[gtranslate]

Optimis Pasar Properti Akan Terus Tumbuh

  • Share
whatsapp image 2021 11 26 at 02.01.45
whatsapp image 2021 11 26 at 02.01.45

Data Bank Indonesia bahwa di triwulan 3 Tahun 2021 Indeks permintaan properti komersial sudah tumbuh 0,13% (yoy). Artinya sudah lebih baik dibanding pada saat awal pandemi Covid-19.

Bank BTN sebagai bank pelopor pembiayaan perumahan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik untuk nasabah.

Ada pun Program yang saat ini di jalankan antara lain Program Shocking KPR dengan bebas biaya provisi dan diskon asuransi jiwa 10% untuk akad sampai dengan 31 Desember 2021.

Kemudian, ada program fitur terbaru KPR BTN Gaess For Millenial dengan skema Graduated Payment Mortgage (GPM) yang dibuatkan khusus untuk millenial usia 21-35 tahun dengan suku bunga mulai 4,75% selama 2 tahun dan sistem perhitungan angsuran lebih murah.

whatsapp image 2021 11 26 at 02.01.45 1 1

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan, bahwa Program KPR BTN ini dapat digunakan oleh mitra pengembang BTN.

Seperti pengembang besar yang saat ini sudah bekerjasama dengan program BTN, yaitu sebagi contoh bekerjasama dengan Duta Putra Land, Perumnas, Adhi Commuter Properti, Sinar Mas Land, dan masih banyak lagi. Bentuk kerjasama beragam, bisa dengan kerjasama subsidi bunga pengembang, pembuatan program khusus dengan gimmick menarik, dan memanfaatkan program yang memang kami buat setiap bulan untuk mendorong penjualan KPR BTN.

“Keunggulan KPR BTN sendiri antara lain Suku bunga murah mulai dari 4,5% selama 1 tahun, bebas biaya provisi, diskon asuransi jiwa 10%, dapat dibundling dengan KPR Zero atau libur bayar pokok 2 tahun, pengajuan dapat melalui online www.btnproperti.co.id dimana ada tambahan gimmick bebas biaya administrasi. Sangat lengkap dan banyak keunggulan KPR untuk konsumen,’Ucap Suryanti.

Sementara itu dikatakan Suryanti lagi, untuk penjualan KPR di tahun 2021 ini jauh lebih baik dibanding pada saat awal pandemi Covid-19. Per September 2021 pertumbuhan kredit BTN mengalami kenaikan 6,03% yoy (year on year). Sedangkan untuk realisasi kredit khususnya non subsidi pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 tumbuh sebesar 55%. Masih bisa meningkat lagi sampai dengan akhir tahun ini. Apalagi saat ini kondisi perekonomian Indonesia di triwulan 3 tumbuh 3,51%. Kami optimis geliat pasar properti juga akan terus tumbuh.

Kemudain, kondisi pasar yang ada saat ini untuk harga jual yang masih banyak diminati di-range harga Rp400 juta – Rp1 miliar yang telah terintergrasi dengan transportasi, dan saat ini pengembang juga berinovasi membangun konsep millenial dengan kisaran harga tersebut.

Prestasi BTN , BTN memiliki visi sebagai The Best Mortgage Bank in South East Asia 2025. Visi tersebut menjadi semangat untuk BTN untuk terus meningkatkan penjualan produk KPR ditahun tahun mendatang. “Kami memiliki target tumbuh double digit di tahun 2022,”ujar Suryanti.

Selain itu dikatakan Suryanti, bahwa strategi BTN untuk terus memperluas jaringan kerjasama baik dengan pengembang maupun kerjasama BTN Solusi kepada instansi atau lembaga sebagai langkah peningkatan penjualan produk KPR secara bulk. Hal ini penting karena dengan sistem bulk tersebut pencapaian target kredit akan cepat terealisasi. Strategi lain yaitu meningkatkan D2C dengan kerjasama agen properti, rumah.com, rumah 123, dan e-commerce properti lainnya.

KPR BTN pun telah berusia 45 Tahun dalam menyalurkan KPR sejak tahun 1976. BTN sudah terpercaya dalam hal penyaluran pembiayaan fasilitas perumahan. “Kami terus memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah. Ditambah lagi adanya layanan digital serta inovasi yang terus dilakukan BTN dan pengembangan fiture untuk mempermudah konsumen mendapatkan KPR.”ucapnya.

Suryanti mengakhiri dengan mengatakan, properti di tahun 2021 kian membaik apalagi didukung beberapa kebijakan pemerintah antara lain bebas PPN dan kebijakan LTV kredit properti yang semakin meringankan konsumen dalam memiliki hunian. Data Bank Indonesia bahwa di triwulan 3 Tahun 2021 Indeks permintaan properti komersial sudah tumbuh 0,13% (yoy). Artinya sudah lebih baik dibanding pada saat awal pandemi Covid-19.

Sedangkan prospek pasar properti tahun 2022, berdasarkan beberapa riset sebagai contoh riset active capital 2021 bahwa diprediksi investasi lintas batas akan mencapai rekor di tahun 2022, akan ada aliran modal dari satu negara ke negara lain di wilayah Asia Pasifik untuk sektor utama khususnya di sektor properti. Melihat geliat positif yang terjadi di Indonesia saat ini juga memacu sektor properti untuk bangkit dan kembali tumbuh dengan baik di tahun 2022. “Kita berharap lebih baik ditahun mendatang,”ucapnya. (Asep Erwin)

  • Share

Leave a Reply

-->