[POPULER PROPERTI] Tanggapan KCIC Soal Jatuhnya Pilar KCJB yang Menimpa Ekskavator

  • Bagikan
[populer properti] tanggapan kcic soal jatuhnya pilar kcjb yang menimpa ekskavator
[populer properti] tanggapan kcic soal jatuhnya pilar kcjb yang menimpa ekskavator

Video menunjukkan kecelakaan kerja saat pembongkaran pier (pilar) dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) viral di media sosial. Dalam video tersebut, kecelakaan terjadi saat pilar KCJB diangkat oleh eskavator lalu jatuh dan menimpa alat berat tersebut.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membenarkan kejadian itu dan telah melakukan pemanggilan terhadap kontraktor terkait. President Director KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, peristiwa itu terjadi karena kontraktor lalai dan tidak menerapkan aturan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Kamis (9/12/2021). Lantas, apa alasan dari pembongkaran pilar KCJB itu? Selanjutnya baca di sini Pilar KCJB Jatuh Menimpa Excavator Saat Dibongkar, Begini Tanggapan KCIC Tahun 2022, hotel bintang lima pertama di Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara, Marianna Resort akan hadir.

Properti yang dimiliki oleh Marclan International ini menawarkan ragam fasilitas, mulai dari ruang pertemuan dengan ballroom terbesar, vila privat modern, serta pemandangan infinity pool. Executive Director Marclan International Abhi Gurung mengatakan, semua kamar akan didukung teknologi berbasis Internet of Things (IoT). “Selain itu, didesain untuk menghadirkan kenyamanan dan semangat budaya lokal,” kata Abhi dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021). Kehadirannya ini sekaligus mempertegas komitmen Marclan International untuk mengembangkan potensi talenta lokal. Apa yang akan dikembangkan?

KCIC juga memutuskan untuk tidak mengikutsertakan Stasiun Walini di Cikalong Wetan, Bandung Barat, sebagai bagian dari proyek KCJB. Ini dikarenakan KCJB membutuhkan lokasi yang menjadi interkonektivitas dengan Kota Bandung. “Hal ini karena pertimbangan bahwa kereta cepat ini membutuhkan interkonektivitas dengan Kota Bandung,” kata Dwiyana. Ada beberapa alasan lain yang menyebabkan stasiun ini dicoret dari proyek KCJB. Jawabannya bisa Anda ketahui di sini Ternyata, Ini Alasan Stasiun Walini Dicoret dari Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

KCIC juga memutuskan untuk tidak mengikutsertakan Stasiun Walini di Cikalong Wetan, Bandung Barat, sebagai bagian dari proyek KCJB. Ini dikarenakan KCJB membutuhkan lokasi yang menjadi interkonektivitas dengan Kota Bandung. “Hal ini karena pertimbangan bahwa kereta cepat ini membutuhkan interkonektivitas dengan Kota Bandung,” kata Dwiyana. Ada beberapa alasan lain yang menyebabkan stasiun ini dicoret dari proyek KCJB. Jawabannya bisa Anda ketahui di sini Ternyata, Ini Alasan Stasiun Walini Dicoret dari Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Sumber : Kompas.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->