Jumat, 12 Juli 2019

Keadaan Perundingan Perdagangan China – Amerika, Dampaknya Luas


Finroll.com – Memanfaatkan kesempatan saat menghadiri KTT G – 20 pada akhir bulan Juni di Jepang, Presiden Amerika Trump dan Presiden Xi Jin-ping akan mengadakan pertemuan guna mencari solusi guna mengakhiri perang dagang yang telah berlangsung hampir satu tahun.

Perundingan perdagangan Amerika – China pada awal bulan Mei mengalami kegagalan akibat dari sikap Trump yang menyalahkan sikap China yang tidak konsisten,membatalkan komitmennya tentang merevisi sistem hukum guna mereformasi atas perekonomian dan perdagangan secara menyeluruh.

Di bawah ini adalah keadaan dewasa ini dalam perundingan perdagangan China – Amerika, masalah utama yang dihadapi dan dampaknya :
* Apa yang bakal dicapai dalam perundingan perdagangan China – Amerika ?

Apa yang bakal dihasilkan dalam pertemuan G – 20 ?

Kedua kepala negera China dan Amerika melakukan pembicaraan telepon, sepakat memulai lagi perundingan perdagangan, namun tidak jelas apakah sudah menyepakati agenda pembicaraan dalam pertemuan di Jepang.

Kedua pihak menghentikan perundingan sementara sudah melebihi satu bulan, maka, pejabat perunding dari kedua negara akan sulit mencapai kemajuan signifikan yang lebih besar dalam pertemuan G – 20 pada Tanggal 28 – 29 Juni di Jepang.

Sebelumnya Trump sempat mengancam bahwa jikalau dalam pertemuan dengan Xi Jin – Ping tidak berhasil mencapai kemajuan cukup signifikan, dia akan memulai aksi bersifat memberi sanksi bea cukai atas komoditi ekspor China ke Amerika yang nilainya mencapai US $ 300 Milyar.Tindakan ini berarti seluruh perdagangan antar kedua negara akan dikenakan bea masuk yang bersifat memberi sanksi.

Suatu hasil dari kemungkinan yang bisa dicapai adalah pada saat berlangsungnya pertemuan Xi Jing Ping dengan Trump mencegah konflik perdagangan kedua negara tidak meningkat.Akan mengulangi keadaan hasil pertemuan kedua pemimpin di kesempatan lalu.Pada pertemuan G – 20 di Argentina pada tahun lalu, kedua pemimpin sepakat menghentikan perang dagang.
Tetapi pejabat Amerika beberapa kali sempat berkata, mereka berharap menghindari perundingan dengan pihak China jangan sampai berlarut – larut.

Keadaan perundingan dewasa ini :

Kedua pihak China dan Amerika memberi isyarat akan mengubah pendirian yang menyebabkan kebuntuan dalam perundingan pada bulan lalu.Pada bulan lalu pihak China telah merevisi konsep kesepakatan perdagangan,menghapus istilah tentang merevisi hukum China.

CIMB NIAGA

Menurut Lightheze,pejabat perundingan perdagangan pihak Amerika,perubahan ini telah dengan serius mengurangi makna kesepakatan perdagangan. Lightheze adalah pejabat tingkat tertinggi dalam perundingan perdagangan Amerika, juga seorang Advokad, beliau beberapa kali menyerukan agar mencapai suatu kesepakatan yang kuat yang dapat dilaksanakan dengan paksa.

Pejabat Amerika sempat mengutarakan pendapat bahwa, apakah kembali mengadakan perundingan atau tidak, semua tergantung pada pihak China apakah bersedia kembali ke konsep semula.

Dalam Sidang Konggres Amerika hari Rabu lalu Lightheze menyatakan, pihak China juga meniadakan komitmennya atas masalah perdagangan digital,termasuk diizinnya Amerika memasuki area cloud computing servies.

China menyatakan perubahan meringankan telepon teks, juga menyatakan tuntutan Amerika telah melanggar kedaulatan China. Bahkan China menyatakan kesepakatan apapun tidaklah semata – mata hanya pihak China yang mengalah.

Langkah mengalah apa saja yang sudah dicapai, apa yang menjadi masalah intinya ?
Sebelum perundingan kedua negara mengalami kebuntuan, menurut pejabat Amerika dalam masalah perlindungan HAKI dan lainnya sempat mencapai kemajuan, pihak China mengajukan saran pada sederetan permasalahan, juga mencapai kemajuan dibanding masa yang lalu.

Pejabat Amerika bahkan berkata dalam masalah pembajakan web site, jasa, mata uang, pertanian dan barrie perdagangan non bea cukai juga mencapai kemajuan.

China mengajukan bahwa kebijakan memberi subsidi dianggap sesuai dengan ketentuan dari World Trade Organisation (WTO), namun tidak mengajukan petunjuk dengan cara apa mencapai tujuan ini.

Pihak China telah menurunkan tuntutan atas subsidi mengakhiri usaha. Mengakhiri subsidi akan mengubah model China dengan kekuatan negara mendorong pertumbuhan perekonomian.

China berkomitmen dalam 6 tahun mendatang akan mengimpor komoditi pertanian, energi dan produk perindustrian senilai US $ 1 triyun. Namun pihak China menyatakan kedua belah pihak masih berselisih pendapat dalam hal cara belanja.

Sebelum terjadinya kebuntuan dalam perundingan, salah satu fokus peselisihan kedua pihak ialah jadwal kapan menghapus 25 % bea cukai komoditi China yang diekspor ke Amerika. Pihak Amerika berharap tetap mempertahankan sebagian kebijakan bea cukai untuk memastikan pihak China siap melaksanakan persetujuan. tetapi pihak China menuntut segera menghapus semua bea cukai.

Polemik lain ialah tentang rencana evaluasi rutine bagaimana pihak China melaksanakan kesepakatan, mekanisme ini berpotensi mempertahankan ancaman bea cukai Amerika akan tetap ada.

Menurut USTR, salah satu masalah yang paling diperhatian Amerika ialah siapakah yang akan meleading usaha hightech di masa akan datang.China bertekad sampai tahun 2015 mewujudkan peningkatan basis perindustrian usaha strategis, termasuk kedirgantaraan,robot, transistor,kecerdasan buatan dan mobil menggunakan energi baru.

Tentang masalah defisit perdagangan Amerika dalam neraca perdagangan dengan China secara massif menanjak terus, pihak Amerika menyampaikan kekesalannya bahwa China dengan cara paksa dan secara langsung mencuri dengan terencana menilep HAKI Amerika dan rahasia perdagangan.

Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika menyatakan, subsidi yang China berikan pada BUMN, termasuk subsidi ditingkat provinsi dan tingkat pmerintah daerah,telah berakibatkan tingkat produksi perindustrian China – termasuk perindustrian baja – tidak dapat dengan sinkron bertumbuh terus menerus, hal ini telah menekan harga pasaran internasional dan merugikan produsen Amerika dan negara lain.

Menurut pendapat pejabat Amerika, China dengan segenap tenaga menopang BUMN, telah menyebabkan perusahaan Amerika susah bersaing di pasaran global.

Menurut mereka, mereka dapat menerima baik China meningkatkan tingkat teknologinya, tetapi tidak berharap China dengan cara menilep dan dengan cara tidak adil mendapatkan pengetahuan spesifik Amerika, atau pada tingkatan perusahaan China dengan cara tidak adil mendominasi pasaran untuk mewujudkan kemajuan semacam ini.

Bagaimana China memandang tuntutan ini ?

Pada umumnya Pejabat China menganggap tindakan Amerika bertujuan menghambat China dalam usaha pengembangan ekonomi globalnya. Sebelumnya mereka membantah China menuntut atau secara paksa meninginkan pengalihan teknologi,menyatakan perbuatan sejenis ini hanyalah transaksi perdagangan antar Amerika dan China.

China berkomitmen membeli lebih banyak produk komoditi Amerika, untuk mengurangi ketidak seimbangan neraca perdagangan antar negara, juga sudah melakukan sebagian tindakan nyata,membuka lebih lebar pasarannya bagi modal asing.

Langkah apa yang sudah ditempuh pihak Amerika ?

Selaian menaikan bea cukai atas komoditi ekspor China senilai US $ 250 Milyar, Trump berencana akan memperluas sanksi bea cukai atas komoditi produk China yang di ekspor senilai US $ 300 Milyar,akan diumumkan apakah akan diterapkan pada tanggal 2 Juli setelah berakhirnya masa peninjauan umum.

Dengan alasan demi keamanan negara, Trump memasukkan Perusahaan Huawei dalam black list.Pada hakekatnya melarang semua perusahaan Amerika berniaga dengan Huawei, cukup banyak perusahaan iptek global yang diluar Amerika sudah memutuskan hubungan bisnis dengan Huawei. Amerika juga melobby negara lain mengurangi berhubungan dengan Huawei, dan mengancam akan memasukkan perusahaan China lainnya dalam black list.

China melakukan aksi balasan apa saja atas sanksi Amerika ?

China mengenakan bea cukai 25 % atas komoditi Amerika senilai US $ 110 Milyar, antara lain termasuk kacang kedelai, daging sapi, daging babi, produk maritim, wisky, ethanol dan mobil.

China juga menyatakan akan membuat Daftar entitas yang tidak dapat diandalkan, memasukkan perusahaan dan pribadi yang dengan serius merugikan kepentingan perusahaan China, menjadi landasan tindakan pembalasan atas sanksi yang dikenakan pada Huawei. Juga akan membatasi ekspor rire earth pada Amerika sebagai pembalasan. Rire earth adalah bahan baku penting bagi high produksen yang memproduksi barang konsumsi hihg tech. China adalah negara penghasil utama rire earth. **

BACAAN TERKAIT