Kim Jong Un puji petugas medis militer atas upaya lawan COVID-19

  • Bagikan

Dia secara khusus memanggil dan memberi selamat kepada petugas medis melakukan prestasi luar biasa dalam perjuangan anti-epidemi di ibu kota

Seoul (ANTARA) – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyelenggarakan sebuah upacara untuk berterima kasih dan memuji para petugas medis militer karena memelopori perjuangan negara itu melawan COVID-19 di Ibu Kota Pyongyang, kata media pemerintah pada Jumat.

Ribuan petugas medis Tentara Rakyat Korea, yang dikerahkan ke “front antiepidemi darurat,” dipulangkan setelah Kim menyatakan kemenangan melawan COVID-19 dan melonggarkan pembatasan pada pekan lalu.

Kim menggelar acara tersebut di Rumah Budaya 25 April di Pyongyang pada Kamis untuk merayakan “prestasi heroik” para petugas medis di garis depan perjuangan melawan COVID-19 di kota terpadat di negara itu.

“Mengingat bahwa petugas medis militer menanggung kesulitan terbesar untuk meredakan krisis anti-epidemi di ibu kota, dia mengucapkan terima kasih… kepada mereka yang menunjukkan semangat tak kenal lelah kekuatan tempur tak terkalahkan dari tentara kita,” menurut Kantor Berita resmi KCNA.

Baca juga: Korut catat nol kasus pertama sejak dilanda wabah COVID-19

“Dia secara khusus memanggil dan memberi selamat kepada petugas medis melakukan prestasi luar biasa dalam perjuangan anti-epidemi di ibu kota.”

KCNA pada pekan ini menyebutkan bahwa para petugas medis tersebut kembali ke unit mereka pada Minggu tanpa upacara pelepasan, tetapi Kim Jong Un mengatakan dirinya merasa “hampa dan menyesal” karena tidak melakukan cukup upaya untuk secara terbuka mengakui pengorbanan mereka, menurut laporan tersebut.

Korea Utara tidak pernah mengonfirmasi jumlah orang yang terjangkit COVID-19, yang tampaknya karena mereka tidak memiliki alat untuk melakukan pengetesan secara luas.

Sejumlah pakar penyakit menular meragukan klaim kemajuan di Korea Utara, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa situasi COVID-19 di negara itu bisa menjadi lebih buruk, bukan lebih baik, mengingat tidak adanya data independen.

Baca juga: Korut cabut mandat masker setelah nyatakan menang lawan COVID-19
Baca juga: Kim Jong Un nyatakan Korut menang melawan COVID-19

Penerjemah: Katriana
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->