dan stabil ini digunakan untuk berbagai variasi makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan juga bisa digunakan sumber biofuel atau biodiesel.

Kebanyakan minyak sawit diproduksi di Asia, Afrika dan Amerika Selatan karena pohon kelapa sawit membutuhkan suhu hangat, sinar matahari, dan curah hujan tinggi untuk memaksimalkan produksinya. Namun, apa yang menyebabkan minyak kelapa sawit kurang laku di pasar internasional?

Berikut adalah alasan mengapa minyak kelapa sawit kurang laku di pasar internasional, yuk kita simak bersama!

Kekurangan Minyak Kelapa Sawit

Berikut adalah data dari sebuah studi terbaru universitas kelas dunia, Harvard University.

finroll minyakkelapa2

Minyak kelapa murni nonkomersial

Studi pada sejumlah masyarakat yang mengkonsumsi kelapa dan minyak kelapa sebagai bagian dari diet keseharian seperti India, Filipina, dan Polinesia, memang menunjukkan angka penyakit kardiovaskular yang rendah. Tapi ini juga tergantung dari jenis kelapanya. Kebanyakan minyak kelapa yang mereka konsumsi juga buatan sendiri, bukan hasil produk komersial.

infimas Mulia

Kolesterol buruk LDL meningkat

Uji jangka pendek pada 9-83 orang relawan membuktikan bahwa jika dibandingkan dengan mengkonsumsi mentega atau lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, minyak kelapa dapat menaikkan keseluruhan kadar kolesterol baik HDL maupun LDL. Kadar kenaikannya bahkan hampir sama dengan jika mengkonsumsi lemak jenuh seperti lemak sapi dan minyak sawit.

Namun, minyak kelapa sawit juga mempunyai beberapa manfaat lho, berikut manfaatnya!

Kelebihan Minyak Kelapa Sawit

Menambah energi

Energi memang bisa didapat dari makanan pokok. Beras, jagung, ubi-ubian, dan cadangan lemak dalam tubuh. Termasuk minyak kelapa sawit dengan kandungan lemak baiknya. Lemak baik ini yang akan berperan sebagai sumber energi cadangan untuk tubuh.

Dalam 1 sendok makan minyak kelapa sawit (13.6 g) terdapat 120 kcal energi dan 13,6 g lemak. Selain lemak baik, beta karoten dalam minyak kelapa sawit juga bisa memulihkan energi. Bahkan mampu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh manusia.

Menjaga kesehatan mata

Minyak kelapa sawit mampu menjaga kesehatan mata. Hal ini disebabkan karena beta karoten dalam minyak kelapa sawit. Beta karoten akan berperan sebagai antioksidan. Sehingga akan membantu mencegah masuknya radikal bebas.

Maka kerusakan sel-sel tubuh, termasuk sel yang ada di dalam mata dapat diatasi. Penyakit katarak juga bisa pulih dengan konsumsi minyak kelapa sawit ini.

Menyehatkan kulit

Kelapa sawit biasa dijadikan sabun, sampo, dan kosmetik. Hal ini disebabkan karena kelapa sawit ampuh hilangkan minyak dan kotoran pada kulit. Selain itu, minyak kelapa sawit juga mampu melembabkan kulit. Kandungan tokofenol dan tokotrienol (vitamin E) juga dapat mencegah penuaan dini. Membuat kulit menjadi lebih mulus dan kencang.

BACAAN TERKAIT