Kamis, 22 Juli 2021

Tol Layang Kelapa Gading-Pulo Gebang Beroperasi, Ini Manfaatnya Untuk Jakarta


Pembangunan enam ruas tol layang akan menyelesaikan seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang. Jaringan jalan bebas hambatan ini akan memperlancar lalu lintas di kawasan besar metropolitan Jabodetabek dan mengintegrasikan kawasan industri, bisnis, hingga pariwisata di Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengebut pekerjaan tahap akhir pembangunan jalan tol layang dalam kota Jakarta seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang sepanjang 9,3 km.

Pembangunan jalan tol yang merupakan bagian dari enam ruas jalan tol dalam Kota Jakarta ini akan makin melengkapi struktur jaringan jalan bebas hambatan di kawasan metropolitan Jabodetabek yang saat ini telah memiliki jaringan tol lingkar dalam dan lingkar luar (JORR).

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, kehadiran jalan tol yang saling terhubung ini akan mengoneksikan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, hingga pelabuhan. Dengan saling terkoneksinya jaringan jalan ini akan mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

“Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang ini akan terkoneksi dengan jaringan jalan tol JORR seksi E yang menghubungkan konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Marunda dan menunjang akses Pelabuhan Tanjung Priok. Pembangunannya dimulai sejak Februari 2017 dan saat ini progres konstruksinya telah mencapai 98,8 persen dan ditargetkan akan selesai bulan ini juga,” ujarnya.

Pembangunan jalan tol layang dalam kota ini atau sering disebut dengan enam ruas jalan tol dalam kota merupakan salah satu proyek stratesgis nasional sesuai dengan peraturan presiden (Perpres) No. 56 Tahun 2018.

Kehadiran jalan tol ini bukan hanya akan mengurangi kemacetan di ibukota tapi keseluruhan jalan sepanjang 69,77 km ini akan terintegrasi dengan transportasi publik seperti Bus Rapid Transit (BRT).

“Pembangunannya dilaksanakan bertahap yaitu tahap 1 sepanjang 31,2 km seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang (9,3 km), seksi B Semanan-Grogol (9,5 km), dan seksi C Grogol-Kelapa Gading (12,4 km). Nilai investasi pembangunan tahap satu mencapai Rp20,73 triliun dengan kontraktor pelaksana PT Jaya Konstruksi-PT Adhi Karya (KSO),” jelas Basuki.

Sumber : Rumah.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT