Connect with us
[adrotate group="1"]

Pasar Modal

Jeda Siang Sesi I, IHSG Bergerak di Zona Merah 6.453

Published

on


Finroll.com – Jeda siang sesi I Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, Rabu (27/3). IHSG turun 16,95 poin atau (0,26%) ke level 6.453,05 .

Sembilan sektor turun. Hanya sektor aneka industri yang masih menguat tipis 0,04%. Sektor tambang mencapai penurunan terbesar, yakni 0,67%. Sektor barang konsumen turun 0,56%. Sektor manufaktur turun 0,41% dan sektor industri dasar melemah 0,33%.

Total volume transaksi bursa mencapai 8,64 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,96 triliun. Penurunan harga terjadi pada 190 saham. Ada 163 saham yang harganya naik. Sebanyak 136 saham lain bergerak mendatar.

Top losers LQ45 hingga siang ini adalah:

– PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) -4,19%
– PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -3,62%
– PT Bukit Asam Tbk (PTBA) -3,53%
– Top gainers LQ45 terdiri dari:

– PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 3,70%
– PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 1,72%
– PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 1,52%

Baca Juga: Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 667.000/Gram, Turun Goceng

Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 11,08 miliar di pasar reguler. Tapi akumulasi di seluruh pasar, asing mencetak penjualan bersih Rp 54,21 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 59,3 miliar, PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 15,2 miliar, dan PTBA Rp 14,9 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 27,8 miliar, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 27 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 26,5 miliar.

source: Kontan

Nasional

Naikkan UMP, Pengusaha Tuding Gubernur Anies Cs Mau Nyapres 2024

Published

on

FINROLL.COM – Beberapa Gubernur sudah mengambil keputusan untuk menaikkan upah minimum tahun 2021 mendatang. Namun, kebijakan tersebut mendapat kritikan dari kalangan pengusaha. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani tidak bisa memungkiri bahwa keputusan tersebut terasa seperti politis.

Meski tidak menjelaskan secara eksplisit, namun keputusan itu disebutnya mengarah seperti berkaitan dengan nama atau elektabilitas gubernur tersebut pada persiapan politik di 2024. Misalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Provinsi lain yang juga menaikkan UMP 2021 antara lain Yogyakarta, Jatim, dan Sulawesi Selatan.
Pilihan Redaksi

“Rasanya tidak (terkait) pilkada, tapi mau pilpres 2024. Seinget saya nama-nama ini adalah yang muncul di polling-polling yang akan berkompetisi di 2024, tapi tidak tahu lah saya tidak bisa menjawab itu. Tapi yang jelas ini kurang memperhatikan (situasi dunia usaha),” tuturnya dikutip Selasa (3/11).

Ia menilai kebijakan untuk menaikkan UMP 2021 tersebut kurang berdasar, terutama jika melihat kondisi dunia usaha yang sedang kesulitan. Namun, Ia tidak akan membawa keputusan tersebut ke ranah hukum, karena merupakan kewenangan Gubernur terkait.

“Kami menyayangkan karena para Gubernur ini tidak melihat kondisi yang ada. Tapi kami tidak akan melakukan gugatan,” jelasnya.

Meski tidak akan melakukan penuntutan secara hukum, namun Ia meminta kepala daerah untuk melihat kembali keputusan yang sudah ditetapkan. Hariyadi pun tidak bisa menyembunyikan rasa kekecewaannya.

“Apindo mengungkapkan kekecewaan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, DKI dan Sulawesi Selatan serta kepala-kepala daerah lain yang menetapkan tidak sesuai dengan SE Menaker tersebut. Penetapan yang tidak sesuai dengan SE Menaker seharusnya mengacu kepada PP 78/2015, yaitu dengan mendasarkan kepada peninjauan KHL bukan malah mengambil diskresi tersendiri yang tidak mendasar,” paparnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menaikkan UMP 2021 sebesar 3,27 % untuk perusahaan yang tidak terdampak COVID-19. Artinya kenaikan upah minimum 2021 di Jakarta tak berlaku mutlak, alias ada syarat dan ketentuannya.

“Kebijakan yang diambil adalah kebijakan UMP asimetris, di mana UMP 2021 ditetapkan Rp 4.416.186. Ini adalah UMP 2021. Adapun pengusaha perusahaan atau pemberi kerja yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi Covid-19, bisa menerapkan UMP yang sama dengan 2020,” ujar Anies di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020) seperti dikutip dari detikcom.

