Jumat, 6 Agustus 2021

Beli Apartemen Saat Pandemi Lebih Menguntungkan Dibandingkan Situasi Normal


Banyaknya kemudahan yang diberikan baik dari pemerintah, pengembang, maupun perbankan untuk pembelian produk properti saat pandemi dipastikan akan lebih memudahkan bagi konsumen. Membeli saat situasi pandemi ini akan lebih menguntungkan dibandingkan situasi normal.

Regulasi dan stimulus pemerintah yang dikeluarkan untuk menggairahkan sektor properti telah memberikan dampak langsung di lapangan. Stimulus pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk produk ready stock seharga maksimal Rp2 miliar yang diperpanjang hingga akhir tahun ini cukup sukses mendorong penjualan.

Berbagai stimulus ini membuat situasi yang banyak keterbatasan karena penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih bisa tetap membukukan transaksi dengan memaksimalkan aplikasi teknologi berbasis online. Untuk itu kalangan pengembang kembali berharap pemerintah tetap responsif dengan situasi pasar dan mengeluarkan berbagai regulasi dan stimulus yang tepat.

Menurut General Manager Marketing Ciputra Group Andreas Raditya, kondisi pandemi mau tak mau menyebabkan penurunan kinerja penjualan secara umum dan khususnya pada bulan Juli 2021 dengan adanya gelombang kedua pandemi. Padahal bulan sebelumnya pasar properti cukup positif khususnya untuk produk perumahan dan apartemen yang siap huni.

“Perpanjangan kebijakan pembebasan PPN hingga akhir tahun ini sangat menguntungkan bagi pengembang dan juga masyarakat karena bisa membeli produk properti dengan lebih murah. Hal ini memberikan dampak langsung untuk produk-produk yang kami pasarkan di Ciputra International,” ujarnya.

Ciputra International menawarkan unit apartemen dan ruang perkantoran. Sejak adanya stimulus pembebasan PPN dan diskon PPN hingga 50 persen untuk produk seharga hingga maksimal Rp5 miliar bisa dipasarkan unit apartemen dan ruang perkantoran hingga belasan unit setiap bulannya.

Di sisi konsumen juga bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan adanya potongan PPN 10 persen ini. Saat situasi normal, konsumen pastinya harus membayar PPN sehingga saat ini produk yang dibeli bisa lebih murah 10 persen. Kemudian dari sisi perbankan yang memberikan banyak kemudahan juga mendambah keuntungan konsumen.

Saat ini bank menerapkan suku bunga ekstra ringan berkisar 5-6 persen untuk tenor yang lebih panjang. Sekali lagi kondisi ini tidak akan terjadi bila situasi perekonomian tengah normal. Bank juga kian mempermudah prosedur maupun persyaratan adiminstrasi untuk mempercepat transaksi. Hal lainnya lagi mayoritas pengembang tidak menaikan harga produknya saat situasi ini bahkan menambah berbagai promo dan kemudahan lainnya.

“Seperti yang kami tawarkan di Ciputra International. Kami menawarkan unit yang siap huni dengan kemudahan insentif PPN, double treats, dan fully furnished untuk tipe studio seharga mulai Rp800 jutaan. Jadi ada banyak kemudahan saat situasi pandemi yang menguntungkan konsumen dibandingkan membeli saat situasi normal,” imbuh Raditya.

Sumber : Rumah.com

CIMB NIAGA

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT