Rabu, 13 Januari 2021

Among Us; Game Viral Adopsi Politik Devide Et Impera.


Muncul di masa pandemi, game online Among Us menyusul popularitas Mobile Legend;Bangbang dan PUBG.

Bermain game adalah salah satu hiburan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini, dimana orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Seiring perkembangan teknologi, selalu muncul game-game baru yang akhirnya menjadi tren. Salah satunya yang sedang ramai dibahas adalah Among Us.

game online,among us,viral

Game yang mengusung genre online multiplayer ini pertama kali dikembangkan dan dipublikasikan oleh studio permainan asal Amerika Serikat, InnerSloth dan rilis pada tanggal 15 Juni 2018, belakangan semenjak pandemi merebak, game ini mendadak naik daun dan bahkan sempat trending di Twitter, terlepas dari umurnya yang sudah menginjak 2 tahun. Among Us mencatatkan peningkatan unduhan hingga 661 persen atau setara 18,4 juta unduhan per Agustus 2020, dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal tersebut dikarenakan gameplay-nya yang menyerupai Werewolf Online. Belum lagi dengan ramainya para content creator yang memainkan game ini di kanal Youtube-nya masing-masing dan selalu menampilkan kemeriahan di setiap kontennya membuat banyak gamers ingin ikut menjajal permainan ini.

Bermain sebagai Crewmate dan Impostor.

Dalam Among Us, pemain akan bermain sebagai salah satu dari dua role, yakni Crewmate atau Impostor. Crewmate sendiri merupakan awak pesawat yang bertugas untuk melakukan berbagai kegiatan umum, seperti mematikan alarm, memindah data, dan lain sebagainya.

Menjadi crewmate akan terasa membosankan. Pemain bebas mengitari pesawat yang hanya mampu berinteraksi terhadap objek yang diminta dan apabila keadaan sudah genting atau ada crewmate lain yang terbunuh.

game online,among us,viral

Bedanya dengan menjadi impostor. Ketika pemain mendapatkan role tersebut, tantangan yang dihadirkan Among Us ini lebih seru. Selain melakukan beberapa hal layaknya crewmate lain, pemain harus mencari cara untuk bisa mengalahkan crewmate dengan menghabisi semuanya tanpa ketahuan pemain lainnya.

Aturan Main.

Tiap ronde permainan di Among Us bisa diisi hingga 10 pemain, dengan setting tempat di sebuah pesawat. Dari 10 orang yang berpartisipasi, barulah sistem bakal memilih secara acak siapa yang akan menjadi crewmate dan siapa akan yang menjadi impostor. Sehingga, peran mereka masing-masing tetap dirahasiakan. Sistem sendiri mengizinkan jumlah impostor maksimal ada 3, sedangkan sisanya adalah crewmate.

Mengadopsi Politik Adu Domba

Elemen utama dari Among Us adalah deduksi Impostor di antara Crewmate, satu sama lain tidak akan pernah tahu siapa Impostor atau penyusup yang sesungguhnya. Analisis seperti inilah yang akan menentukan kemenangan pemain dalam satu sesi tertentu. Di tengah bayang-bayang impostor, pemain harus selalu waspada dengan pemain lainnya. Belum lagi dengan impostor yang berusaha menggentingkan keadaan dalam pesawat sehingga crewmate diminta untuk tetap sigap.

Lain hal dengan Impostor, paling buruknya menjadi Crewmate adalah merasakan buruk sangka pada pemain lain, tapi menjadi impostor bahkan bisa lebih buruk. Selain merusak beberapa objek dalam pesawat, pemain dengan role ini juga perlu mengalahkan pemain lain, entah dengan membunuhnya atau sebisa mungkin mengadu domba dan memancing Crewmate lain untuk membuang pemain yang tertuduh Impostor.

game online,among us,viral

Fitur Chat yang Masih Kurang Efektif

Untuk membuktikan segala deduksi pemain, Among Us menyediakan fitur chat dalam permainannya. Fitur tersebut akan sangatlah berguna dalam menentukan keputusan. Akan tetapi, fitur tersebut masih terasa kurang efektif karena mengetik sendiri sangatlah memakan waktu dalam diskusi. Sensasi berdiskusinya juga terasa luntur. Hal ini bisa diatasi dengan tersedianya built-in audio chat.

CIMB NIAGA

Namun sayang sekali, untuk audio chat hanya bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Memang ini adalah hal minor, namun bisa cukup memberatkan, apalagi jika perangkat yang digunakan memainkan Among Us sendiri kurang mumpuni.

Opsi Permainan yang Simpel Namun Membosankan Bila Tidak Bersama Teman

Among Us menyediakan tiga mode, yakni Online, Local dan Free Play. Free Play sendiri bisa dijajal bila pemain ingin memahami mekanisme dalam memainkan game ini. Apabila ingin terjun secara langsung, pemain bisa memilih Local atau Online. Sistem online dari Among Us ini ada dua, yakni dengan menggunakan private room dan public matchmaking.

Saking simpelnya permainan ini, pemain yang mendambakan game yang menantang akan mudah bosan. Apalagi jika memutuskan untuk memilih matchmaking yang bakal terasa lama sekali. Oleh karena itulah, memainkan game ini akan jauh lebih baik bila dimainkan bersama teman sejawat. Apalagi jika tersambung pula dengan aplikasi semacam Discord, dijamin akan lebih seru ketika sedang bermain.

Kesimpulan

Among Us adalah permainan multiplayer yang menyenangkan dan bisa mengasah deduksi dan kemampuan survival dari para pemainnya. Dengan gameplay yang ringan, game ini sudah cukup oke, walaupun sensasi terbaiknya akan lebih terasa bila dimainkan bersama teman.

Sumber : Cultura.id

BACAAN TERKAIT