Ia mengatakan alasan kebijakan asimetris tersebut dibuat karena dampak pandemi terhadap perusahaan berbeda-beda. Menurutnya, selama pandemi ini ada perusahaan yang mengalami kontraksi, tapi ada juga yang mengalami kenaikan pendapatan.

Continue Reading

Pasar Modal

Karena Fluktuasi Rupiah IHSG Diproyeksi Kurang Bertenaga

Published

on

Finroll – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melaju di zona merah pada perdagangan Senin (20/7). Hal ini dikarenakan nilai tukar rupiah yang bergerak fluktuatif pekan lalu.

Director Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan mayoritas investor asing juga masih melakukan transaksi jual. Dengan demikian, asing tercatat jual bersih (net sell) beberapa waktu terakhir.

Mengutip RTI Infokom, rupiah ditutup melemah 0,77 persen ke level Rp14.725 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu. Jika dilihat dalam satu pekan terakhir, rupiah terkoreksi 2,08 persen.

Sementara, investor asing di seluruh pasar (all market) tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp400,68 miliar dan pasar reguler net sell Rp519,14 miliar pada Jumat lalu. Asing juga terlihat net sell sepanjang pekan lalu mencapai Rp1,13 triliun dan pasar reguler Rp1,18 triliun.

“Pergerakan IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah,” ungkap William dalam risetnya.

Ia bilang IHSG masih sulit menembus area 5.200. Diproyeksikan, indeks bergerak dalam rentang support 4.988 dan resistance 5.123.

Senada, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memprediksi IHSG bergerak di teritori negatif pada hari ini hingga empat hari ke depan. Menurutnya, indeks akan berada dalam rentang support 4.985-5.069 dan resistance 5.116-5.139 pada pekan ini.

“Pekan ini kami perkirakan IHSG berpeluang konsolidasi melemah,” ucap Hans dalam risetnya.

“Pasar saham masih akan dipengaruhi peningkatan kasus infeksi virus corona di berbagai negara bagian AS, potensi semi-lockdown, dan penundaan pembukaan ekonomi,” terang Hans.

Hans menjelaskan terdapat beberapa sentimen negatif yang berasal dari eksternal. Salah satunya soal peningkatan kasus virus corona di dunia.

Selain itu, pelaku pasar juga menanti keputusan pemerintah AS terkait stimulus fiskal baru yang akan dikucurkan di tengah pandemi virus corona. Hal ini dibutuhkan untuk memompa perekonomian di AS.

Kemudian, memanasnya hubungan AS dan China juga masih menjadi sentimen negatif untuk pasar saham. Hubungan kedua negara kembali memburuk karena AS mempermasalahkan klaim kepemilikan China terhadap sumber daya di Laut China Selatan.

“Pembahasan stimulus baru di AS akan menjadi perhatian pelaku pasar menyusul berakhirnya beberapa stimulus fiskal di AS pada 31 Juli 2020,” terang Hans.

Dari internal, Hans menambahkan pelaku pasar sedang menunggu laporan keuangan emiten periode kuartal II 2020. Jika mayoritas hasilnya negatif, maka pasar saham akan semakin melemah.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Pasar Modal

Karena Kekhawatiran Kasus Covid-19 IHSG Berpotensi Lesu

Published

on

Finroll – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada perdagangan Senin (29/6). Hal ini dikarenakan jumlah kasus infeksi covid-19 masih mengkhawatirkan.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut jumlah kasus harian virus corona yang masih tinggi menekan optimisme investor akan pemulihan perekonomian global dan dalam negeri.

“IHSG diprediksi melemah. Jumlah kasus harian covid-19 secara global yang semakin tinggi masih cukup mengkhawatirkan, sehingga perekonomian tidak akan bisa pulih dengan cepat,” katanya.

Senada, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menyebut pergerakan IHSG dibayangi sentimen negatif pasar global. Namun demikian, koreksi diprediksi terbatas.

Ia memproyeksi indeks saham bergerak di rentang support 4.850-4.877 dan resistance 4.936-4.968.

“Sentimen negatif dari pergerakan pasar dunia yang berada dalam tekanan masih membayangi pergerakan IHSG hingga saat ini,” jelasnya.

Ia memperkirakan IHSG melaju di rentang 4.789-4.971.

Dari bursa luar negeri, saham-saham utama Wall Street kompak ditutup melemah. Indeks Dow Jones terkoreksi 2,84 persen ke level 25.015, S&P 500 terjun 2,42 persen ke level 3.009, dan Nasdaq Composite turun 2,59 persen menjadi 9.757.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending