Jumat, 15 Januari 2021

Budget Minim Merapat! Bangun Rumah Sederhana Dengan Modal 15 Juta.


Apakah ada cara membangun rumah dengan dana 15 juta? Meski terkesan mustahil di zaman sekarang ini, ternyata bisa dan terbukti, lho!

Beberapa waktu lalu sempat hangat beredar berita tentang Setyhanissa Oktaviana, melalui postingannya di Facebook, membagikan proses pembangunan sebuah rumah.

Rumah murah minimalis
Facebook.com/SetyhanissaOktaviana

Rumah yang diketahui berlokasi di Desa Sindangin, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini dimiliki dan dibangun seorang diri oleh Prayitno.

“Memang benar rumah 15 juta rupiah itu dana yang saya habiskan. Tapi dana 15 juta itu untuk materialnya saja,” tutur Prayitno.

Meski dibangun hanya dengan dana 15 juta saja, rumah ini tetap sangat layak huni. Rumah sederhana berukuran 7×9 meter ini terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu, dan 1 dapur sederhana.

Dari Prayitno, kita bisa mengambil pelajaran bahwa memungkinkan untuk membangun rumah dengan dana terbatas.

Yuk! Simak step by step nya disini.

1. Memilih Lokasi Pembangunan Rumah

Satu hal yang perlu kamu ingat, dana 15 juta dikhususkan untuk pembangunan rumahnya saja.

Sebaiknya kamu telah memiliki lahan seluas minimal untuk bangunan type 21, yaitu sekitar 60-72 m2.

Lakukan riset mini tentang harga tanah di daerahmu agar kamu bisa membeli tanah yang sesuai dan semurah mungkin.

ina palm 2021

Lebih baik membeli tanah di daerah pinggiran karena harganya jauh lebih terjangkau dibanding tanah di pusat kota.

2. Pilih Konsep Rumah Minimalis

Rumah murah minimalis
Ilustrasi/Rudy Dewanto

Desain rumah minimalis adalah desain yang paling mungkin untuk disesuaikan dengan dana yang sangat minim.

Desain rumah ini mengesampingkan detail-detail eksterior yang hanya berperan sebagai unsur estetik belaka, tapi tetap mengedepankan fungsionalitas sebuah rumah.

Agar lebih tepat, kamu bisa mencari-cari desain rumah minimalis tipe 21 untuk dijadikan sebagai patokan pembangunan rumahmu.

Bisa juga mencontoh desain rumah Prayitno supaya dana bisa ditekan maksimal.

3. Mengadopsi Konsep Rumah Tumbuh.

Rumah murah minimalis
shutterstock.com

Sudah tahu konsep rumah tumbuh? Seperti namanya, rumah ini sifatnya bertumbuh.

Fondasinya bisa menggunakan batu bata merah dan semen, karena batu bata merah jauh lebih kuat dibandingkan batako, kemudian bagian kerangka bangunannya menggunakan baja ringan.

Artinya, rumah yang dibangun dengan konsep ini sewaktu-waktu bisa ditambah jumlah ruangan atau bagian bangunannya.

Konsep rumah ini sangat tepat dipadukan dengan desain rumah minimalis agar dana bisa lebih efektif digunakan.

4. Meminimalisir Adanya Sekat Antar Ruang.

Rumah murah minimalis
Desain.com/interior

Rumah yang memiliki banyak sekat, terutama partisi permanen seperti dinding membutuhkan dana yang lebih.

Karena semakin banyak sekat berarti semakin banyak material yang diperlukan.

Pertimbangkan bagian rumah yang sekiranya tidak membutuhkan sekat, lebih baik sekat ditempatkan pada area yang memang membutuhkan privasi.

Kamu bisa mengadopsi konsep open plan yang meniadakan sekat antara ruangan, umumnya ruang tengah dan dapur.

5. Pertimbangkan Menunda Finishing

Rumah murah minimalis
stocksyunited.com

Jangan dulu berpikir gengsi atau rumah harus sempurna jadi dengan finishing yang sempurna.

Terapkan pola pikir “yang penting rumah bisa ditempati dulu”, finishing bisa dilanjutkan ketika dana telah terkumpul lagi.

Lagipula, kamu bisa mencoba interior design dengan tema Unfinished Interior Design yang sedang nge-trend saat ini, dimana desain interior sebagian ruangan dalam rumah memang dengan sengaja dibuat seperti bangunan yang belum selesai, tinggal memadu-padankan warna furniture yang akan kamu gunakan.

6. Tanpa Kontraktor, Cari Tukang Yang Berpengalaman.

Rumah murah minimalis

Mahalnya biaya pembangunan rumah biasanya karena melibatkan peran kontraktor yang membuat kamu terima jadi tanpa perlu mengurus pemantauan di lapangan.

Lantas bagaimana jika langsung ke tukang bangunannya saja?

Cara ini sangat patut dicoba, tapi pastikan tukang bangunannya sudah berpengalaman.

Biasanya, gaji tukang menghabiskan 10% dari total anggaran pembangunan rumah.

7. Ikut Membantu Dalam Pengerjaan.

Kalau kamu ingin membangun rumah lebih cepat, jangan ragu untuk turun ke lapangan dan membangun pekerjaan tukang.

Seperti Prayitno, ia membangun rumah dengan dana 15 juta dalam kurun waktu 15 hari dan dikerjakan seorang diri.

Jadi, tidak ada alasan terhambat dana lagi, kan?

Sumber : 99.co

BACAAN TERKAIT