Rabu, 23 Januari 2019

Pemerintah Korsel Gelar Investigasi Terkait Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Olahraga


Pemerintah Korea Selatan menggelar investigasi besar-besaran terkait kasus kekerasan dan pelecehan seksual di dunia olahraga.

Finroll.com – Investigasi ini menyusul laporan dari atlet skating Shim Suk-hee(21) yang mengaku mengalami kekerasan pelecehan seksual oleh mantan pelatihnya, Cho Jae-bom.

Cho sendiri telah dijatuhi hukuman selama 10 bulan pada September tahun lalu. Namun, bukan atas kasus pelecehan seksual terhadap Shim. Melainkan kasus pemukulan terhadap atlet. Laporan Shim atas Cho dilayangkan pada bulan Desember. Sejak saat itu, banyak atlet lain dari berbagai cabang olahraga yang buka suara tentang pelecehan dan kekerasan seksual yang mereka alami.

Investigasi yang digelar bertujuan untuk mengatasi pelecehan dan kekerasan seksual sistematis dalam olahraga yang selama puluhan tahun ditutup-tutupi.

“Kami akan melakukan penyelidikan pencarian fakta yang akan menjadi penyelidikan dalam skala terbesar,” kata Choi Young-ae ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam sebuah konferensi pers, dilansir dari laman Reuters, Selasa (22/1).

Seorang pejabat komisi mengatakan sekitar 30.000 orang termasuk atlet, pelatih, offisial, dan lainnya dari semua cabang olahraga kemungkinan akan diwawancarai selama penyelidikan yang akan berlangsung selama setahun ini.

Choi mengatakan minimnya laporan dari para korban disebabkan oleh budaya di dunia olahraga Korea Selatan yang terlalu berfokus pada medali.

“Sistem pengawasan nasional yang independen dan konstan akan dibentuk untuk mengumpulkan data, melakukan penyelidikan, dan mendidik pejabat tentang hak asasi manusia,” kata Choi.

Para penyelidik nantinya akan memeriksa kasus-kasus tanpa syarat tuduhan awal dan akan mengambil tindakan termasuk perlindungan bagi para korban dan merujuk kasus-kasus dengan cepat ke polisi dan jaksa.

Terungkapnya skandal pelecehan dan kekerasan seksual di dunia olahraga ini mendapat tanggapan dari Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Sang presiden menyebut hal ini mencoreng citra Korea Selatan sebagai salah satu negara yang menjadi ikon olahraga. Ia menuntut digelarnya penyelidikan menyeluruh dan pemberian hukuman berat kepada para pelaku.

Komisi Hak Asasi Manusia Korea Selatan sendiri mengungkapkan mereka telah bekerja menginvestigasi kasus di dunia olahraga sejak tahun 2008.

CIMB NIAGA

BACAAN TERKAIT