Rabu, 3 Maret 2021

Rangsang Bisnis Perhotelan


Operator Hotel Ini Berikan Stimulus Hingga Modal Kerja ,bisnis hotel yang terpukul akibat pandemi membutuhkan strategi untuk tetap bisa bertahan.Rangsang Bisnis Perhotelan.



Rangsang Bisnis Perhotelan ,Operator hotel Liberta Hotels International memberikan banyak insentif hingga menerapkan berbagai aplikasi untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis hotel.

Bisnis perhotelan merupakan salah satu sektor properti yang paling terpukul saat pandemi Covid-19,Rangsang Bisnis Perhotelan .

Asosiasi perusahaan pengembang Real Estat Indonesia (REI) bahkan menyebut penurunan untuk sektor perhotelan mencapai rata-rata 80 persen dan telah membuat banyak pekerjanya dirumahkan.

Di sisi lain, sektor ini bukannya berdiam diri dan tidak melakukan strategi apapun. Operator hotel Liberta Hotels International misalnya, melakukan terobosan dengan menggandeng Adonara Hotels Groyp sebagai mitra kerja strategis untuk terus mengembangkan bisnis perhotelan khususnya saat situasi bisnis sulit saat ini.

Menurut Corporate Operational Director Liberta Hotels Intertanional Niken Prawesti, kerja sama ini diharapkan bisa memberikan dampak yang positif di tengah situasi bisnis perhotelan yang kurang kondusif karena potensi perhotelan kita juga sebenarnya sangat besar.

“Kami berupaya untuk memberikan warna tersendiri sekaligus sebagai pembeda dengan hotel lainnya, karena itu kami masih sangat optimistis dengan bisnis perhotelan nasional salah satunya dengan menjalin kerja sama strategis seperti ini,” ujarnya.

Karena itu untuk memperkuat sektor perhotelan, imbuh Niken, Liberta Hotels International tidak hanya memosisikan perannya sebagai operator hotel tapi sekaligus sebagai investor yang memberikan stimulus atau insentif untuk pemulihan dunia pariwisata khususnya di industri perhotelan.

Lesunya bisnis perhotelan di Indonesia bahkan secara global, memerlukan tanggung jawab moral khususnya dari para stakeholder di bidang ini. Untuk itu diantara pelaku bisnis perhotelan perlu saling memberikan support dalam pengembangan usaha bersama di mana ada bentuk insentif yang dilakukan untuk setiap properti tertentu sehingga memiliki nilai yang berbeda sesuai dengan ukuran hotel itu sendiri dan kategori bintang masing-masing hotel.

Salah satu pengembangan yang menjadi fokus Liberta Hotels International adalah melakukan digitalisasi yang disebut E-Butler Liberta Hotels untuk pelayanan berbasis aplikasi seperti guest room assistant bookingbooking engineself check in, maupun smart operation system. Dengan sistem ini akan mengurangi biaya investasi langsung maupun tidak langsung dalam operasional hotel.

Liberta Hotels International mengusung tiga brand yaitu Liberta Home dengan jumlah kamar minimal 50 kamar, Liberta Hub 50-100 kamar, dan Liberta Hotels dengan minimal 100 kamar. Selain itu ada pula Liberta Collection yang merupakan khusus untuk layanan hotel bintang empat.

“Untuk pemulihan eknomi di sektor perhotelan maka khusus tahun ini Liberta mengalokasikan anggaran sebagai incentive atau stimulus dengan program rebranding khusus untuk 35 hotel di Pulau Jawa dan Bali. Investasi ini dilakukan untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan hotel itu sendiri di mana alokasinya bisa dalam rebranding, renovasi, maupun modal kerja,” jelas Niken.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti 

CIMB NIAGA

Sumber : Rumah.com

BACAAN TERKAIT