Connect with us

Science & Technology

JD.com Sukses Lakukan Uji Coba Pengiriman Barang Lewat Drone

Published

on


Drone

JD.com, mengklaim sukses melakukan uji coba penerbangan drone untuk pengiriman barang secara resmi dan pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia.

Finroll.com – Kesuksesan uji coba ini berhasil membuka pintu bagi penggunaan drone komersial di masa depan di wilayah Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Penerbangan uji coba tersebut berlangsung pada 8 Januari 2019 lalu, di kawasan Jawa Barat, Indonesia, rute terbang drone tersebut terbang dari Desa Jagabita, Parung Panjang, Bogor ke Sekolah Dasar MIS Nurul Falah Leles dengan tujuan mengirimkan tas ransel dan buku-buku kepada para siswa.

Barang-barang yang dikirim dengan menggunakan drone tersebut adalah sebagian dari donasi peralatan sekolah yang lebih besar dari JD.com ke sekolah tersebut.

Uji coba pengiriman barang dengan drone itu disebut menggunakan JDrone seri Y3, yang mampu membawa muatan hingga 10 kg dan menempuh jarak sepanjang 10 km per charge dengan kecepatan maksimum 72 km per jam.

Drone

Di Indonesia sendiri, JD.com bermitra secara joint venture dengan perusahaan e-commerce, JD.ID, yang sudah memulai operasi e-commerce di Indonesia sejak 2016.

Mengingat fakta bahwa negara ini terdiri dari banyak pulau, penerapan drone untuk penggunaan reguler dalam pengiriman e-dagang serta layanan terkait logistik lainnya akan memungkinkan warga di Indonesia untuk menikmati layanan yang lebih efisien dan andal serta membantu JD.ID mewujudkan cita-citanya untuk dapat mengirimkan 85 persen pesanan pada hari yang sama atau keesokan harinya.

“Kami sangat bangga dan senang sekali JD.ID bisa menjadi bagian dari peristiwa bersejarah di Indonesia dalam bidang lompatan dan pencapaian teknologi dengan dilakukannya uji terbang drone untuk yang pertama kalinya oleh sebuah perusahaan swasta,” ujar CEO JD.ID, Zhang Li dalam keterangan persnya, Rabu (23/1).

Inisiatif ini mendapatkan sambutan yang hangat dari pemerintah yang dilanjutkan dengan diskusi dan berbagai kepengurusan perizinan yang dibutuhkan sepanjang tahun 2018. Persiapan penerbangan uji coba kemudian dilanjutkan dengan diskusi teknis bersama Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara dan TNI AU pada akhir tahun 2018.

Advertisement

Science & Technology

Instagram ‘Haramkan’ Pengguna di Bawah 13 Tahun

Published

on

By

Instagram resmi membatasi usia pengguna setidaknya berusia minimum 13 tahun. Langkah ini untuk meng-counter kabar platform jejaring sosial Instagram tempat tidak aman untuk anak remaja.

Facebook menerapkan pengetatan pada usia pengguna Instagram sesuai kebijakan peraturan Amerika Serikat dalam bermedia sosial yang mengharuskan pengguna setidaknya berusia 13 tahun.

“Mendata informasi pembuat akun mencegah orang di bawah umur bergabung dengan Instagram, membantu kami [Instagram] menjaga anak-anak lebih aman dan nantinya hanya orang-orang yang usianya pantas menggunakan Instagram,” kata perusahaan dilansir AFP, Kamis (5/12).

Dalam laporan Instagram, pihaknya mengklaim langkah ini demi menciptakan “pengalaman yang sesuai usia dan lebih aman” dalam bermedia sosial.

Instagram tidak akan menampilkan usia pemilik akun yang mudah terlihat oleh orang lain, tetapi pengguna dapat melihatnya di bagian informasi pribadi akun mereka.

Pengguna yang menghubungkan akun Facebook ke akun Instagram, maka Instagram akan menambahkan tanggal lahir yang terdapat di profil Facebook.

“Informasi ini bukan informasi umum dan hanya pengguna yang dapat melihatnya ketika melihat informasi pribadi akun mereka di Instagram,” ucap perusahaan dalam keterangan resmi.

Selanjutnya jika pengguna mengedit tanggal lahir di Facebook, praktis tanggal lahir di Instagram akan ikut berubah. Jika pengguna tidak memiliki akun Facebook atau tidak menghubungkan akun Facebook dengan Instagram, pengguna dapat menambahkan atau mengedit tanggal ulang tahun mereka langsung di Instagram.

Cara tersebut untuk mendeteksi orang-orang yang memberikan informasi palsu, yang selama ini menjadi masalah serius di media sosial.

Continue Reading

Science & Technology

Peringkat Pendidikan Indonesia di bawah Malaysia dan Brunei, China yang terbaik di dunia

Published

on

Finroll.com — Indonesia berada di papan bawah peringkat pendidikan dunia 2018 yang disusun International Student Assessment (PISA). Posisi Indonesia “tertinggal” dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei.

Hari Selasa (03/12), PISA menerbitkan hasil penelitian pengetahuan murid dalam hal membaca, matematika dan ilmu pengetahuan, serta apa yang dapat mereka lakukan dengan pengetahuan tersebut.

Indonesia mendapatkan angka 371 dalam hal membaca, 379 untuk matematika dan 396 terkait dengan ilmu pengetahuan.

Sementara Malaysia mendapatkan nilai membaca sebesar 415, 440 untuk matematika dan 438 bagi sains.

Peringkat PISA yang dibuat The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Organisasi bagi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan ini mengisyaratkan kualitas pendidikan di dunia.

Pemeringkatan ini dipandang memungkinkan para pengajar dan pembuat kebijakan untuk belajar dari kebijakan dan praktik yang diterapkan di negara-negara lain.

China terbaik

PISA menempatkan China di urutan teratas dunia di semua subjek. Dengan angka membaca 555, matematika 591 dan ilmu pengetahuan 590 berdasarkan data dari empat provinsi Beijing, Shanghai, Jiangsu dan Zhejiang dengan jumlah penduduk 180 juta.

Ke empat provinsi ini dipandang sangat efektif dalam memastikan semua murid, termasuk yang memiliki keterbatasan, untuk mencapai prestasi tertinggi.

Bahkan murid yang paling termarjinalkanpun, sekitar 10%, memperlihatkan hasil yang lebih dari pada rata-rata murid di Inggris.

Estonia kekuatan baru

Finlandia dan Estonia adalah dua negara Eropa dengan kinerja terbaik.

Estonia dipandang sebagai kekuatan pendidikan terbaru di Eropa, dengan mengalahkan sejumlah ekonomi utama benua ini, termasuk Inggris.

Pada tahun 2016, Estonia berada di peringkat ketiga dalam ilmu pengetahuan, sementara Inggris di urutan ke 12. Dalam hal membaca, Estonia di urutan ke enam, jauh di atas Inggris yang di peringkat ke-22.

Pemerintah Estonia memang memprioritaskan kualitas terbaik khususnya terkait dengan pendidikan dasar.

OECD telah melakukan tes ini sejak tahun 2000, dan kebanyakan negara dengan pemasukan menengah dan tinggi ikut serta di dalamnya.

Tes PISA telah menjadi alat ukur berpengaruh terkait dengan standar pendidikan, karena memberikan perspektif yang berbeda dengan ujian nasional.

Sumber Berita : BBC

Continue Reading

Science & Technology

SEACON 2020 Segera Kembali di Gelar Februari Mendatang

Published

on

Finroll.com — Setelah sukses dalam Acara SEOCON 2019 lalu, sebagai predikat SEO Conference pertama dan terbesar di Indonesia, kini SEOCON 2020 akan kembali digelar pada 26. 27 Februari 2020 mendatang.

CEO Toffeedev Ryan Kristo Muljono mengatakan, SEOCON 2020 yang kembali digagas, lebih memperluas audience-nya hingga Asia Tenggara dengan target lebih dari 3500 Audiens/peserta. Even ini terselenggara atas kerjasama dengan Alcor Mice, Toffee Events, serta Adameve Brand Innovator,” ucap Ryan di Jakarta Rabu (27/11/2019).

Ryan mejelaskan, di hari pertama gelaran SEOCON ini akan mengadakan konferensi yang diisi oleh pakar – pakar Digital dari dalam maupun luar negeri seperti Neil Patel, salah satu pakar SEO terbaik, kemudian Jono Alderson dari Yoast, Jon Eamshaw dari Pi Datametrics, hingga Fabian Lim yang mempakan pakar SEO terkenal.

Tidak hanya itu, masih ada J C Carlos (Head SEO, Traveloka) dan Reza Putra (SE0 Lead Tokopedia, serta Ryan Kristo Muljono, pencetus SEOCON dan pendiri ToffeeDev,” jelasnya.

Pada hari kedua lanjutnya, terdapat lebih dari 12 workshop gratis untuk diikuti, menjadikan SEOCON 2020 ini berbeda dibandingkan dengan acara SEOCON sebelumnya.

Semenara CEO Lead Tokopedia Reza Putra mengatakan, SEOCON 2020 berguna untuk mengedukasi kepada para praktisi bahkan pemilik bisnis level manager, untuk mengetahui SEO itu seperti apa? dan bagaimana SEO bisa Impack Fool ke bisnis kita,” tambahnya.

Chris Adam selaku perwakilan AdamEve Brand Innovator yang turut mendukung SEOCON sebagai Official Digital Partner, mengatakan, Insight dari speakers luar negeri yang berpengalaman tentu sudah menjadi alasan yang kuat untuk tidak melewatkan acara ini, sebagai acara dengan kemasan lengkap dan holistik untuk praktisi digital.

SEOCON 2020 nantinya akan dihadiri oleh Speakers Berpengalaman dari dalam dan luar negeri. Pengalaman para Speakers yang sudah malang melintang di dunia digital tentu akan membuat perusahaan mampu mengoptimalkan keuntungan dengan mengikuti trend yang ada dan trend masa depan, sehingga keputusan perusahaan akan tepat dalam ekosistem digital, secara investasi maupun perencanaan keputusan di masa depan,” ujar Ryan.

Selain dihadiri oleh Speakers yang berpengalaman lanjut Ryan, acara ini akan dihadiri oleh banyak pelaku bisnis dari berbagai latar belakang usaha. Sudah tentu ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk menambah koneksi bisnis.

Menentukan kebijakan perusahaan terutama di dalam ekosistem digital, tentunya memerlukan perencanaan sesuai dengan trend dan forecasting pasar yang up to date, dan SEOCON adalah acara yang tepat.

SEOCON 2020 bukan hanya sekedar acara konferensi Digital Acara yang berlangsung selama 2 hari berturut-turut ini juga akan menghadirkan ekspo Digital Marketing dari berbagai perusahaan,” pungkasnya.(red)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending