Jumat, 28 Mei 2021

PALUGADA Program Andalan KPR CIMB Niaga


Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Salah satu insentif dari pemerintah untuk industri properti adalah insentif pajak properti yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0%. Dikatakan Mortgage and Secured Loan Business Head CIMB Niaga, Heintje F Mogie, ini hal yang bagus, ia mengistilahkan ini gelombang insentif dari pemerintah. Dan ada tiga hal sekarang ini yang membuat seharusnya pasar properti ini bergulir. Pertama, suku bunga Bank Insonesia makin turun sehingga bunga semakin murah. Kedua, adalah kebijakan Loan to Value (LTV), ini cukup baik. Ketiga, insentif PPN 0% tadi, atau subsidi PPN untuk sampai Rp2 milliar.

“Untuk subsidi PPN ini berarti ada discount hingga 100%, dan untuk di atas Rp2 milliar hingga Rp 5 milliar menjadi discount 50%. Hanya memang akan lebih baik lagi kalau misalnya bukan hanya untuk rumah ready stock. Ya misalnya tidak hanya untuk rumah yang status Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saja, artinya sebaiknya subsidi ini bukan terbatas pada yang berkaitan dengan PPN saja, tapi kalau bisa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga, supaya ini akan semakin jauh lebih baik lagi untuk pertumbuhan industri propertinya. Namun pun demikian, insentif yang ada ini cukup baik dan telah mendorong bank-bank menjual bunga jauh lebih murah,”ucap Heintje.

Terkait insentif PPN 0% ini, Heintje juga mengatakan PPN ini karena jangka waktunya terbatas Maret- Agustus 2021. Ini kebijakanya waktunya pendek, jadi serharusnya jangka waktu pemberlakukan ini lebih di perpanjang supaya developer bisa menyiapkan rumah yang siap terima pada saat peraturan itu berakhir. “Seperti sekarang ini harus diserah terimakan pada waktu bulan Agustus, artinya hanya dari Maret, April, Mei, Juni, Juli dan Agustus, waktu efektif hanya 4 atau 5 bulan saja, itu sudah serah terima. Nah, kalau kebijakan ini diperpanjang seharusnya akan banyak rumah yang siap diserah terimakan oleh para developer, artinya mendorong penjualan rumah para developer dan pembelian itu meningkat,”kata Heintje. Selain itu dikatakan Heintje, adanya banyak stimulus cukup baik untuk bergulirnya kembali industri properti di tengah pandemi ini. “Saya pikir cukup baik ya adanya stimulus-stimulus seperti dari insentif PPN, stimulus LTV, DP sampai 0 persen, terus pencairan ke developer juga lebih longgar lagi, dan disamping itu juga yang saya lihat suku bunga yang sekarang dengan suku bunga Bank Indonesia makin murah, makanya mendorong 3 faktor yaitu, rumah murah, kedua LTV-nya lebih longgar, dan yang ketiga adalah insentif PPN. Tapi, seperti yang tadi saya sampaikan untuk terkait insentif PPN ini sebaiknya jangka waktunya bisa di per Panjang lagi,”tegasnya.

Harapan subsidi pajak properti ini tidak hanya berlaku untuk rumah raedy stock saja, dan subsidi pajak ini supaya bisa di perpanjang jangka waktunya, dikatakan Heintje yang lebih tepat untuk menyampaikan atau mengusulkan kembali ke pemerintah terkait hal ini adalah dari asosiasi properti seperti dari REI (Real Estate Indonesia).

finroll.com kpr cmb niaga

[yarpp]

Terbukti, stimulus untuk industri properti yang ada saat ini saja, sudah mulai dirasakan dampak positifnya oleh penjualan kredit KPR CIMB Niaga. Dilihat dari secara tahunan (year on year/yoy) penyaluran kredit CIMB Niaga growth (tumbuh) kurang lebih 5% pada kuartal I tahun 2021 dibandingkan kuartal I pada tahun 2020. “Kami tumbuh sudah cukup baik yaitu 5% pada kuartal I tahun ini. Pada kuartal I ini kami bisa menyalurkan kredit baru sebesar Rp2,1 triliun, sehingga outstanding atau total penyaluran kredit kami per Maret yaitu sudah mencapai Rp36,4 triliun, jadi cukup baiklah,”ucap Heintje.

Program CIMB Niaga

Salah satu program baru KPR CIMB Niaga yang bekerjasama dengan developer ternama Jababeka Residence, adalah tindak lanjut program kerjasama yang sebetulnya sudah lama terjalin. Program terbarunya launching berbagai program diantaranya subsidi bunga yang diberikan Jababeka Residence melalui KPR CIMB NIaga. “Program ini kemarin kami tandatangani, untuk apa? Kebetulan di Jababeka Residence ini penyaluran kredit KPR CIMB Niaga
cukup baik. Kami mendapat ranking nomor satu penyaluran kredit. Untuk itu, bekerjasama dengan Jababeka Residence ini tujuanya untuk memberikan program-program bagus untuk masyarakat, utamanya yang kemarin baru kami tandatangani bersama itu terkait dengan program subsidi bunga bagi masyarakat/konsumen,”terang Heintje.

Sementara program terbaru lainnya dari KPR CIMB Niaga adalah program Pricing PALUGADA, jadi apa saja kebutuhan nasabah untuk KPR CIMB Niaga itu ada. Seperti berikut ini program terbaru dari KPR CIMB Niaga, program PALUGADA yaitu Promo menarik untuk segala kebutuhan KPR Anda, Ada Cicilan bunga KPR hingga Rp0,- selama 25 Tahun dengan KPR Xtra Manfaat, Anda juga bisa pilih salah satu dari 4 Tipe Rate KPR CIMB Niaga berikut ini:

Pertama; KPR XTRA PASTI (Kepastian Angsuran Sepanjang Tenor), Fixed 10 tahun: 9.50%, Fixed 15 tahun: 12.00%,

Jababeka industrial Estate

Kedua; Angsuran Fixed & Floating hingga 25 tahun, dimana untuk rumah Primary; program Fix 3 tahun: 5.00%, ada juga Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 tahun: 6.60%. Sementara untuk rumah

Secondary; program Fix 3 tahun: 5.00%, Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 thn : 7.60%. Kemudian,

program Take Over ada Fix 3 tahun: 5.75%, Fix 5 tahun: 6.75%, dan Fix 6 tahun: 7.60%. Yang lainnya

program Multiguna terdiri dari Fix 3 tahun: 7.00%, dan Fix 5 thn: 8.00%.

Ketiga; program KPR Xtra Bebas dimana angsuran terus turun selama 5 tahun perama, ada tahun 1- 2 rate 8.00%, ada tahun 3-4 rate 7.75%, tahun 5 rate 7.50%, dan selanjutnya, SBI +5.5%.

Keempat; program Smart Rate (floating dengan acuan yang jelas dan transparan) yaitu Tenor <5 tahun, rate SBI +4.00%, dan Tenor 5-10 tahun, rate SBI +4.25%.

Program PALUGADA ini berlaku hingga Juni 2021.

Pada momen Ramadhan pun CIMB Niaga memiliki program seperti mengadakan festival yang bertajuk “Haya Fest”, yaitu event festival yang berkaitan dengan produk-produk Syariah. “Saya lihat dari event Haya Fest hasilnya pada bulan April penyaluran kredit dari produk-produk KPR Syariah pun cukup baik mengalami pertembuhan hingga melampaui target. Pada event tersebut kami menggandeng developerdeveloper besar juga. Selain itu, kami juga saat ini banyak sekali melakukan kegiatan hybrid-lah artinya ada kegiatan secara online dan offline. Termasuk ada kegiatan buka puasa bareng, dan nonton bareng dengan para broker developer. Jadi, kegiatan-kegiatan yang kami lakukan itu sangat-sangat hybrid, yang bukan hanya kegiatan online aja, melainkan juga offline dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,”ucap Heintje.

Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Sehubungan dengan kebijakan vaksinasi nasional oleh pemerintah Heintje pun cukup mengapresiasi, dikatakanya, bagus sekali program pemerintah dengan cara meng-capture untuk vaksinasi ini cukupbaik. Dengan adanya vaksinasi ini artinya kegiatan ekonomi itu akan kembalii bergulir, karena mobilitas manusia itu penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Kenyataan setelah adanya vaksinasi orang keluar rumah sudah lebih berani, walaupun tetap harus menjalankan protokol kesehatan. “Ini sudah menunjukan bahwa ada kegiatan, dengan adanya vaksinasi orang sudah berani bermobilisasi, makanya kelihatan pertumbuhan ekonominya sudah mulai jalan, kenapa ? Saya bisa lihat penjualan- penjualan di properti sudah mulai meningkat dibandingkan kuartal I tahun lalu, dan terbukti dengan penyaluran kredit kami, ini seharusnya sudah mulai tumbuh ya,”ucapnya.

Mengakhiri pembicaraan Heintje menyampaikan bahwa yang pasti KPR CIMB Niaga selalu selalu punya prinsip bahwa KPR CIMB Niaga ini tidak pernah mengikuti tren tapi membuat tren, tidak mencari peluang tapi menciptakan peluang, dan selalu mendorong dunia properti ini untuk terus berkembang. (Asep Erwin)



Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT