Ada Jembatan Gantung Girpasang, Warga Kini Tak Perlu Naik-Turun Jurang

  • Bagikan
ada jembatan gantung girpasang warga kini tak perlu naik turun jurang 1
ada jembatan gantung girpasang warga kini tak perlu naik turun jurang 1

Ada Jembatan Gantung Girpasang, Warga Kini Tak Perlu Naik-Turun Jurang

Warga sekitar Dusun Girpasang, Kelurahan Tegalmulyo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini tak perlu naik turun jurang untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Sebab, kini telah hadir Jembatan Gantung Girpasang yang dibangun Kementerian PUPR dan telah diresmikan pada Kamis (20/01/2022). Jembatan sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter ini dibangun untuk menghubungkan Dusun Beringin dengan Dusun Girpasang yang dulu aksesnya terisolir. Sehingga kini dengan adanya Jembatan Gantung Girpasang, masyarakat dapat menghemat waktu tempuh yang semula 15-30 menit menjadi 3-5 menit.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat pedesaan. “Terutama dalam beraktivitas menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” ujar Basuki dalam keterangan pers, Kamis (20/01/2022).

Sementara itu, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR Yudha Handita menjelaskan, sebelum ada jembatan gantung ini, akses Dusun Girpasang dilalui dengan jalan setapak naik turun jurang sedalam 150 meter dan 1.001 anak tangga.

Kondisi tersebut juga mengakibatkan keterbatasan mobilisasi barang karena memanfaatkan alat transportasi berupa gondola kayu sederhana yang digunakan untuk mengangkut pakan ternak maupun hasil bumi penduduk setempat. “Dengan adanya jembatan ini mempermudah mobilitas masyarakat Tegalmulyo sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Yudha Handita. Selain membuka akses, Jembatan Gantung Girpasang juga dapat menjadi destinasi wisata yang cukup populer di kalangan wisatawan lokal. Ditambah dengan adanya gondola untuk alat angkut orang yang dibangun pada tahun 2021.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan, pada akhir pekan jumlah wisatawan yang berkunjung bisa mencapai 5.000 orang. Sementara kapasitas jembatan gantung ini hanya 50 orang. “Karena kapasitas jembatan ini sebanyak 50 orang, maka perlu pengawasan agar jumlah yang melintasi tidak melebihi kapasitas tersebut. Faktor keamanan harus diutamakan,” katanya saat peresmian. Puan berharap, kegiatan wisata alam tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu meminta masyarakat agar selalu menjaga keamanan, kenyamanan, dan kebersihan Jembatan Gantung Girpasang. Pembangunan jembatan ini dilakukan pada Juli-Desember 2021. Dikerjakan oleh PT Astadipati Duta Harindo dan Hantarmasa-Global KSO dengan nilai kontrak Rp 3,2 miliar.

Sumber : Kompas.com

Warga sekitar Dusun Girpasang, Kelurahan Tegalmulyo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini tak perlu naik turun jurang untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Sebab, kini telah hadir Jembatan Gantung Girpasang yang dibangun Kementerian PUPR dan telah diresmikan pada Kamis (20/01/2022). Jembatan sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter ini dibangun untuk menghubungkan Dusun Beringin dengan Dusun Girpasang yang dulu aksesnya terisolir. Sehingga kini dengan adanya Jembatan Gantung Girpasang, masyarakat dapat menghemat waktu tempuh yang semula 15-30 menit menjadi 3-5 menit.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat pedesaan. “Terutama dalam beraktivitas menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” ujar Basuki dalam keterangan pers, Kamis (20/01/2022).

Sementara itu, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR Yudha Handita menjelaskan, sebelum ada jembatan gantung ini, akses Dusun Girpasang dilalui dengan jalan setapak naik turun jurang sedalam 150 meter dan 1.001 anak tangga.

Kondisi tersebut juga mengakibatkan keterbatasan mobilisasi barang karena memanfaatkan alat transportasi berupa gondola kayu sederhana yang digunakan untuk mengangkut pakan ternak maupun hasil bumi penduduk setempat. “Dengan adanya jembatan ini mempermudah mobilitas masyarakat Tegalmulyo sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Yudha Handita. Selain membuka akses, Jembatan Gantung Girpasang juga dapat menjadi destinasi wisata yang cukup populer di kalangan wisatawan lokal. Ditambah dengan adanya gondola untuk alat angkut orang yang dibangun pada tahun 2021.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan, pada akhir pekan jumlah wisatawan yang berkunjung bisa mencapai 5.000 orang. Sementara kapasitas jembatan gantung ini hanya 50 orang. “Karena kapasitas jembatan ini sebanyak 50 orang, maka perlu pengawasan agar jumlah yang melintasi tidak melebihi kapasitas tersebut. Faktor keamanan harus diutamakan,” katanya saat peresmian. Puan berharap, kegiatan wisata alam tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu meminta masyarakat agar selalu menjaga keamanan, kenyamanan, dan kebersihan Jembatan Gantung Girpasang. Pembangunan jembatan ini dilakukan pada Juli-Desember 2021. Dikerjakan oleh PT Astadipati Duta Harindo dan Hantarmasa-Global KSO dengan nilai kontrak Rp 3,2 miliar.

Sumber : Kompas.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->