Senin, 27 September 2021

BPN Bogor: Sertifikat HGB di Lahan Sengketa Rocky Gerung Milik Sentul City


Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor telah memberikan tanggapan terkait kasus sengketa lahan antara PT Sentul City Tbk dan Rocky Gerung di Bojong Koneng yang masih berlangsung hingga sekarang.

Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto mengatakan, bahwa lahan yang ditempati oleh Rocky tersebut bersertifikat hak guna bangunan (SHGB) Nomor 2411 dan 2412 milik PT Sentul City sudah ada data dan tidak palsu.

“Sampai saat ini atas obyek itu terdaftar dengan HGB atas nama PT Sentul City,” ujar Sepyo dalam keterangannya, dilansir dari Tribunnews.com, Kamis (23/9).

Dirinya menuturkan, BPN tidak akan mengeluarkan sertifikat melalui prosedur yang salah. Kemudian penggunaan HGB sesuai dengan tata ruang. Masa berlaku HGB yakni selama 20 tahun dan setelah itu akan diperpanjang.

Sepyo juga mengatakan agar kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengedepankan mufakat dan kondusifitas daerah. Pihak BPN juga akan melakukan inventarisir terhadap tanah warga yang mengaku sudah tinggal sejak lama di tanah bersengketa tersebut.

“Setelah inventarisasi ketahuan, nanti kita inventarisasi semuanya,” imbuh Sepyo.

Sebelumnya, pihak Sentul City menyatakan Rocky Gerung telah membeli tanah dari pihak yang bermasalah sehingga BPN tidak memberikan komentar tentang hal tersebut karena diluar kendali BPN.

Sentul City telah mensomasi Rocky Gerung untuk membongkar rumahnya yang dibangun di Blok 026 Kampung Gunung Batu, RT 02/11, Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Sementara Rocky Gerung melalui kuasa hukumnya mengklaim bahwa lahan seluas 800 m2 tersebut sudah dimiliki sejak tahun 2009 yang ia beli dari Andi Junaedi.

Sumber : Propertiindonesia.id

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT