Sabtu, 27 Februari 2021

Misi Chang’e 5 China Berhasil Mendarat di Bulan


Badan Antariksa Nasional China (CNSA) baru saja melewati salah satu tonggak penting untuk misi terbarunya ke Bulan. Setelah diluncurkan akhir November lalu, pada Selasa (2/12/2020) robot Chang’e 5 milik Negeri Tirai Bambu itu akhirnya sukses mendarat di Bulan. Pendaratan tersebut tepatnya di dekat Mons Rumker di Oceanus Procellarum atau Samudra Badai, wilayah luas berwarna gelap di sisi dekat Bulan.

Tujuan Chang’e 5 China di Bulan untuk membawa kembali sampel dari bulan.

Chang’e 5 diharapkan mengumpulkan sekitar 2 kg material Bulan.

Seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (24/11/2020) sampel Bulan ini nantinya akan membantu para ilmuwan memahami apa yang terjadi di akhir sejarah Bulan, serta mengetahui bagaimana Bumi dan Tata Surya berevolusi.

Lebih lanjut, beberapa material yang akan dikumpulkan berasal dari permukaan dan sisanya dari kedalaman 2 meter. Chang’e akan melakukan pengeboran yang dijadwalkan dimulai beberapa jam setelah pendaratan.

Setelah terkumpul, sampel kemudian disimpan dan diluncurkan kembali ke orbit Bulan. Di sana Chang’e 5 akan bertemu dengan pengorbit dan kemudian ditransfer ke sebuah kapsul untuk mengirim sampel ke Bumi.

Mengutip IFL Science, Rabu (2/12/2020) kapsul menggunakan teknik skip reentry, yang sebelumnya digunakan dalam misi Apollo serta misi Chang’e 5-T1 2014. Kapsul tersebut akan bertindak seperti kerikil yang dilempar ke permukaan danau, di mana kapsul akan melewati atmosfer sekali sebelum jatuh ke Bumi.

Perjalanan pulang membawa sampel itu akan memakan waktu sekitar 4,5 hari. Sehingga harapannya, sampel tiba di Bumi pada 16-17 Desember di suatu tempat di Mongolia. Meski terdengar sederhana, namun misi Chang’e 5 tak bisa dianggap remeh.

finroll change5

Chang’e 5 dirancang untuk bekerja selama satu hari lunar atau berlangsung selama 14 hari di Bumi. Namun Chang’e 5 juga harus berhadapan dengan malam di Bulan yang sangat dingin. Rata-rata suhu bisa turun hingga -130 derajat Celcius.

Sehingga robot pun harus bekerja seefisien mungkin meski dilengkapi dengan unit pemanas radioisotop untuk bertahan di malam hari seperti misi pendahulunya. Jika seluruh misi berhasil, momen ini akan menjadi pertama kalinya material Bulan dapat dikumpulkan setelah 44 tahun. Pengambilan sampel Bulan terakhir kali dilakukan oleh misi Luna 24 Rusia pada tahun 1976.

Chang’e 5 akan diikuti dengan misi berikutnya yaitu Chang’e 6. Keduanya merupakan bagian dari fase ketiga Program Eksplorasi Bulan China. Sebelumnya, misi pada fase pertama adalah melihat pesawat ruang angkasa Chang’e 1 dan 2 memasuki orbit bulan. Sedangkan fase kedua adalah pendaratan dan penjelajahan yang dicapai oleh Chang’e 3 dan 4.

Sementara itu fase keempat akan melihat pembangunan stasiun penelitian robotik di dekat kutub selatan bulan. Tujuannya adalah untuk mencapai pendaratan di bulan berawak pada tahun 2030-an dengan kemungkinan pos terdepan di sana.

Jababeka industrial Estate

( Sumber : Kompas.com )

BACAAN TERKAIT