Kamis, 8 November 2018

Mengejutkan, Bill Gates Bawa Kotoran Manusia Untuk Bahan Presentasinya


Bill Gates pendiri microsoft buat kejutan dengan membawa toples yang berisikan kotoran manusia untuk dijadikan bahan penelitian yang sedang di garap olehnya.

Finroll.com – Bill Gates punya tujuan ingin mengkomersialkan toilet masa depan yang murah dan membutuhkan air ataupun pipa. Toilet pintar ini tak sembarangan tempat buang air besar dan kecil, sebab toilet futuristik ini tak memerlukan air, saluran pembuangan dan akan mengubah kotoran manusia menjadi pupuk secara langsung menggunakan bahan kimia.

“Saat ini, negara-negara kaya punya sistem pipa dengan air dan kotoran manusia yang menuju ke tempat pemrosesan,” kata Gates

Bill Gates

Gates mengatakan, toilet futuristik ini hadir menggantikan toilet konvensional saat ini dan menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan dan lingkungan.

“Toilet yang ada saat ini cuma mengirimkan kotoran atau limbah jauh ke dalam air, sedangkan toilet futuristik tak punya saluran pembuangan. Toilet ini mengambil cairan dan zat padat dan melakukan pekerjaan kimia di dalamnya dan dalam banyak kasus membakarnya,” jelasnya.

Terobosan dari toilet futuristik yang mengolah kotoran manusia langsung menjadi pupuk, dilandasi oleh banyaknya virus pada kotoran manusia. Gates menuturkan, dalam tabung atau toilet setidaknya ada 200 triliun sel rotavirus, 20 miliar bakteri Shigella dan 100 ribu telur cacing parasit.

Selain itu, buruknya sanitasi bisa membunuh setengah juta anak-anak di bawah usia lima tahun tiap tahunnya. Jika tak ditangani dengan baik, dunia bakal mengalami kerugian senilai US$200 miliar untuk biaya perawatan kesehatan dan negara bisa kehilangan pendapatan.

Yayasan Gates juga mendanai ilmuwan untuk membuat toilet yang dapat membunuh bakteri berbahaya, kemudian diubah menjadi beragam produk berguna seperti air bersih, pupuk bahkan listrik.

Produksi toilet semacam itu, lanjut Gates, saat ini memang masih berada di tahap awal. Mungkin masih butuh sepuluh tahun lagi sampai dapat menjangkau daerah-daerah termiskin.

Gates membandingkan perkembangan toilet tradisional menjadi futuristik tanpa air ini mirip dengan perkembangan teknologi komputer saat ia mendirikan Microsoft pada pertengahan 1970-an tersebut.

CIMB NIAGA

Dia mengatakan, komputer pribadi berkembang dengan jalannya sendiri sampai akhirnya seperti saat ini.

Gates berharap langkah berikutnya, dia siap melemparkan toilet canggih ini ke produsen sehingga bisa makin bisa dipakai penduduk dunia. Perkiraannya, jika toilet ini masuk produksi pada 2030 valuasinya bisa lebih dari US$6 miliar.

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT