Amerika Serikat: Dana Bansos Rp 1.430 triliun Dirampok

  • Bagikan
finroll amerika serikat dana bansos rp 1.430 triliun dirampok
finroll amerika serikat dana bansos rp 1.430 triliun dirampok

Amerika Serikat (AS) ‘kemalingan’. Ini terkait dana bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19 US$ 100 miliar (sekitar Rp 1.430 triliun).

Dana itu termasuk Program Perlindungan Gaji Administrasi Bisnis Kecil, Program Pinjaman Bencana Cedera Ekonomi dan program lain untuk bantuan pengangguran secara nasional. Pelakunya melibatkan 100 tersangka, bukan hanya individu tapi kelompok terorganisir.

Dinas Rahasia AS mengaku telah menemukan US$ 2,3 miliar dana dicuri dengan modus penipuan sejauh ini. Gedung Putih sebelumnya telah menganggarkan US$ 3,5 triliun dana untuk bantuan Covid-19 sejar awal 2020.

“Saya telah berada di penegakan hukum selama lebih dari 29 tahun dan mengerjakan beberapa investigasi penipuan yang kompleks selama lebih dari 20 tahun. Tapi saya belum pernah melihat sesuatu pada skala ini,” kata Asisten Agen Khusus Roy Dotson, yang bertanggung jawab pada hal ini, dikutip CNBC International, Rabu (22/12/2021).

“Tidak diragukan lagi bahwa program-program itu mudah diakses secara online. Maka, dengan itu, muncul peluang bagi aktor jahat untuk masuk ke dalamnya. Karena itu penting menyalurkan dana ini kepada orang-orang yang benar-benar terluka,” tegasnya lagi.

Ia mengatakan sudah ada lebih dari 900 investigasi aktif. Diyakini ada pula kelompok transnasional yang bermain dalam kasus ini, termasuk mengalihkannya ke kripto.

Dalam kasus tersebut, penjahat biasanya membujuk korban untuk mentransfer dana ke dompet kripto yang digunakan untuk skema ilegal atau membuka rekening bank yang digunakan untuk mencuci uang. Di antara dana yang dipulihkan adalah ratusan juta yang dikirim ke Green Dot dan PayPal dengan nilai lebih dari US$400 juta.

Sumber : cnbcindonesia.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->