简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский

Bayi lahir di kapal rumah sakit Peace Ark saat sandar di Jakarta

  • Bagikan
Beijing (ANTARA) – Seorang bayi laki-laki lahir di kapal rumah sakit Peace Ark milik Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) saat kapal itu bersandar di Jakarta.

Bayi tersebut adalah yang pertama lahir di Peace Ark selama kapal itu menjalankan Misi Harmoni-2022, menurut laman resmi Kementerian Pertahanan China (MND) di Beijing, Kamis.

Bayi laki-laki yang lahir pada Minggu (13/11) sekitar pukul 13.00 WIB itu memiliki berat badan 3,12 kilogram.

Li Ying, ibu bayi, beserta suaminya Wu Fan sudah delapan tahun bekerja di Jakarta.

Awalnya, pasangan tersebut berencana pulang ke China untuk kelahiran bayinya, namun gagal karena berbagai alasan.

Pasangan tersebut mendengar kabar pada Rabu (2/11) bahwa kapal rumah sakit Peace Ark akan menjalankan misi pelayanan kesehatan di Jakarta bersamaan dengan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali.

Dari situ, muncul ide di benak pasangan tersebut untuk mengajukan permohonan persalinan di atas kapal.

Setelah melalui berbagai konsultasi, akhirnya Li Ying dibawa ke kapal rumah sakit dan melahirkan bayi lelaki.

Direktur RS Peace Ark Zhou Quan menjelaskan bahwa Li Ying telah menjalani pemeriksaan kehamilan yang komperehensif di kapal rumah sakit pada Jumat (11/11).

Berdasarkan konsultasi itu, dokter memutuskan untuk melakukan bedah caesar pada Li Ying.

“Kami akan menamai putra kami Fangzhou (bahtera atau ark dalam bahasa Inggris) untuk mengenal kapal rumah sakit Peace Ark dan para dokter militer China,” kata Wu Fan, ayah bayi itu, seperti dikutip laman MND.

Sejak 2008, kapal rumah sakit Peace Ark telah menjalankan misi Harmoni ke berbagai negara untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan.

Bayi itu merupakan bayi ketujuh yang dilahirkan di atas kapal rumah sakit militer China itu. 

Baca juga: Kapal rumah sakit Peace Ark China tiba di Indonesia

Baca juga: Panglima Komando Armada RI kunjungi kapal RS AL China di dermaga JICT

 

Ini kapal rumah sakit yang jadi opsi penjemput WNI di Jepang

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский
-->