Selasa, 6 November 2018

Jack Ma: Perang Dagang Amerika-China Adalah Hal Paling Bodoh


Finroll.com – Kepala Alibaba Group Holding Ltd, Jack Ma mengatakan perang dagang yang saat ini terjadi antara Amerika dengan China adalah hal paling bodoh di dunia.

Kedua negara terbesar di dunia itu sudah terlibat perang dagang sejak Donald Trump menjabat sebagai presiden Amerika. Terlebih, Trump juga mengancam akan menjatuhkan tarif pada barang ekspor China senilai $500 miliar ke Amerika Serikat jika perdagangan tidak bisa di selesaikan.

“Defisit perdagangan AS dengan China yang disalahkan Trump untuk berbagai macam penyakit ekonomi, telah membantu menciptakan pekerjaan di AS. Tanpa itu, negara tersebut akan mengalami banyak masalah besar,” ujarnya dalam acara China International Import Expo (CIIE), yang dikutip dari Reuters, Selasa (6/11).

Baca Lainnya: Donald Trump Dan Xi Jinping Ingin Segera Akhiri Perang Dagang As-China, Namun Ada Syaratnya!

“Pergeseran China ke model impor memang bisa menyakitkan bagi banyak bisnis, tetapi itu juga peluang baik untuk banyak konsumen,” tambahnya.
Konglomerat kelas kakap ini juga menilai seharusnya pemerintah tidak terlalu khawatir dengan perkembangan inovasi teknologi. “Pandangan saya, jangan khawatir tentang teknologi. Orang yang khawatir tentang teknologi pertama orang tua, pemerintah, dan orang sukses yang mengkhawatirkan teknologi,” tutupnya.

Awal Mula Perang Dagang

Sebelum perang dagang berkecamuk diantara kedua negara, Trump awalnya menerapkan bea masuk atas produk milik China untuk memperbaiki inflasi di negaranya. Di tahap awal ini, Amerika hanya mengenakan bea masuk atas barang China yang paling laris di AS.

Atas kebijakan ini, China pun merespon dengan menerapkan bea masuk beberapa komoditas yang diimpor dari AS. Sehingga akhirnya kedua belah pihak saling menerapkan kebijakan yang sama. Hal ini juga sedikit-banyak berdampak pada negara lain, karena kedua negara tersebut mencari pasar baru dengan tingkat bea masuk yang lebih rendah.

“Buat kita dalam periode jangka pendek kalau soal kedelai kita. Itu jangan salah kita itu makan tempe dan tahu kedelainya dari AS. Kita enggak terpengaruh itu karena yang mengenakan bea masuk China,” ungkapnya.

Baca Lainnya: Kenaikan Pasokan dan Memanasnya Perang Dagang Menekan Harga Minyak Dunia

CIMB NIAGA

“China juga kesulitan ekspor baja dan alumunium panel surya, barang-barang elektronik,” sambungnya yang dikutip dari Liputan6.

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT