Selasa, 23 Februari 2021

Rumah Terlalu Mainstream


Pasangan asal London, Inggris, Charlie MacVicar berusia 26 tahun, dan Luke Walker berusia 27 tahun mengubah sebuah bus tingkat tua menjadi rumah mewah yang menyenangkan. Rumah Terlalu Mainstream Untuk mengubah fungsi setiap ruang bus layaknya rumah, mereka menghabiskan biaya sebesar 15.000 euro atau sekitar Rp 255 juta. Awalnya bis tua itu tak lagi terpakai.

Mereka merancang bus rumah ini dengan fasilitas lengkap , Rumah Terlalu Mainstream terdapat kasur berukuran ganda, dua meja hias di samping kanan dan kirinya, televisi, dan bak air untuk mandi.

Pasangan itu membelinya dan berinisiatif untuk menjadikan bus Rumah Terlalu Mainstream , sebagai rumah atau tempat tinggal Mereka memilih bus, karena tidak terlalu tertarik tinggal di rumah seperti orang-orang pada umumnya. Mereka justru ingin memiliki rumah tinggal yang berbeda dan tidak biasa yaitu Rumah Terlalu Mainstream dari sebuah mobil .

Lihat Foto Charlie MacVicar dan Luke Walker membeli bus bekas seharga Rp 42 juta.(Mirror) Selain itu, keduanya menilai tinggal di rumah terlalu mahal, karena akan banyak biaya yang mesti dibayar termasuk pajak dan sebagainya.

Namun, mengubah bus tingkat tua menjadi sebuah rumah tinggal bukanlah hal yang mudah. Pasangan itu mesti merombak ruang inti bus yang dipenuhi bangku penumpang. Setelah semua kursi dilepas, termasuk tiang-tiang penyangga, mereka mulai merenovasi dan memetakan letak dan ruang yang ingin diciptakan.

Mulai dari kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang tamu dan juga tempat untuk meletakkan seluruh furnitur. Rumah yang dapat berpindah tempat Charlie mengatakan, dia dan istrinya sangat menyukai perjalanan. Karenanya bus tingkat yang berubah menjadi rumah ini otomatis dapat mendukung hobi dan keinginan mereka. Selain itu, dengan bus rumah ini membuat mereka seakan memiliki hunian di berbagai tempat. Hal ini karena bus tersebut masih dapat dioperasikan sehingga memungkinkan mereka untuk dapat berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. “Kami senang bepergian dan menginginkan sebuah hub yang dapat kami gunakan untuk kembali ke rumah dan kemudian pergi lagi dan memiliki banyak fleksibilitas.

Pasangan tersebut membeli bus tingkat tua itu pada tahun 2017 dari sebuah perusahaan bus bernama Go Ahead London seharga 2.500 euro atau sekitar Rp 42 juta. Selanjutnya, untuk merenovasi bus tingkat menjadi rumah menghabiskan biaya Rp 255 juta, sehingga total uang yang mereka keluarkan Rp 297 juta. Mereka merancang bus rumah ini dengan fasilitas lengkap, terdapat kasur berukuran ganda, dua meja hias di samping kanan dan kirinya, televisi, dan bak air untuk mandi.

Dapur juga dibuat lengkap dan serbaguna. Di dalamnya terdapat wastafel, mesin cuci, oven, dan alat masak lainnya yang terletak di landai dasar bus tersebut. Selain itu, ada ruang tamu beruluran kecil yang dilengkapi dengan bangku sofa. Untuk mengantisipasi udara yang begitu dingin dan atau panas di luar, pasangan tersebut juga memasang AC dan juga pemanas ruangan.

infimas Mulia


Sumber : Kompas.com

BACAAN TERKAIT