Rabu, 6 Januari 2021

Jika Diusir China, Jack Ma Bisa Jadi Warga Negara Indonesia


Finroll.com – Publik dunia digemparkan dengan sebuah berita yang mengabarkan bahwa si sultan alias miliarder asal Tiongkok, Jack Ma tiba-tiba menghilang. Banyak isu yang beredar terkait kabar ini, namun Mantan MK Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa sebenarnya bisa saja Jack Ma pindah kewarganegaraan jadi WNI (Warga Negara Indonesia), syaratnya asalkan pemerintah Republik Indonesia siap.

Dalam kicaunnya di jejaring media sosial Twitter pribadinya, @JimlyAs awalnya mengatakan bahwa berita hilangnya salah satu orang terkaya asal China ini diduga akibat mengkritik pemerintah.

Jimly pun berharap dan mendoakan agar isu yang beredar terkait Jack Ma hilang karena dibunuh itu hanya angin lalu dan dia dalam keadaan baik-baik saja.

“Ada berita hilangnya Jack Ma dari publik selama bulan bulan trakhir setelah beredar berita tentang kritiknya terhadap pemerintahan RRC. Semoga tidak apa apa,” ujar Jimly dalam kicauannya dikutip Hops.id pada Selasa, 5 Januari 2021.

Pria jebolan Universitas Indonesia ini berharap agar publik dunia yang masih memiliki akal sehat membantu Jack Ma yang sedang diterpa berbagai isu. Bisa saja salah satunya dengan memberikan tawaran terkait status kewarganegaraan dari negara lain.

Sebenarnya, kata Jimly, kalau pemerintah Republik Indonesia siap, bisa saja Jack Ma jadi WNI.

“Baik juga jika dunia akal sehat bisa bantu selamatkan dan mesti ada negara yang tawarkan status bila perlu jadi warga negara. Kalo kita siap, WNI juga ok,” tutur Jimly.

Pada cuitan lainnya, dia kembali mendoakan agar milarder asal Negeri Tirai Bambu ini memang sedang menutup diri dan dalam keadaan baik-baik saja.

“Semoga Jack Ma sendiri yang menutup diri untuk sementara waktu,” imbuhnya.
Kabar terbaru terkait Jack Ma hilang

Jababeka industrial Estate

Sultan alias miliarder dari negeri Tiongkok, Jack Ma dikabarkan tiba-tiba menghilang setelah melontarkan sejumlah kritikan terhadap kebijakan yang ada di negaranya dalam sebuah pidato.

Menurut laporan dari The Sun, Jack Ma seketika lenyap dari hadapan publik sejak bulan Oktober 2020 lalu. Lantas di mana keberadaan salah satu orang terkaya di dunia ini?

Padahal pria berusia 56 tahun ini sebelumnya sempat disebut-sebut memiliki kedekatan khusus dengan pemerintah maupun partai komunis China.

Tiba-tiba cabut jadi acara Televisi

Diketahui pula, Jack Ma sempat didapuk sebagai sosok juri di final sebuah kontes Televisi bergaya Den Dragons yang menyiarkan sejumlah kontestan dari wirausahawan pemula. Adapun acara itu bertajuk Africa’s Business Heroes.

Lebih mengherankannya, foto Jack Ma tiba-tiba dihapus dari halaman situs resmi para juri di Africa’s Business Heroes. Bahkan dia juga tak tampil lagi dalam video promosi ajang acara televisi tersebut.

Terakhir diketahui, pendiri perusahaan yang dijuluki Amazon Asia (Alibaba) ini menulis sebuah kicauan di jejaring media sosial Twitter pribadinya. Dia menyatakan bahwa tidak sabar dan ingin lekas bertemu para kontestan yang telag menanti.

Nah berdasarkan penuturan dari salah satu Juru Bicara dan karyawan di Alibaba, Jack Ma keluar dari juri acara tersebut lantaran ada jadwal penting lainnya.

“Karena ada konflik jadwal, Tuan Ma tidak dapat lagi menjadi bagian dari panel juri terakhir Pahlawan Bisnis Afrika awal tahun ini,” ujar seseroang yang tak diketahui namanya.

Padahal final kontes acara TV itu akan dilaksanakan hanya dalam beberapa minggu setelah pidato kritik Jack Ma saja.

Sedangkan menurut Reuters, Jack Ma sempat mengkritisi kebijakan pemerintah China yang dianggapnya sangat menghambat inovasi.

Selain itu, dia juga mengecam regulasi pemerintah China serta sejumlah bank milik negara.

BACAAN TERKAIT