Senin, 22 Februari 2021

Iki Palek, Tradisi Potong Jari Sebagai Bukti Cinta!


Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari lebih 17.491 pulau, wah banyak sekali bukan? Selain memiliki banyak pulau, Indonesia juga memiliki banyak ragam budaya, bahasa maupun tradisi. Nah, untuk itu pada kali ini kita akan membahas sebuah tradisi yang dianggap ekstrim oleh beberapa orang, tradisi ini disebut sebagai Tradisi Iki Palek. Apakah kalian penasaran? yuk simak paragraf selanjutnya.

Sebelum mengenal tradisi ini, kalian pasti tahu kan bagaimana biasanya seseorang bertindak untuk membuktikan cintanya? mereka pasti akan membuktikan cintanya dengan mengungkapkan perasaan, membelikan barang mewah, meluangkan waktu atau lainnya. Namun, di dalam tradisi ini mereka punya cara yang cukup aneh dalam membuktikan cintanya. Dalam tradisi ini mereka harus memotong jarinya sebagai bukti cinta, wah cukup ekstrim ya!

Apa itu Tradisi Iki Palek

finroll ikipalek2
Tradisi Iki Palek

Tradisi Iki Palek atau yang bisa disebut dengan Tradisi Ma’nene adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Suku Dani di Papua. Tradisi ini sendiri dilakukan sebagai bukti cinta atau sebagai lambang kesedihan akibat kehilangan anggota keluarga. Suku Dani percaya bahwa menangis saja tidak cukup untuk melambangkan kesedihan mereka. Rasa sakit dari tradisi potong jari dipercaya dapat mewakili perasaan mereka yang hancur dan tercabik-cabik akibat ditinggal oleh seseorang yang mereka cintai.

Nah, salah satu fakta uniknya lagi adalah tradisi ini hanya dilakukan oleh seorang wanita. Jadi, ketika seorang ibu kehilangan anaknya ia akan langsung melakukan tradisi ini dengan memotong ruas ruas jarinya. Jadi, banyak sekali wanita di suku ini yang kehilangan beberapa jarinya. Jari yang telah dipotong menandakan seberapa banyak ia telah kehilangan.

Bagaimana dengan laki-laki? Seorang laki-laki juga bisa mengikuti tradisi ini tapi dengan cara yang lain. Mereka melambangkan kesedihan mereka dengan manyayat daun telinganya. Akan tetapi, tradisi ini tidak wajib dilakukan oleh seorang laki-laki.

Prosesi dalam Tradisi Iki Palek

finroll bendatajam

Dalam melakukan tradisi ini, mereka biasanya mempunyai dua cara. Cara pertama adalah dengan memotong ruas jari menggunakan benda tajam seperti pisau atau kapak. Mereka akan memotong ruas jari-nya dengan benda tajam itu sampai putus. Bahkan ada beberapa orang yang menggunakan gigi runcingnya untuk melakukan tradisi ini, mereka akan mengigit jarinya sampai benar benar putus.

infimas Mulia

Cara kedua adalah dengan mengikat salah satu ruas jari dengan seutas tali selama beberapa waktu sampai aliran darah berhenti (jari akan terlihat kebiruan). Setelah proses itu, barulah mereka memotong ruas jarinya.

Akan tetapi, sekarang tradisi ini sudah jarang dilakukan oleh masyarakat Suku Dani. Namun, jika kamu mengunjungi Suku Dani masih bisa ditemukan orang-orang tua yang kehilangan beberapa ruas juarinya akibat melakukan Tradisi Iki palek. Ini juga berarti bahwa mereka telah kehilangan beberapa orang yang mereka sayangi.

BACAAN TERKAIT