Senin, 29 Juli 2019

Surat Terbuka Untuk Para Pelajar Hong Kong


Adik – adikku para pelajar Hong Kong:

Saya pada tahun 1947 lahir di Hong Kong, semenjak masih zamannya Kekaisaran Qing Ayahnda saya sudah menetap di Hong Kong,ibunda saya orang Hakka yang turun temurun tinggal di kampung nelayan ChiChu, saya dibesarkn Bao Ma Ti, maka saya adalah penduduk asli Hong Kong,saya mempunyai kompetensi berbicara tentang Hong Kong.

Pada usia 22 tahun saya tinggalkan Hong Kong menuntut ilmu di Canada. Saya mantan Ispektur dari Dinas Listrik Provinsi Ontario,saya cukup tahu tentang ilmu hukum. Canada adalah negara demokrasi,maka saya kompeten berbicara tentang demokrasi dengan kalian.

Tentang demostrasi rusuh ” Anti ekstradiksi “, dari dialog antara para mahasiswa Universitas Hong Kong dengan Rektor, saya dapat memahami perasaan para mahasiswa, pada pokoknya mereka menuntut Rektor memberi mereka payung perlindungan. Ditinjau dari hukum, Rektor sama sekali tidak berdaya untuk melindungi kalian, maka, dialog antara kalian sesungguhnya tidak perlu diadakan, sebab tidak bermanfaat sama sekali.Yang dapat Rektor janjikan sebatas tidak mengizinkan Polisi memasuki kampus mengadakan sweeping saja, kalian spontan mengaplausnya dengan meriah.

Dari sinilah saya menyimpulkan kalian dungu tidak mengerti hukum.

Rektor kalian hanya membuka cek kosong,sama sekali tidak dapat memberi jaminan apapun pada kalian, namun, kalian sangat antusias menyambutnya. Kalian sebagai mahasiswa,sama sekali tidak memiliki dasar pengetahuan hukum umum, namun, kalian mencoba mengobarkan revolusi !

Jika kalian pernah menonton filem Bandit Versus Polisi,pasti tahu jika mau memasuki rumah pribadi, pihak kepolisian akan minta izin pada pengadilan mengeluarkan surat rekomendasi mengizinkan mereka menggeledah.  Dengan adanya surat rekomendasi dari pengadilan,janji Rektor mana ada gunanya ?

Ada mahasiswa mengatakan bahwa kerusuhan itu hanya sebatas pembangkangan warga kota. Ini anekdot, kalian apakah memiliki bukti pemerintah daerah khusus Hong Kong menindas kalian ? Apakah Pemerintah Hong Kong dengan semena – mena menahan kalian ? Apakah kalian dipungut pajak yang terlalu berat ? Apakah pemerintah ada merampas hak kalian ? Apakah kali mengalami kelaparan ?Jika ada ….. apakah itu fenomena umum ? Apakah kalian semua adalah korban penindasan ?

Tentang demokrasi, mantan Kepala Administrasi Daerah Khusus  Hong Kong Mr. Liang Zen Ying pernah menyatakan, kalian “mengantonginya dulu”,akan mengalami progres secara bertahap.Namun kalian menolaknya, menuntut segera melakukan pemilihan langsung. Maksud beliau pengertian kali atas demokrasi masih dangkal, harus dengan penuh kesabaran menjabarnya.Kenyataan pendapat beliaulah yang benar, kalian dengan rusuh menuntut demokrasi, akibatnya kalian terperangkap dalam muslihat orang jahat.

Saya hidup di Canada melebihi setengah abad, saya sudah sangat bosan dengan pemilihan ini itu, sebab pada kandidatnya hanyalah orang itu itu saja,tanpa terasa, saya sudah menyia-nyiakan waktu 50 tahun. Apa itu pemilihan ? Yang dipertandingkan hanyalah duit, saling berdusta, saling berbual, saling memasang iklan. Jika kamu tidak ada uang boleh ikut pemilihan tidak ? Boleh saja, carilah sponsor.Jika kamu terpilih, kamupun utang budi pada si sponsor, kamu harus membalas jasanya.Tahu bukan.

CIMB NIAGA

Kamu melacurkan diri,hilang kemandirian,mana mungkin mengabdi untuk rakyat ? Makna dari demokrasi hanyalah intrik antar partai politik.Wujud nyatanya ialah saling caci maki di ruangan sidang legislatif, bahkan berkelahi.

Di Amerika Serikat, dua partai saling berantem tuduh menuduh,wajahnya jelek. Di Hong Kong dan di Taiwan,sidang diruang legislatif, bahkan saling serang menyerang,tidak bisa mengambil keputusan dan sia – siakan waktu dan biaya. Apakah kalian senang melihat parlemen yang berisik seperti pasar ini ?

Apakah demokrasi di Hong Kong itu sejati ? Tidaklah, sudah dimanipulasi negara asing. Maka, dimana – mana dijalanan Hong Kong dipenuhi manusia pengkhianat bangsa,mereka menjual kepentingan negara dan Hong Kong.Kalian yang membuat kerusuhan juga telah menjual diri sendiri, tetapi kali tidak menyadarinya.

Anggota departemen yang terpilih secara demokrasi, setelah menang dan terpilih, pada umumnya langsug lupa dengan komitmen saat berkampanye,melainkan menyibukkan diri mencari keuntungan pribadi dan bersiap – siap agar dapat terpilih kembali pada pemilihan berikutnya.Kalau buka suara omong ini itu, hanyalah sekadar lipservis belaka.

Contohnya : di Kongres Amerika Serikat dan Canada,agenda membangun kereta api cepat, berdebat selama 60 tahun, satu pun tidak ada yang menjadi kenyataan.

Di negara demorasi,yudikatif mandiri,trias political politik, agama, hukum masing-masing mandiri tidak saling intervensi.Lahiriahnya kelihatan adil dan bagus. Namun, yang mejadi masalah itu institusi hukum kewenangannya terlalu besar,institusi legislatif tiak berani intervensi,maka, hukum dikesampingkan,korupsi merajalela.

Di negara demokrasi,esistensinya harus beperkara, yang benar atau yang salah harus beperkara.Siapa yang banyak uang, dialah yang menang. Maka, orang pun dengan terang – terangan melanggar hukum menjadi fenomena umum.

Masyarakat kelas bawah selalu dijadikan sasaran pemerasan oleh konglomerat.Yang mempunyai beking advokat akan galak, yang miskin hanya dongkol saja tidak dapat melawan.

Demo dengan damai itu wujud dari demokrasi, namun, harus waspada, sering kali ditunggangi oknum penjahat, memanfaatkan kalian, mencelakakan kalian, namun, kalian malah menganggap diri adalah pahlawan, berkorban demi keadilan. Demokrasi sejati tidak mecelakakan hak dan kepentingan orang lain untuk mencapai cita – cita diri sendiri ! Demokrasi sejati itu yang minoritas harus tunduk pada mayoritas, tidak memaksakan kehendak pada orang lain ! Demokrasi tidak perfeck benar sendiri, juga ada unsur destruktif yang memusnahkan !

Satu contoh nyata : Yang merusak Uni Soviet itu demokrasi. Orang Uni Soviet dipengaruhi demokrasi dunia Barat,mengkultuskan demokrasi berlebihan,BUMN dibagi – bagikan pada warganya,namun, warga yang mendapat bagian sahamnya tidak menjaga kelestariannya, tetapi sahamnya diobral murah,akibatnya negara pun runtuh. Maka, janganlah dengan membabibuta mengkultuskan demokrasi.

Demokrasi itu pedang bermata dua, digunakan dengan hati – hati, akan berguna. Namun, jika disalah gunakan orang jahat demi kepentingan kelompoknya,negarapun akan hancur berantakan.

Dr. Sun Yat-sen adalah alumni Universitas Hong Kong, apakah kampusnya menjadi sumber titik awal dari revolusi Tiongkok ? Tidaklah. Dr. Sun Yat-sen mengobarkan revolusi, namun, tidak ada satu pun negara asing yang mendukungnya,beliau beberapa kali ke Honolulu mengumpulkan dana, revolusinya beberapa kali mengalami kegagalan.

Yang berhasil memimpin Revolusi tahun Singhai (1911) hanyalah seorang kepala regu dalam tentara Kerajaan Qing di kota Wuchang, Hubei.Panglima Yuan Shi-kai memaksa  wangsa kerajaan Qing melepaskan takhta dan Dr. Sun Yat-sen menjadi Presiden ad hoc,Tanggal 1 Januari 1912 mendirikan Tepublik Tiongkok. Yuan Shi-kai hanya memanfaatkan Dr. Sun Yat-sen untuk tujuan pribadinya yang berambisi menjadi kaisar. Namun, provinsi – provinsi yang tidak mendukungnya menyatakan kemerdekaan, Tiongkok pun terjerumus dalam situasi kacau balau.

Kalian angin mengobarkan revolusi itu absurd,karena prasyaratnya pemerintah harus bobrok,tidak disukai rakyatnya,keadaan negara sudah rusak sama sekali, baru dapat mengobarkan revolusi.Setelah revolusi maraih keberhasilannya, harus mewaspadai disalah gunakan kelompok orang jahat.

Mengapa Partai Komunis Tiongkok dapat meraih kekuasaan ? Karena rezim Partai Kuo Ming Tang (Nasionalis) adalah rezim bobrok,inflasinya gila-gilaan,Korupsi – Kolusi – Nepotisme merajalela, rakyat hidup dalam penderitaan amat sangat parah.

Bukan dengan sekian ratus orang muda berkumpul di jalanan berseru – seru ” revolusi, revolusi” lalu bisa meraih keberhasilan. Pemerintah Hong Kong dewasa ini sama sekali tidak bobrok,yang anti pemerintah hanya sebagian kecil penduduk saja, bukan seluruh penduduk Hong Kong melawan pemerintah. Apa lagi sekarang Tongkok sedang mengalami perkembangan yang luar biasa cepat dan jaya makmur.Maka, usaha kalian mengobarkan revolusi pasti mengalami kegagalan.

Jangan mau dihasut negara asing yang penuh kebohongan. Apa yang kalian lakukan selain mencelakakan diri sendiri, juga mencelakakan orang lain. Kalian naif kekanak-kanakan. **

Komentar :

“Angin dan hujan akan datang, Semut menyelamatkan diri naik ke atas pohon. Kapal akan tenggelam,tikus secepatnya melarikan diri.”

Menurut pemberitaan, massa radikal yang menyerang gedung legislatif Hong Kong, sekitar 30 orang yang takut diciduk segera menyelamatkan diri ke Taiwan minta perlindungan.Pimpinan Taiwan Cai Yin Wen menyatakan demi kemanusiaan akan menanganinya. Namun, penduduk Taiwan yang tidak suka kedatangan merekan minta mereka enyah dari Taiwan.

Para perusuh yang selama ini pro Amerika dan Inggris yang menganggap negara asing bagaikan orang tua mereka, dengan sepihak merasa menjadi kawula Inggris dan Amerika,mereka mencoba mencari suaka, tetapi ditolak mentah – mentah.Dalam keadaan terpaksa mereka menyelamatkan diri ke Taiwan minta perlindungan.

Patut diketahui, mau melacurkan diri menjadi antek negara asing itu ada tingkatannya.Yang kelas tinggi seperti Lai Chi Yin, akan diterima sebagai tamu terhormat, mendapat sambutan VIP. Yang kelas menengah seperti gembong gerakan mahasiswa Huang Chi Feng, tidak mendapat perlakuan VIP, tetapi dia akan diberi makanan anjing kalengan yang mengenyangkan.Yang paling kasian ialah krocoh kelas bawah,mereka hanyalah pion yang diadukan bagaikan anjing untuk berkelahi.

Para perusuh bukanlah manusia yang sungguh – sungguh terpelajar, tidak memiliki kecakapan,tidak memiliki kekayaan, bisanya hanya bikin rusuh seperti preman dijalanan. Untuk apa pemerintah Taiwan memberi perlindungan pada mereka ? Mungkin saja akan diperalat sebagai tameng untuk melawan Tentara Pembebasan Tiongkok. Namun jika sungguh – sungguh meletus perang antar Selat Taiwan,mereka pasti akan lari terbirit – birit menyelamatkan diri.Tahukah kalian, sekarang anak muda Taiwan semakin banyak yang pergi ke daratan Tiongkok berusaha mengembangan diri.Karena prospek berusaha di Tiongkok menjanjikan. Tetapi anak muda Hong Kong yang menjadi perusuh yang mencari perlindungan di Taiwan,sungguh manusia tidak berguna.Siapakah yang akan membantu mereka ? Mereka bisanya menjadi pendemo yang membuat rusuh merusakan tatan ketertiban masyarakat Hong Kong, tidak lebih, mereka hanyalah sampah masyarakat.*

BACAAN TERKAIT