Connect with us

MotoGP

Hasil MotoGP Spanyol: Marc Marquez Juara, Kembali Pimpin Klasemen

Published

on


Mengunci Gelar Juara MotoGP 2018, Marc Marquez selebrasi Main Game Ding-Dong

Finroll.com – Usai gagal finis di Austin, pembalap Repsol Honda Marc Marquez bangkit menjuarai MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu dan meraih kembali pucuk pimpinan klasemen pebalap MotoGP.

Di tanah kelahirannya, Marquez memimpin lomba sejak lap pertama hingga terakhir untuk finis terdepan dengan margin 1,654 detik dari pesaing terdekatnya Alex Rins (Suzuki Ecstar), demikan laman resmi MotoGP, Minggu.

Rins, yang meraih podium keduanya musim ini, menempel ketat Marquez dengan selisih satu poin di klasemen setelah finis sebagai runner-up di Jerez.

Start dari tempat kesembilan, pembalap asal Spanyol itu mampu menjaga kecepatan dan keawetan bannya untuk satu persatu menyalip pebalap di depannya.

Tiga motor pabrikan berbeda kali ini tampil teratas dengan Maverick Viñales (Monstery Energy Yamaha MotoGP) melengkapi podium setelah mampu melewati tekanan dari Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) untuk finis di peringkat tiga.

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mencetak sejarah di Jerez sebagai pebalap MotoGP termuda yang meraih pole position harus kecewa setelah gagal finis karena mengalami kerusakan quickshifter di tengah lomba.

Rekan satu timnya, Franco Morbidelli yang sempat memberi tekanan kepada Marquez di awal lomba, melorot ke finis P7.

Dovizioso yang belum pernah naik podium di Jerez sejak naik ke kelas premier, tak mampu menyalip Viñales di lap-lap terakhir dan harus puas di peringkat empat, diikuti oleh rekan satu timnya, Danilo Petrucci di P5.

Dovizioso turun dari pucuk klasemen ke peringkat tiga dengan 67 poin, unggul 6 poin dari Rossi di P4.

Valentino Rossi, rekan satu tim Viñales, finis P6 setelah mengalami kesulitan di babak kualifikasi dan start dari P13.

Bradley Smith (HRC) dan Stefan Bradl (Factory Aprilia Gresini) tampil sebagai pembalap wildcard di balapan seri keempat MotoGP musim ini sedangkan Andrea Iannone (Aprilia Racing Team) dinyatakan tidak fit karena cedera kaki usai terjatuh di sesi latihan bebas pada Sabtu (4/5).

Hasil balapan GP Spanyol, Sirkuit Jerez, Minggu:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 41 menit 8.685 detik
2. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41 menit 10.339 detik
3. Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 41 menit 11.128 detik
4. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 41 menit 11.489 detik
5. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 41 menit 13.433 detik
6. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 41 menit 16.232 detik
7. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 41 menit 16.913 detik
8. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 41 menit 18.737 detik
9. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 41 menit 18.959 detik
10. Stefan Bradl GER HRC (RC213V) 41 menit 22.087 detik
11. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41 menit 24.116 detik
12. Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 41 menit 27.158 detik
13. Pol Espargaro ESP Red Bull KT MENIT Factory (RC16) 41 menit 28.841 detik
14. Johann Zarco FRA Red Bull KT MENIT Factory (RC16) 41 menit 35.391 detik
15. Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 41 menit 37.198 detik
16. Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 41 menit 45.543 detik
17. Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41 menit 50.075 detik
18. Miguel Oliveira POR Red Bull KT MENIT Tech3 (RC16)* 41 menit 50.255 detik
19. Hafizh Syahrin MAL Red Bull KT MENIT Tech3 (RC16) 41 menit 59.253 detik

Gagal finis:
Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) DNF
Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* DNF
Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* DNF
Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* DNF
* Rookie.

MotoGP

Sete Gibernau Bocorkan Cara Valentino Rossi Melawan Rival di MotoGP

Published

on

By

Valentino Rossi dan Sete Gibernau. (Fox)

Finroll.com, Jakarta – Valentino Rossi adalah pembalap yang memiliki karier panjang di Kejuaraan Dunia Balap Motor, khususnya untuk kelas tertinggi, MotoGP.

Tercatat pada MotoGP 2020, pembalap Yamaha ini sudah berusia 41 tahun tapi masih bersaing pada level tertinggi.

Dalam perjalanan kariernya, Valentino Rossi pernah menghadapi banyak pembalap hebat. Beberapa rival bahkan dikenal punya hubungan buruk dengan The Doctor-julukan Rossi.

Di antaranya adalah Sete Gibernau. Pembalap asal Spanyol ini merupakan batu sandungan Rossi saat mengawali karier di kelas tertinggi.

Keduanya berulang kali terlibat persaingan ketat. Sampai hubungan keduanya juga panas di luar trek.

Bocoran dari Sete Gibernau

Aksi persaingan Valentino Rossi dan Sete Gibernau pada MotoGP Catalunya 2004. (MotoGP)

Sete Gibernau pun memberikan bocoran terkait cara Valentino Rossi memandang rival yang dianggapnya berbahaya.

Menurutnya Rossi selalu berusaha menyimpan rasa benci terhadap semua lawan beratnya. “Valentino adalah orang yang menimbulkan banyak kebencian terhadap pembalap yang ia lawan,” kata Gibernau.

Hal di atas diperkuat Gibernau lantaran melihat sikap Rossi yang awalnya biasa saja mellihat dirinya ketika belum memperlihatkan ancaman untuk pembalap asal Italia itu.

“Pada tahun-tahun ketika saya bukan saingannya, kami menjadi teman baik. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Dan saat kami mulai bertarung di trek, kami tidak lagi memiliki hubungan yang baik,” Gibernau menceritakan.

Pernyataan Gibernau ada benarnya. Contohnya Marc Marquez. Dahulu saat baru naik kelas ke MotoGP, Rossi dan Marquez berteman baik. Tapi hubungan keduanya terus memburuk saat Marquez mulai memperlihatkan ancaman besar. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

MotoGP

Ada yang Berani Bertaruh Maverick Vinales Bisa Tampil Mengejutkan di MotoGP 2020

Published

on

By

7. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) - 65 poin. (AFP//Peter Dejong)

Finrol.com, Jakarta – Kini setiap MotoGP masuk musim baru, pertanyaan sama muncul. Apakah ada pembalap yang bisa merepotkan Marc Marquez?

Pertanyaan ini pun dijawab pengamat MotoGP, Carlo Pernat. Menurutnya sosok pembalap Yamaha, Maverick Vinales bisa tampil begitu mengejutkan di MotoGP 2020.

“Saya berani bertaruh untuk Maverick Vinales tahun ini. Karena menurut opini saya, ia kini sudah benar-benar keluar dari bayang-bayang seorang Valentino Rossi,” Pernat memberikan prediksi.

“Dia merasa sebagai pimpinan tim Yamaha. Dia juga begitu termotivasi. Menurut saya, kondisinya kini mencapai 100 persen,” tambahnya.

Untuk diketahui, MotoGP 2020 merupakan musim terakhir Vinales berduet dengan Rossi di tim pabrikan Yamaha.

Fabio Quartararo Belum Selevel Vinales

Selebrasi Maverick Vinales (kiri) dan Fabio Quartararo setelah meraih podium pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (30/6/2019). (AFP/Vincent Jannink)

Mulai MotoGP 2021, Maverick Vinales bakal didampingi pembalap muda, Fabio Quartararo. Pernat pun menyebut untuk saat ini, level Quartararo belum sama seperti Vinales.

“Rivalitas Vinales dengan Quartararo sangat berbeda. Fabio masih harus mempelajari beberapa hal. Jika bisa melakukannya, ia akan pembalap sempurna,” Pernat menerangkan.

Adapun tempat Quartararo di tim Petronas Yamaha kemungkinan besar diisi Valentino Rossi untuk MotoGP 2021. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

MotoGP

Jelang MotoGP Spanyol: Ismael Bonilla Meninggal di Jerez

Published

on

By

Ilustrasi kecelakaan di Sirkuit Jerez. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Jelang MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang, eks pembalap Ismael Bonilla meninggal dalam sebuah kecelakaan di Sirkuit Jerez pada Minggu (5/7).

Bonilla meninggal setelah mengalami kecelakaan di tikungan pertama Sirkuit Jerez usai melalui jalur lurus dengan kecepatan tinggi. Hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kecelakaan tersebut.

Dikutip dari AS, sejumlah sumber menyatakan sepeda motor Yamaha R1 yang ditunggangi Bonilla mengalami rusak pada bagian rem. Selain itu ada rumor pembalap 41 tahun itu pingsan di atas sepeda motor sebelum memasuki tikungan pertama.

“Sirkuit Jerez-Angel Nieto mengucapkan belasungkawa atas kematian pembalap Ismael Bonilla pada hari ini usai terjatuh saat menjalani latihan. Doa kami untuk keluarga, teman, dan panitia sesi latihan,” demikian pernyataan resmi Sirkuit Jerez melalui Facebook.

Bonilla bertindak sebagai instruktur saat insiden kecelakaan di Sirkuit Jerez terjadi. Mantan pembalap 250cc era 1996 hingga 2001 itu sedang melatih dua pembalap muda Alejandro Carrion dan Luis Verdugo yang musim ini tampil di Kejuaraan Dunia Supersport 300.

Bonilla merupakan juara nasional Spanyol pada 1994. Setelah beberapa kali tampil pada ajang Grand Prix kelas 250cc, pembalap asal Madrid itu memutuskan pensiun pada 2013 dan menjadi instruktur serta pembalap tes.

Kematian Bonilla terjadi kurang dari dua pekan jelang pembukaan MotoGP 2020 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. MotoGP Spanyol merupakan seri pembuka MotoGP 2020 yang tertunda sejak Maret lalu karena pandemi Covid-19.(cnnindonesia.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending