Kamis, 3 Juni 2021

Bos Zoom Bicara Nasib Work From Home Pasca Corona


Jakarta – Pada saat ini, beberapa negara khususnya negara maju yang telah banyak menyuntik vaksin penduduknya mulai melonggarkan protokol kesehatan, termasuk mengurangi Work From Home (WFH). Nah, andai pandemi Corona sudah sepenuhnya usai, bagaimana nasib Zoom yang selama ini banyak diandalkan orang untuk WFH?

Untungnya sejauh ini, layanan Zoom masih mampu berkibar dari sisi pendapatan dan jumlah pengguna. Bos dan pendiri Zoom, Eric Yuan, pun meyakini jika perusahaannya akan mampu mempertahankan momentum walaupun meeting virtual nantinya berkurang.

Ia meyakini bahwa Zoom akan tetap memainkan peran penting karena belakangan ini, makin banyak kantor menerapkan fleksibilitas dalam jam kerja sehingga karyawan masih akan tetap WFH walaupun pandemi Corona suatu saat nanti telah dapat dikendalikan.

“Zoom ada di sini untuk menolong konsumen dalam bekerja di masa depan sesuai cara mereka sendiri. Banyak perusahaan mendesain ulang tempat kerja mereka untuk meningkatkan pengalaman bekerja secara hybrid,” cetus Eric yang dikutip detikINET dari Associated Press, Rabu (2/6/2021).

“Pekerjaan bukan lagi persoalan tempat. Kami merasa penuh energi untuk membantu memimpin evolusi kerja hybrid yang memungkinkan fleksibilitas lebih besar, produktivitas dan kebahagiaan baik secara fisik maupun virtual,” lanjutnya.

Dalam laporan keuangan terbaru, Zoom menyebut laba yang mereka dapat di kuartal 1 2021 mencapai USD 227 juta, meningkat USD 27 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan angka pendapatan tembus USD 956 juta.

Adapun jumlah user berbayar mengalami peningkatan. Pada kuartal 1 2021, perusahaan dengan sekurangnya 10 karyawan yang membayar layanan Zoom totalnya mencapai 497 ribu pebisnis, naik sampai 87% dibanding dengan tahun 2020.

Sumber : detik.com




Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT