Connect with us

Sepakbola

Jalan Berat Liverpool di Fase Grup Liga Champions

Published

on


Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-34, Liverpool Hajar Chelsea 2-0

Finroll.com – Berstatus juara bertahan, Liverpool jadi salah satu unggulan teratas Liga Champions 2019/2020. Tapi dari fase grup jalan berat mungkin akan mengadang mereka.

Liverpool ditempatkan pada Pot 1 dalam drawing Liga Champions yang akan dilangsungkan Kamis (29/8/2019) malam WIB. Berbagi tempat dengan The Reds di pot para unggulan tersebut adalah Chelsea, Barcelona, Manchester City, Juventus, Bayern Munich, Paris Saint Germain, dan Zenit St Petersburg.

Di fase grup, klub dari negara yang sama tidak akan saling berhadapan. Itu artinya The Reds tidak akan berhadapan dengan Tottenham (pot 2).

Tapi Liverpool punya potensi bertemu dengan klub-klub raksasa Eropa lainnya yang tersebar di pot 2, 3, atau 4.

Anak didik Juergen Klopp bisa dipertemukan dengan Real Madrid atau Atletico Madrid yang berkumpul di pot 2.

Dari pot 3, ada Inter Milan yang bisa mengancam. Setelah melakukan belanja bear plus mendatangkan Antonio Conte, Nerazzurri sangat layak diperhitungkan di Liga Champions musim ini.

Pot 4 yang berisi klub-klub paling tidak diunggulkan pun masih mungkin menghadirkan lawan menyulitkan. Itu akan terjadi jika The Reds ternyata harus berbagi grup dengan Lokomotif Moscow. Perjalanan panjang ke Russia akan memberatkan Mohamed Salah dkk.

Tapi Liverpool mungkin juga dinaungi nasib baik dan dipertemukan dengan tim-tim yang relatif lebih lemah. Dari Pot 2, ada Benfica yang mungkin sangat diharapkan Liverpudlian untuk jadi salah satu lawan di fase grup.

Sementara dari Pot 3 ada Club Brugge yang bisa dianggap sebagai lawan paling lemah. Wakil Belgia itu berada di fase grup via jalur playoff.

Terakhir, dari Pot 4 ada Slavia Praha yang diprediksi tak akan bisa berbuat banyak di hadapan Liverpool.

Skenario Grup Negara Liverpool
Liverpool
Real Madrid
Inter Milan
Lokomotif Moscow

Skenario Ringan Liverpool di Fase Grup
Liverpool
Benfica
Club Brugge
Slavia Praha

Sepakbola

Dortmund vs Munchen Duel Pemain Kunci di Liga Jerman

Published

on

Finroll – Jakarta, Pertandingan Borussia Dortmund vs Bayern Munchen bakal menghadirkan perjumpaan tak terelakkan bagi pemain-pemain kunci kedua klub.

Die Borussen bakal berupaya meraih tiga poin di kandang demi memangkas jarak dengan Munchen sekaligus menjauh dari RB Leipzig. Sebaliknya Die Rotten tak mau terpeleset ketika bermain di Stadion Westfallen guna melanjutkan dominasi.

Pelatih Lucien Favre dan Hansi Flick tak bisa memainkan seluruh pemain andalan, namun kedalaman skuat bisa menenangkan keduanya dan tetap berharap poin maksimal pada pekan ke-28.

Berikut duel pemain kunci dalam laga Dortmund vs Munchen yang bakal mempertemukan nama-nama tenar

1. Roman Burki dan Manuel Neuer

Roman Burki menjadi salah satu pilar Dortmund dalam lima musim terakhir. Penjaga gawang asal Swiss ini sudah menunjukkan keandalan di bawah mistar dan membuat Dortmund menjadi salah satu tim kokoh di lini belakang.

Munich's goal keeper Manuel Neuer enters the stadium prior to the German Bundesliga soccer match between Bayern Munich and Eintracht Frankfurt in Munich, Germany, Saturday, May 23, 2020. (Andreas Gebert/pool via AP)
Manuel Neuer masih menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar gawang Bayern Munchen. (Andreas Gebert/pool via AP)

Di sisi seberang, Manuel Neuer, yang baru menandatangani perpanjangan kontrak dengan Munchen akan menjadi tembok bagi tuan rumah. Tak hanya bermodal nama besar, Neuer pun menunjukkan masih piawai kendati kian menua.

2. Mats Hummels dan David Alaba

Pernah menjadi bagian Bayern Munchen, bisa menjadi keuntungan bagi Mats Hummels membaca serangan-serangan tim tamu. Pengalaman Hummels di laga-laga besar juga akan menjadi penopang pertahanan Dortmund.

Menghadapi kecepatan dari penyerang-penyerang tuan rumah akan menjadi ujian bagi David Alaba. Tak hanya bisa menentukan kerapatan pertahanan, pemain asal Austria ini bisa turut berperan dalam melancarkan serangan balik.

3. Jadon Sancho dan Thomas Muller

Kreativitas di lini tengah bakal menjadi kunci kemenangan. Di Dortmund, Sancho memegang peranan tersebut. Usia muda bukan halangan bagi Sancho memegang peranan vital tim Kuning Hitam dengan mengoptimalkan sayap.

Thomas Muller pernah menjadi andalan di depan, namun kini tugasnya berubah. Kemampuan menyediakan umpan di waktu dan posisi yang tepat kerap menguntungkan rekan-rekannya untuk membobol gawang lawan.

4. Erling Haaland dan Robert Lewandowski

Erling Haaland adalah sensasi baru sepak bola Eropa. Produktivitasnya membuat Haaland dielu-elukan sebagai bintang baru Dortmund yang mendukung keberadaan Sancho, Thorgan Hazard, Raphael Guerreiro, dan Achraf Hakimi.

Kedatangan Haaland tak membuat Robert Lewandowski kehilangan panggung. Bintang senior Bundesliga itu tetap menjadi pemain berbahaya bagi kesebelasan manapun lantaran kemahiran menyelesaikan peluang.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Minta Lautaro Martinez Segera Gabung Barcelona

Published

on

Finroll – Jakarta, Megabintang sepak bola Lionel Messi diklaim meminta penyerang Inter Milan Lautaro Martinez segera bergabung dengan Barcelona untuk musim depan.

Barcelona masih mencari pemain yang cocok dengan Messi sekaligus pengganti Luis Suarez. Salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Blaugrana adalah, Lautaro Martinez.

Rumor Martinez ini diperkirakan bakal alot, karena Inter tidak ingin melepas bintangnya dengan harga murah. Akan tetapi, peluang Matinez ke Barcelona terbuka lebar setelah Messi diklaim menginginkan pemain asal Argentina itu pindah ke Camp Nou.

Keinginan Messi bermain dengan Martinez diungkapkan Presiden Racing Club Avellaneda, Adrian Ruben Fernandez.

“Messi memanggilnya, dan ingin dia [Martinez] segera di sampingnya. Saya tidak ragu,” ucap Fernandez kepada Sport.

“Untuk alsan itu, kesepakatan merekrutnya hampir tiba. Saya tahu segalanya akan berjalan baik di Barcelona, dan Lautaro akan jadi pengganti yang sangat baik bagi Suarez,” kata Fernandez menambahkan.

Fernandez yakin Martinez memiliki banyak kesamaan dengan Suarez yang dianggap sebagai penyerang lengkap. Mulai dari dribel yang baik, piawai mencetak gol, hingga bisa menjaga bola.

“Dia adalah pewaris yang ideal. Terima kasih kepada Barcelona, dia akan terus berkembang sebagai pemain dan juga laki-laki,” tutur Fernandez.

Selain sama dengan Suarez, Martinez juga disebut mirip dengan striker Manchester City, Sergio Aguero. Fernandez optimistis Martinez bisa memiliki karier yang bagus seperti Aguero.

“Saya bahkan akan mengatakan Lautaro lebih bagus di udara dan jauh lebih baik dengan kaki kirinya. Tetapi dia harus membuktikannya dengan waktu. Saya harap dia bisa,” ujar Fernandez.

Sumber : CNN Indonesia

 

Continue Reading

Sepakbola

Coutinho Disebut Gagal di Barcelona Karena Messi

Published

on

Finroll – Jakarta, Mantan pemain Barcelona, Ronald de Boer menilai kegagalan Philippe Coutinho di Blaugrana lantaran kehadiran Lionel Messi yang sangat dominan dalam permainan tim.

De Boer menganggap Coutinho tidak lagi memiliki keleluasaan memegang dan mengendalikan bola saat ada di Barcelona. Hal itu berbeda jauh ketika ia tampil di Liverpool.

“Saya rasa Coutinho adalah tipe pemain yang selalu mendapatkan bola. Setiap bola selalu melewati dirinya ketika ia berada di Liverpool.”

“Dia mungkin bekerja lebih ringan, karena hal itu yang dilakukan Messi di Barcelona,” ujar De Boer kepada talksport, dikutip dari Express.

Kehadiran Coutinho di Barcelona awalnya diharapkan bisa memperkaya variasi serangan Barcelona. Namun hal tersebut ternyata tidak berjalan semulus rencana.

Barcelona's Argentine forward Lionel Messi scores a penalty during the Spanish league football match between FC Barcelona and Real Sociedad at the Camp Nou stadium in Barcelona on March 7, 2020. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Philippe Coutinho sulit berkembang di Barcelona lantaran kehadiran Lionel Messi yang juga dominan dalam penguasaan bola. (AFP/LLUIS GENE)

“Barcelona berusaha beradaptasi namun bila sebuah tim beradaptasi dengan dua pemain seperti itu [Coutinho dan Messi], hal itu tentu sulit.”

“Saya rasa Coutinho adalah pemain yang luar biasa namun terkadang dia tidak cocok jadi kepingan puzzle. Mungkin dia akan sukses dan jadi kepingan sempurna di klub lain,” kata De Boer.

Meski gagal di Barcelona, De Boer tak mau menganggap Coutinho sebagai pemain gagal.

“Bukan berarti dia pemain yang buruk. Tak bisa bermain dengan baik di Barcelona tidak berarti dia bukan termasuk pemain yang hebat.”

“Terkadang permainan seorang pemain tidak cocok dengan sebuah tim dan terkadang ada ketidakberuntungan. Messi ada di sana dengan peran yang kamu miliki sebelumnya dan kamu harus memainkan peran lain yang tak cocok denganmu,” ucap De Boer.

Barcelona memiliki hasrat besar saat memburu Coutinho. Setelah sempat gagal, operasi Barcelona akhirnya berhasil di awal 2018.

Namun begitu Barcelona telah mendapatkan Coutinho, pemain asal Brasil itu ternyata tidak mampu masuk dalam sistem permainan Barcelona. Barcelona bahkan rela meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini dan bertekad melepas Coutinho musim depan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending