Connect with us

Sepakbola

Italia Mencekam Virus Corona, Perjalanan Atalanta ke Valencia Santai-santai Saja

Published

on


Para pemain Atalanta tiba di Hotel Westin, Valencia jelang pertandingan melawan Valencia CF pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 (AFP/Jose Jordan)

Finroll.com, Jakarta – Di tengah meningkatnya penyebaran virus Corona di Italia, Atalanta masih diizinkan bertolak ke Spanyol. Tim asal kota Bergamo itu bakal berhadapan dengan tuan rumah Valencia CF di Estadio Mestalla, Valencia, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari WIB (11/3/2020).

Italia seperti diketahui menjadi negara dengan kasus virus Corona terbanyak kedua setelah China. Peningkatan kasus virus penyebab COVID-19 itu semakin tidak terkendali di Negeri Pizza. Sampai saat ini, di Italia sudah terdapat lebih dari 9000 kasus dengan jumlah kematian mencapai 463 orang.

Situasi ini memaksa pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk meredam penyebaran virus tersebut. Setelah mengisolasi sejumlah kawasan yang menjadi pusat penyebaran virus Corona, pemerintah Italia juga memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan olahraga hingga April 2020.

Sebanyak 16 juta penduduk dari kawasan Lombardia,  Emilia-Romagna, dan Veneto, kemudian dikarantina. Mereka yang tidak memiliki kepentingan mendesak diminta bertahan di rumah.

Bergamo yang berada di region Lombardia, menjadi salah satu kawasan yang diisolasi. Pemerintah bahkan sudah memperluas kebijakan ini ke seluruh Italia. Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, meminta seluruh masyarakat untuk bertahan di rumah dan tidak bepergian kalau tidak mendesak.

Meski demikian, Atalanta masih diizinkan untuk meninggalkan Italia dengan izin khusus. Tidak ada prosedur khusus yang harus dilewati Atalanta dalam perjalanan menuju Valencia. Para pemain juga tampak santai tanpa mengenakan  masker pelindung sama sekali.

Seperti dilansir Marca, para pemain Atalanta juga tidak mendapatkan perlakuan khusus saat berada di bandara. Mereka masih bebas bergerak dan tetap berangkat dari lokasi biasanya.

Sudah Tiba di Valencia

Para pemain Atalanta sudah tiba di Valencia untuk menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 (AFP/Jose Jordan)

Suasana juga tampak seperti biasa saat para pemain Atalanta tiba di Bandara Valencia. Sejumlah fans bahkan menyambut para pemain saat mereka keluar dari bandara menuju bus pemain.

Skuat Atalanta tiba di Valencia sejak Senin kemarin. Para pemain kini mengikuti protokol yang berbeda sesuai dengan aturan di Spanyol yang saat ini memiliki lebih dari 1000 kasus Corona.

Sebelumnya, pertandingan sudah dipastikan berlangsung tanpa penonton. Para pemain dari kedua tim juga tidak akan tampil di muka umum sebelum pertandingan berlangsung Selasa malam atau Rabu dini hari WIB. Sepanjang Senin para pemain hanya menghabiskan waktu di hotel tak jauh dari Mestalla.

Di tengah situasi yang tidak menentu setelah merebaknya virus Corona hingga ke Eropa, perjalanan Atalanta ke markas Valencia boleh dikatakan tidak terlalu berat. Sebab sebelumnya, Atalanta berhasil memenangkan leg pertama dengan skor telah 4-1 di San Siro Stadium, Italia, 20 Februari 2020.

 

Sumber asli: Berbagai sumber

Disadur dari: Liputan6.com (Marco Tampubolon, Published 10/3/2020)

(bola.com)

Sepakbola

Manchester United Buang Peluang Tembus 4 Besar, Solskjaer Kecewa

Published

on

By

Para pemain Manchester United (MU) merayakan Mason Greenwood ke gawang Bournemouth di Old Trafford, Sabtu (4/7/2020). (Clive Brunskill/Pool via AP)

Finroll.com, Jakarta – Ole Gunnar Solskjaer mengakui timnya telah membuang peluang berharga untuk naik ke peringkat ke-3 klasemen sementara Premier League. Manchester United hanya bisa bermain imbang 2-2 kala menjamu Southampton, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB.

Seharusnya, jika menang, Manchester United bakal menyalip Leicester dan Chelsea di papan atas. Kesempatan ini sangat berharga ketika musim tinggal menyisakan beberapa pertandingan lagi.

Namun, Manchester United justru membuang peluang itu. Setan Merah sekarang tertahan di peringkat ke-5 dengan 59 poin. Tidak buruk, hanya harus menggantungkan nasib pada hasil kedua rivalnya.

Solskjaer mengakui hasil imbang ini mengecewakan, tapi dia pun memuji timnya yang sudah berjuang. MU sudah tampil sangat baik pada beberapa pertandingan terakhir dan kini mereka tertahan satu hasil imbang.

“Frustrasi, ya, tapi ini adalah bagian dari sepak bola. Kami pun berulang kali memenangkan pertandingan di menit-menit akhir, dan ini adalah ujian untuk para pemain, ujian untuk mental mereka,” buka Solskjaer di laman resmi Manutd.

“Bisakah kami mengenyahkan hasil mengecewakan ini? Bisakah kami bersiap untuk pertandingan Kamis nanti dengan pola pikir positif?”

“Seperti yang Anda [media] katakan, kami telah merangkai laju positif dan kami tidak boleh duduk menyesal ketika situasi sedikit menyulitkan,” imbuhnya.

Buang Peluang

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyapa suporter usai dikalahkan Bournemouth pada laga Premier League di Stadion Vitality, Bournemouth, Sabtu (2/10). Bournemouth menang 1-0 atas MU. (AFP/Glyn Kirk)

Lebih lanjut, Solskjaer tak bisa kecewa dengan timnya yang sudah berjuang sebaik mungkin. Memang Manchester United membuang beberapa peluang matang dalam pertandingan, tapi gol-gol mereka membuktikan kualitas permainan tim.

“Kami mencetak dua gol fantastis, saya kira Anthony main luar biasa hari ini. Khususnya untuk gol kedua, begitulah sepak bola yang kami inginkan. Cepat, gesit, membelah lapangan, dan diselesaikan dengan baik,” sambung Solskjaer.

“Begitulah sepak bola, selalu soal momen-momen kunci. Kami akan membawa pelajaran ini ke Selhurs Park [markas Palace], Kamis nanti. Itu pertandingan yang menuntut fokus.”

“Kami kecewa, tapi mulai besok harus sepenuhnya fokus pada Crystal Palace,” tandasnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Quique Setien: Barcelona Dahulukan La Liga Baru Liga Champions

Published

on

By

Pelatih Barcelona Quique Setien (tengah) memberi isyarat saat menghadapi Atletico Madrid pada pertandingan La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa (30/6/2020). Barcelona bermain imbang 2-2 melawan Atletico Madrid. (AP Photo/Joan Monfort)

Finroll.com, Jakarta – Pelatih Barcelona, Quique Setien, menyebut timnya mendahulukan La Liga sebelum fokus berlaga di Liga Champions. Menurut Setien, saat ini mengejar perolehan poin Real Madrid di klasemen jauh lebih penting.

El Barca menghadapi jalan terjal dalam usaha mewujudkan mimpi menjuarai Liga Champions musim ini. Ada beberapa laga sulit yang sudah menanti Lionel Messi dkk.

Pertama-tama, Los Cules masih harus menjamu Napoli pada duel lanjutan leg kedua 16 besar. Mereka hanya bisa bermain imbang 1-1 pada leg pertama, yang artinya kesempatan masih terbuka untuk kedua tim.

Setelahnya, andai berhasil menang, Barcelona bakal menghadapi pemenang duel Bayern Munchen kontra Chelsea pada perempat final. Pertandingan ini pun bakal sangat sulit, terlebih jika harus menghadapi Die Bayern.

Nahasnya, Barca sedang tidak dalam level terbaiknya sejak sepak bola digulirkan kembali. Apa kata sang pelatih, Quique Setien, soal tantangan di Liga Champions musim ini?

Setien tahu ada hubungan unik antara Barcelona dengan trofi Liga Champions, beberapa tahun terakhir kompetisi itu hanya menyisakan kenangan buruk.

Di sisi lain, Setien bisa memberikan sentuhan berbeda. Dia tidak ada di sana ketika Barca dipermalukan AS Roma atau Liverpool. Oleh karena itu, pelatih asal Spanyol tersebut percaya skuatnya bisa melewati rintangan pertama, yakni Napoli.

“Saya tidak punya banyak ekspektasi pada undian lain. Saya kira yang paling penting adalah fokus pada Napoli, itulah kuncinya,” buka Setien kepada SPORT.

Barcelona tahu bakal bermain di kandang, saya kira itu sesuatu yang adil,” lanjutnya.

Fokus di La Liga

Memang undian duel fase gugur, Jumat (10/7/2020) sore WIB, terbilang menarik. Barcelona bisa menghadapi Real Madrid andai kedua tim lolos sampai ke semifinal. Namun, Setien menegaskan yang terpenting tetaplah pertandingan di depan mereka.

“Undian yang lain bagus untuk informasi, untuk menganalisis sejumlah calon lawan. Namun, yang terpenting adalah fokus pada pertandingan besok (vs Valladolid) sangat penting untuk menang, untuk tetap mengejar (Madrid),” sambung Setien.

“Lalu setelahnya ada pertandingan kontra Napoli yang krusial. Ketika momen itu tiba, kami akan siap, tapi sekarang kami fokus ke La Liga. Kami harus menjaga peluang kami, menang, dan mencoba jadi juara,” tuturnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Selain ke Juventus, Peluang Sandro Tonali Gabung Inter Milan Juga Besar

Published

on

By

Sandro Tonali masuk radar Juventus. (AFP/Timo Aalto)

Finroll.com, Jakarta – Agen Sandro Tonali, Beppe Bozzo, menyebut Inter Milan tidak tertinggal dalam perburuan Sandro Tonali, gelandang Sampdoria. Persaingan dengan Juventus diakuinya cukup berimbang.

Sandro Tonali merupakan gelandang masa depan Italia. Pemain yang digadang-gadang sebagai The Next Andrea Pirlo itu sering dikait-kaitkan dengan Juventus.

Kendati demikian, Inter Milan juga punya peluang besar dalam mendapatkan Sandro Tonali. Beppe juga mengklaim kliennya cenderung lebih suka bergabung dengan Nerazzurri.

“Inter Milan sudah lama menempel Juventus dalam persaingan ini. Saya rasa sekarang memang tidak jauh,” kata Beppe.

“Menurut pandangan saya, Inter tidak tertinggal dari Juventus. Kaitannya dengan persaingan merebut Sandro Tonali, Giuseppe Marotta dan Ausilio sudah melakukan yang terbaik musim panas tahun lalu dan musim dingin Januari kemarin.”

Juventus tidak sedigdaya itu kok dalam hal belanja pemain. Sekarang ini mereka punya banyak rival dalam manuver transfer,” ujarnya lagi.

Selevel Modric

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Beppe Bozzo mengklaim, kualitas kliennya itu memang bukan ‘kaleng-kaleng’. Ia bahkan menyamai Sandro Tonali dengan gelandang Real Madrid, Luka Modric.

“Tonali adalah pemain yang unik karena dia terlahir hebat,” ujar Beppe mempromosikan kliennya.

“Dia punya segalanya, dia cerdas, dia sadar ada tanggung jawab besar, makanya tidak heran kalau dia bisa bermain brilian di atas lapangan.”

“Faktor-faktor tadi bakal menjadikannya seorang juara. Anda tidak akan bisa menjadi Modric kalau Anda bukan pemain cerdas, kan?” katanya memungkasi. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending