Rabu, 24 Februari 2021

Rumah Swadaya 100.000 Unit difasilitasi Koperasi Millennium Swadaya Utama


Pembangunan rumah swadaya 100.000 unit difasilitasi Koperasi Millennium Swadaya Utama, sebagai upaya mengurangi jumlah kebutuhan masyarakat menengah ke bawah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni. Kami harapkan lokasi pembangunan rumah swadaya harus dibarengi dengan perbaikan sarana umumnya sehingga masyarakat bisa menerima manfaatnya secara maksimal.

Didik Feriyanto,SH sebagai Dewan Pengurus Koperasi Millennium Swadaya Utama berharap agar pemerintah dapat memfasilitasi 500.000 unit pembangunan rumah swadaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui bantuan stimulan pembangunan perumahan swadaya (BSP2S) berupa peningkatan kualitas dan pembangunan baru perumahan swadaya.


finroll rumah swadaya1

Selain itu Didik Feriyanto, SH juga mengatakan adanya kemitraan untuk meningkatkan akses masyarakat menengah ke bawah kepada sumber daya swadaya serta peran pemerintah provinsi yang belum maksimal dalam pembangunan perumahan swadaya. “Kegiatan BSP2S yang telah dilaksanakan selama ini belum dapat memicu masyarakat menengah ke bawah untuk melanjutkan pembangunan rumahnya,”

Seperti dengan adanya rumah kopel adalah satu bangunan yang terdiri dari dua rumah sekaligus. Jika dilihat secara utuh, rumah kopel memiliki satu konsep desain. Kedua rumah yang ada di dalam bangunan tersebut hanya dipisahkan oleh satu dinding. Bagian atap pun hanya menggunakan satu atap.

Keuntungan membangun rumah kopel adalah lahan yang dibutuhkan tidak terlalu luas karena hanya ada satu bangunan. Sedangkan kelemahannya adalah saat ingin melakukan perubahan desain. Masalah besar akan muncul saat kedua pemilik rumah kopel tidak memiliki selera atau pandangan yang sama mengenai desain yang baru.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 428, Direktorat Rumah Swadaya menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan penyusunan program anggaran, penyusunan rencana teknis, penyusunan standar pedoman di bidang pelaksanaan bantuan rumah swadaya;
  • fasilitasi pendataan dan verifikasi rumah tidak layak huni di bidang penyelenggaraan bantuan rumah swadaya;
  • fasilitasi pemberdayaan masyarakat, fasilitasi akses kemitraan, dan layanan jasa di bidang penyelenggaraan bantuan rumah swadaya;
  • Penyiapan penerima  bantuan  dan  pendampingan  dalam  pelaksanaan bantuan stimulan di bidang penyelenggaraan bantuan rumah swadaya;
  • Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan bantuan di bidang penyelenggaraan bantuan rumah swadaya; dan
  • Pelaksanaan tata usaha Direktorat.

BACAAN TERKAIT