Selesai Juni, Begini Kabar Terbaru Tol Cijago Seksi Pamungkas

  • Bagikan
selesai juni begini kabar terbaru tol cijago seksi pamungkas
selesai juni begini kabar terbaru tol cijago seksi pamungkas

Pemerintah tengah menggenjot penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 3 Kukusan-Cinere. Ini merupakan seksi pamungkas dari ruas jalan tol tersebut yang merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2. Mengutip laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), progres konstruksi Tol Cijago Seksi 3 Kukusan-Cinere sudah mencapai 24,45 persen. Sebelumnya, Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) Hilman Muchsin mengungkapkan, konstruksi ruas tersebut akan selesai pada Juni 2022 mendatang. “Justru, pada bulan Juni kita harapkan mudah-mudahan bisa diselesaikan,” jelas Hilman, Selasa (14/12/2021). Sedianya, penyelesaian pembangunan seksi ini ditargetkan pada akhir tahun 2022, namun TLKJ berupaya untuk mempercepatnya pada Juni tahun depan.

Sementara untuk target operasional Tol Cijago Seksi 3 diharapkan bisa dilakukan 1-2 bulan setelah konstruksi selesai karena harus melewati uji laik fungsi (ULF) dan sebagainya. Konstruksi seksi pamungkas Tol Cijago itu akan terus dikebut agar seluruh ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II bisa tersambung secara penuh. Adapun Tol Cijago terdiri dari tiga seksi yaitu, Seksi 1 Jagorawi-Raya Bogor sepanjang 3,7 kilometer yang sudah beroperasi sejak tahun 2012. Kemudian, Seksi 2 Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,5 kilometer yang juga sudah beroperasi sejak tahun 2019.

Sementara Seksi 3 Kukusan-Cinere sepanjang 5,5 kilometer yang saat ini tengah dikerjakan. Kehadiran Tol Cijago berperan penting dalam mendukung konektivitas jaringan Tol JORR 2 yang nantinya akan menyambungkan sisi barat dan sisi timur dari JORR 2. Di sisi timur, terdapat Tol Cimanggis-Cibitung dan Tol Cibitung-Cilincing, kemudian sisi Barat ada Tol Cinere-Serpong dan Tol Cengkareng-Kunciran. Tol Cijago juga diharapkan akan semakin meningkatkan konektivitas antar-wilayah dan pertumbuhan ekonomi kawasan Jabodetabek, juga akan mengurai kepadatan arus lalu lintas (lalin) di Kota Depok.

Sumber : Kompas.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->