Connect with us

Automotive

Ini Alasan, Esemka Tak Ingin Disebut Mobil Nasional

Published

on


Finroll.com – PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) akhirnya mulai membuka diri dan mengungkap hadirnya mobil Esemka yang sejak lama digadang sebagai mobil kebanggaan rakyat Indonesia.

Namun dalam perkenalannya, Presiden Direktur PT SMK, Eddy Wiraja mengungkap bahwa Esemka bukanlah mobil nasional. “Ingat ya Esemka bukan mobil nasional, hanya memproduksi mobil di Indonesia. Jadi jangan salah persepsi,” ungkapnya.

Mobil Esemka sendiri memang diproduksi di pabrik perakitan PT SMK yang berada di Solo, Jawa Tengah. Pengembangannya sendiri diakui Eddy menggunakan komponen lokal dari Indonesia.

Sehingga komponen dari mobil Esemka tersebut merupakan hasil dari industri otomotif lokal yang digunakan sebagai komponen pendukung dari mobil yang diproduksi PT SMK.

“Jadi jangan salah persepsi, mobil nasional kan cukup luas. Bukan mobil nasional, tetapi mobil produksi di Indonesia, asli Indonesia.” kata Eddy saat ditemui di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan

Meski bukan sebagai mobil nasional, Eddy berharap Esemka akan menjadi merek mobil kebanggaan Indonesia.

Advertisement

Automotive

Gaikindo Sebut Dua Faktor Jadi Penyebab Turunnya Penjualan Mobil

Published

on

Finroll.com — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut penjualan mobil baru untuk periode Januari hingga Agustus 2019 turun drastis, selain disebabkan oleh ketatnya persaingan antar merek, tingginya tingkat suku bunga perbankan juga ikut andil terhadap penurunan penjualan mobil baru.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan hal ini tentu berdampak pada penjualan mobil mengingat 70 persen pembeliannya melalui kredit. Tingkat suku bunga yang tinggi tentunya akan memberatkan konsumen dalam membeli mobil,” ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Sementara data Gaikindo menyebutkan, volume penjualan mobil Januari-Agustus 2019 tercatat mencapai 660.286 unit, turun 13,5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 763.444 unit.

Padahal, target yang dipatok Gaikindo untuk penjualan mobil baru tahun ini minimal adalah 1,1 juta unit, atau sama dengan perolehan tahun 2018.

Lebih rinci lagi, tercatat pada periode Januari-Agustus 2018, pangsa pasar PT Astra International Tbk mencapai 49,1 persen.

Pada tahun ini pangsa pasarnya naik menjadi 52,1 persen. Walaupun naik, PT Astra Internasional Tbk (ASII) mencatatkan selisih penjualan sebesar 30.528 unit mobil untuk periode tersebut.

“Jadi, ini berarti penurunan penjualan mobil yang lebih parah dialami oleh Mitsubishi, Honda, Suzuki, Nissan, dan lainnya,” pungkasnya.(red)

Continue Reading

Automotive

Sosok Nissan X-Trail Masa Depan Lebih Kencang dari Tesla

Published

on

By

Nissan telah sukses memasarkan mobil listrik LEAF yang angka penjualanna mencapai 400.000 unit secara global. Penjualan Nissan LEAF dilakukan sejak 2010. Tak berhenti di LEAF, Nissan X-trail sebagai mobil handal akan segera dihadirkan dengan mesin listrik.

Mobil ini tidak akan lama lagi menjadi kenyataan dan berada di jalanan. Automotive News telah melaporkan bahwa Nissan Jepang telah menunjukkan crossover listrik ini kepada para dealer di Amerika Serikat dalam pertemuan bulan lalu.

Hanya saja detail dari spek penerus Nissan X-trail ini masih tertutup rapat. Menurut dealer yang ikut dalam presentasi, crossover EV akan memiliki jangkauan hingga 483 kilometer mendekati jangkauan EV crossover terkemuka di pasar seperti Tesla Model X pada 523 km dan Jaguar i-Pace pada 377 km. Bahkan lebih baik lagi, crossover EV Nissan mendatang disebut-sebut memiliki kemampuan untuk berakselerasi dari 0 hingga 97 kilometer per jam dalam waktu kurang dari lima detik.

Sebagai catatan, crossover EV pertama yang diungkapkan Nissan kepada dunia adalah iMx Concept pada 2017. Model ini tidak akan lama jika crossover produksi akan didasarkan pada konsep eksentrik. Namun secara proporsional, crossover EV Nissan digambarkan sebagai compact oleh dealer – proporsi eksterior Rogue tetapi dengan ruang interior Murano.

Nissan EV yang baru diharapkan akan diluncurkan pada paruh kedua 2021 dan akan menjadi bagian dari delapan kendaraan bertenaga baterai yang akan diluncurkan Nissan dalam beberapa tahun mendatang.

Continue Reading

Automotive

Bikin Kaget : Inilah Mobil Tunggangan Para Milyader Dunia

Published

on

FINROLL.com — Meski bergelimang harta ternyata banyak para miliarder top dunia yang tak lantas memilih mobil super mahal untuk mendukung aktifitas mereka. Bahkan, tak sedikit yang memilih mobil ‘murah’ karena berbagai pertimbangan dan alasan.

Tengok saja mantan CEO Microsoft Steve Ballmer yang memilih mobil ‘murah’ Ford Fusion Hybrid. Harga mobil ini sendiri sekitar 25.295 dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp356 juta.

Bandingkan dengan total kekayaannya yang mencapai 42 miliar dollar AS atau setara lebih dari Rp576 triliun. Alasan Ballmer memilih mobil ‘murah’ Ford karena memang ayahnya pernah menjadi manager di Ford Motor Company.

Lalu tengok juga mobil pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Punya total kekayaan sebesar 64,6 miliar dollar AS atau setara Rp910 triliun, Mark Zuckerberg cukup mengendarai mobil Acura TSX yang harganya sekitar 30 ribu dollar AS atau setara Rp421 juta.

Alasannya, mobil ini cukup aman dan nyaman meski tak masuk kategori mobil super mewah.

Ada juga miliarder pengusaha supermarket, Jim Walton yang memilih tunggangan Dodge Dakota yang harganya berkisar Rp124 jutaan. Padahal total kekayaannya mencapai Rp636 triliun.

Bahkan pengusaha Paul Allen lebih mengejutkan dengan hanya memilih mobil Mazda yang harganya tak sampai Rp100 juta padahal total kekayaannya Rp283 triliun. Lebih mahal mobil LCGC atau mobil murah di Indonesia dong…..

Jeff Bezos

Chief Executive Officer Amazon yang memiliki kekayaan pribadi hingga US$110 miliar atau sekira Rp1.564 triliun itu, dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tak senang menghambur-hamburkan uang.

Bahkan, Jeff—yang saat ini berusia 55 tahun, hanya menggunakan Honda Accord lawas sebagai kendaraan hariannya. Dikutip dari beberapa sumber, mobil itu hanya memiliki banderol US$4 ribu, atau setara Rp60 juta saja.

Steve Ballmer

Steve merupakan mantan Chief Executive Officer Microsoft yang menjabat hingga 2014 lalu. Saat ini, kekayaan pribadinya mencapai Rp720 miliaran. Ia—yang sangat mencintai produk buatan Ford, tak pernah sekalipun membeli mobil merek lain. kendaraan hariannya adalah Ford Fusion Hybrid.Mobil yang dibelinya saat masih menjabat di Microsoft itu, memiliki harga pasar Rp350 jutaan. Angka yang terbilang murah bagi sosok setajir dirinya.

Jack Ma

Pendiri perusahaan raksasa Alibaba ini merupakan sosok yang berada di jajaran orang terkaya di Asia, bahkan dunia. Harta pribadinya bernilai Rp545 miliaran. Namun, dengan uang sebanyak itu, Jack justru memilih mobil dengan banderol yang terbilang murah.

Mobil yang dimaksud adalah Roewe RX5, kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) asal Cina itu, dibelinya seharga US$25 ribu atau sekira Rp360 jutaan. Selain alasan menghemat uang, pemilihan merek tersebut juga didasari oleh keinginan Jack memberdayakan produk buatan lokal.

Mark Zuckerberg

Siapa tak kenal Mark? Pendiri jejaring sosial Facebook itu dikenal sebagai pribadi simpel yang bersahaja. Bukan hanya soal pakaian dan caranya bicara, mobil pribadinya pun jauh dari kesan mewah dan juga mahal.

Ia memiliki tiga koleksi mobil di rumahnya, yakni Acura TSX, Volkswagen GTI, dan juga Honda Jazz. Meski terlihat banyak, namun harga seluruhnya hanya

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending