Connect with us

Sepakbola

Javier Mascherano Percaya Lionel Messi Tidak Bakal Cepat Gantung Sepatu

Published

on


Lionel Messi dan Javier Mascherano (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Bintang Barcelona, Lionel Messi, kini sudah berusia 32 tahun dan selayaknya seorang penyerang dalam sepak bola, masa pensiunnya dari lapangan hijau akan makin dekat. Namun, eks rekan setim Barcelona sekaligus kompatriot Messi, Javier Mascherano, merasa sangat yakin Messi tidak akan gantung sepatu dalam waktu dekat.

Sebagai pemain yang layak disebut sebagai pemain terbaik dunia saat ini, dengan enam gelar Ballon d’Or, tentu Messi merupakan harta karun sepak bola dunia. Namun, kini usia Messi sudah 32 tahun, di mana normalnya pemain sepak bola sudah memasuki fase-fase akhir dalam kariernya.

Hal tersebut tak bisa dipungkiri memicu pendapat banyak pecinta sepak bola, terutama penggemar Lionel Messi. Banyak yang berharap pemain asal Argentina itu bisa berkarier lebih lama, setidaknya sedikit lebih lama ketimbang pemain sepak bola pada umumnya.

Javier Mascherano, yang pernah bermain bersama Messi baik di Barcelona maupun Timnas Argentina, juga punya pandangan serupa. Menurutnya, permainan luar biasa yang diperlihatkan Messi selama ini akan membantunya berkarier lebih panjang di lapangan hijau.

“Leo akan bermain sampai kapanpun dia mau. Pemahaman bahwa Leo telah memberikan permainan unik, itu memberikan Anda potensi untuk bermain sampai usia berapapun,” ujar Mascherano kepada TyC Sports.

“Untuk alasan ini, tidak begitu tergantung kepada atribut fisik Anda karena pemahaman terletak di dalam kepala. Kami semua tahu apa yang akan dilakukannya di lapangan. Namun, dia selalu berakhir dengan terlepas bebas. Itu adalah hal yang gila, dia menguasai permainan,” lanjut mantan pemain Barcelona itu.

Tentang Pergantian Pelatih Barcelona

Dalam kesempatan yang sama, Mascherano juga bicara soal pergantian sosok di kursi kepelatihan Barcelona. Ernesto Valverde baru saja dipecat oleh manajemen klub dan digantikan oleh Quique Setien.

Mascharano bisa mendeteksi kesulitan yang sedang dialami Barcelona saat ini. Sebab mengganti pelatih di tengah musim bukan hal yang mudah menurutnya. Namun, keyakinan timnya akan tetap bersaing di papan atas.

“Sulit untuk melihat Barcelona menggusur pelatihnya pada pertengahan musim. Ini adalah tantangan lain untuk tim, kelompok, guna mengubah situasi. Namun, ini semua tergantung kepada mereka,” ujarnya.

Barcelona baru saja tergeser dari puncak klasemen La Liga. Blaugrana harus menyerahkan puncak klasemen kepada Real Madrid setelah kalah 0-2 dari Valencia, sementara sang rival menang 1-0 atas Real Valladolid.

Sumber: AS

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 29/1/2020)

Sepakbola

Musim Depan, Serie A Akan Terapkan Sistem VAR Seperti pada Piala Dunia 2018

Published

on

By

Wasit Nestor Pitana memeriksa VAR pada laga Copa America 2019 antara Brasil dan Bolivia. (AFP/Pedro Ugarte)

Finroll.com, Jakarta – Serie A musim 2020-2021 tetap akan menggunakan teknologi VAR. Bedanya, penerapan sistemnya mundur dua tahun, yakni sama seperti Piala Dunia 2018.

FIGC, PSSI-nya Italia, bersama AIA mengonfirmasi bahwa Serie A akan menerapkan ruangan VAR yang terpusat. Nantinya akan ada satu booth VAR, antara di dalam atau di luar stadion.

Ruangan VAR terpusat akan diletakkan di Coverciano, markas latihan Timnas Italia, tempat di mana Gli Azzurri menyiapkan laga internasional, pelatih-pelatih mendapatkan lisensi, dan wasit menjalani kursus.

Sejauh ini memang ruangan tersebut sudah ada untuk membantu wasit mengoperasikan VAR, tapi musim depan, semua itu akan terpusat.

Wasit Serie A tetap akan bisa menyimak setiap insiden yang berpotensi membuat wasit keliru mengeluarkan keputusan lewat booth, tetapi pada praktiknya, mereka akan berkomunikasi melalui VAR Hub.

Sering Menuai Kontroversi

Wasit Jerman, Deniz Aytekin, mengecek layar VAR (Video Assistant Referee) pada laga persahabatan antara Inggris versus Italia di London, 27 Maret 2018. (AFP/Ian Kington)

Kompetisi sepakbola di Eropa kini sudah mulai menggunakan Video Assistant Referee (VAR). Ini adalah asisten wasit sepakbola yang bertugas meninjau keputusan wasit kepala dengan melihat rekaman video instan

Seperti diketahui, VAR sudah banyak digunakan di berbagai kompetisi. Di Serie A dan La Liga, teknologi itu sudah diterapkan. Demikian juga di Bundesliga serta di Liga Champions.

Kini, alat ini telah menjadi pokok pembicaraan sepanjang musim 2019-20 di Liga Premier. Pasalnya, hampir setiap gameweek menampilkan setidaknya satu atau dua putusan kontroversial dari VAR. Dan, ini terkadang membuat pendukung klub kecewa dan marah.

Terkait dengan itu, pejabat Liga Premier yang sekarang lebih akrab dengan sistem – mungkin saatnya untuk berpikir ulang lagi. Sejak awal 2020, semakin banyak keputusan VAR yang dipertanyakan, beberapa bahkan lebih membingungkan daripada yang terburuk di 2019.(bola.com)

Sumber: Football Italia

Continue Reading

Sepakbola

5 Fakta Menarik Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Published

on

By

Keberhasilan Persebaya Surabaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020 diiringi lima fakta menarik. Persebaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020 setelah menang 4-1 atas Persija Jakarta dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (20/2) sore WIB.

FINROLL.COM — Gol Oktafianus Fernando sempat disamakan Marko Simic. Persebaya kemudian mencetak tiga gol pada babak kedua melalui Makan Konate, Ricky Kambuaya, dan Mahmoud Eid.

Kesuksesan dalam ajang pramusim kali ini dapat menjadi modal bagi Bajul Ijo menjalani laga Liga 1 2020 yang akan dimulai pada 29 Februari.

Berikut lima fakta menarik Persebaya juara Piala Gubernur Jatim 2020:

1. Persebaya sudah meraih dua gelar juara di ajang Piala Gubernur Jatim. Sebelum tahun 2020, skuat yang memiliki ciri khas warna hijau itu sudah pernah meraih gelar juara pada 2006.

2. Uston Nawawi yang pada 2006 turut mengantar Persebaya menjadi juara Piala Gubernur Jatim sebagai pemain, tahun ini kembali naik podium dengan status sebagai asisten pelatih.

3. Persebaya menjadi kesebelasan tersubur dalam penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim 2020. Dalam lima laga, anak asuh Aji Santoso mencetak 15 gol.

Fakta Menarik Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

4. Satu kekalahan menodai keberhasilan Persebaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020. David Da Silva dan kawan-kawan takluk 0-1 dari Bhayangkara FC dalam laga kedua fase grup.

5. Selama penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya mencetak 15 gol yang disarangkan 10 pemain. David Da Silva dan Makan Konate tercatat sebagai pemain tersubur Persebaya dengan tiga gol. (CNN INDONESIA)

Continue Reading

Sepakbola

Hasil Liga Champions: Atalanta Hancurkan Valencia

Published

on

By

Atalanta berhasil menaklukkan Valencia dengan skor telak 4-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Milan, Rabu (19/2). Atalanta berhasil memimpin 1-0 saat pertandingan baru berjalan 16 menit. Gol Atalanta dipersembahkan oleh gelandang mereka, Hans Hateboer.

FINROLL.COM — Hateboer sukses menggetarkan gawang Valencia usai menerima umpan dari Alejandro Gomez yang mengarah tepat pada dirinya di depan gawang.

Setelah gol tersebut, kepercayaan diri Atalanta makin meningkat. Mereka terus menekan Valencia yang tengah dilanda krisis pemain. Atalanta terus menekan Valencia sedangkan tim asal Spanyol itu belum mampu melepaskan tembakan ke gawang.

Tiga menit jelang babak pertama bubar, Josip Ilicic menggandakan keunggulan Atalanta. Menerima sodoran bola dari Mario Pasalic, Ilicic melepaskan tendangan keras kaki kanan. Bola sudah bisa ditepis kiper Valencia, Jaume tetapi tetap meluncur deras ke dalam gawang.
Hasil Liga Champions: Atalanta Hancurkan ValenciaAtalanta tampil gemilang di leg pertama 16 besar Liga Champions. (AP Photo/Antonio Calanni)

Unggul 2-0 di babak pertama membuat Atalanta makin percaya diri. Terbukti, Atalanta mampu mendapatkan dua gol tambahan di 20 menit pertama babak kedua. Gol ketiga Atalanta dipersembahkan oleh Remo Freuler.

Gol Freuler tercipta dengan indah. Freuler melepaskan tendangan ke arah tiang jauh yang membuat Jaume tak berdaya dan tak mampu bereaksi. Hatebour kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63.

Hateboer lepas dari kawalan lini belakang Valencia dan berlari di sisi kiri pertahanan Valencia. Hatebour lalu melepaskan tendangan keras yang menggetarkan gawang Valencia.

Tiga menit berselang, kesalahan lini belakang Atalanta dalam mengoper bola membuat Denis Cherysev mendapat bola. Pemain yang baru masuk di babak kedua itu kemudian melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Pierluigi Gollini.

Setelah momen tersebut, kedua tim masih bertekad untuk mencari gol tambahan sebagai bekal menghadapi leg kedua. Namun skor 4-1 untuk Atalanta bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Pemain

Atalanta (3-4-1-2)

Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Mattia Caldara (Duvan Zapata 75), Jose Luis Palomino; Hans Hateboer, Marten de Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Mario Pasalic; Josip Ilicic, Alejandro Gomez (Ruslan Malinovsky 81)

Valencia (4-4-2)

Jaume; Daniel Wass, Mouchtar Diakhaby, Eliaquim Mangala, Jose Gaya; Ferran Torres, Daniel Parejo, Geoffrey Kondogbia, Carlos Soler; Gonaclo Guedes (Denis Cheryshev 64), Maximilliano Gomez (Kevin Gameiro 73) (CNN INDONESIA)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending