Connect with us

Sepakbola

Juara Liga Inggris, Manchester City Siap Wujudkan Sejarah Treble Domestik

Published

on


Juara Liga Inggris, Manchester City Siap Wujudkan Sejarah Treble Domestik

Finroll.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola menyatakan bahwa timnya kini berambisi untuk meraih gelar Piala FA untuk menyempurnakan prestasi treble domestik di musim ini.

City baru saja sukses mempertahankan gelar juara Premier League usai mengalahkan tuan rumah Brighton & Hove Albion dengan skor telak 4-1 dalam laga pekan terakhir musim ini, Minggu (12/5) semalam.

Sebelumnya pada Februari lalu, City berhasil memenangi trofi Carabao Cup setelah di partai final mengandaskan Chelsea lewat drama adu penalti.

City berpeluang menyempurnakan prestasi mereka di kompetisi domestik dengan raihan trofi Piala FA jika mampu mengalahkan Watford di Wembley pada akhir pekan depan.

“Sebelumnya tidak ada tim di Inggris yang bisa melakukannya. Kami memiliki kesempatan. Kami harus fokus terhadap laga ini,” ujar Guardiola seperti dikutip Goal International.

“Piala FA bukanlah gelar yang mudah diraih atau bisa melaju ke final. Kami akan pergi ke stadion yang megah di Wembley untuk memenanginya,” imbuh Pep.

Guardiola menekankan pada timnya untuk memiliki mentalitas tak pernah merasa puas. Menurutnya, hal itulah yang bisa mendorong sebuah tim untuk terus bernafsu tampil bagus.

“Para kompetitor raksasa tak pernah puas. Perasaan mereka tak pernah cukup. Di olahraga tenis, atletik, basket, golf, mereka ingin lebih dan lebih,” tutur Guardiola.

“Karena itulah gelar kedua, juara dua musim beruntun, menunjukkan hal itu. Gelar ini menunjukkan bahwa apa yang mereka sudah lakukan dengan 100 poin tak cukup. Itu bisa jadi cukup tapi kami mampu melakukannya [menjadi lebih baik]. Karena itulah kami menjadi juara,” tukasnya.

Menarik ditunggu bagaimana peta persaingan Premier League di musim depan. Para rival City tentu tak akan membiarkan sang juara bertahan kembali meraih trofi untuk ketiga kali beruntun.(bolanet)

Sepakbola

Lionel Messi Minta Lautaro Martinez Segera Gabung Barcelona

Published

on

Finroll – Jakarta, Megabintang sepak bola Lionel Messi diklaim meminta penyerang Inter Milan Lautaro Martinez segera bergabung dengan Barcelona untuk musim depan.

Barcelona masih mencari pemain yang cocok dengan Messi sekaligus pengganti Luis Suarez. Salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Blaugrana adalah, Lautaro Martinez.

Rumor Martinez ini diperkirakan bakal alot, karena Inter tidak ingin melepas bintangnya dengan harga murah. Akan tetapi, peluang Matinez ke Barcelona terbuka lebar setelah Messi diklaim menginginkan pemain asal Argentina itu pindah ke Camp Nou.

Keinginan Messi bermain dengan Martinez diungkapkan Presiden Racing Club Avellaneda, Adrian Ruben Fernandez.

“Messi memanggilnya, dan ingin dia [Martinez] segera di sampingnya. Saya tidak ragu,” ucap Fernandez kepada Sport.

“Untuk alsan itu, kesepakatan merekrutnya hampir tiba. Saya tahu segalanya akan berjalan baik di Barcelona, dan Lautaro akan jadi pengganti yang sangat baik bagi Suarez,” kata Fernandez menambahkan.

Fernandez yakin Martinez memiliki banyak kesamaan dengan Suarez yang dianggap sebagai penyerang lengkap. Mulai dari dribel yang baik, piawai mencetak gol, hingga bisa menjaga bola.

“Dia adalah pewaris yang ideal. Terima kasih kepada Barcelona, dia akan terus berkembang sebagai pemain dan juga laki-laki,” tutur Fernandez.

Selain sama dengan Suarez, Martinez juga disebut mirip dengan striker Manchester City, Sergio Aguero. Fernandez optimistis Martinez bisa memiliki karier yang bagus seperti Aguero.

“Saya bahkan akan mengatakan Lautaro lebih bagus di udara dan jauh lebih baik dengan kaki kirinya. Tetapi dia harus membuktikannya dengan waktu. Saya harap dia bisa,” ujar Fernandez.

Sumber : CNN Indonesia

 

Continue Reading

Sepakbola

Coutinho Disebut Gagal di Barcelona Karena Messi

Published

on

Finroll – Jakarta, Mantan pemain Barcelona, Ronald de Boer menilai kegagalan Philippe Coutinho di Blaugrana lantaran kehadiran Lionel Messi yang sangat dominan dalam permainan tim.

De Boer menganggap Coutinho tidak lagi memiliki keleluasaan memegang dan mengendalikan bola saat ada di Barcelona. Hal itu berbeda jauh ketika ia tampil di Liverpool.

“Saya rasa Coutinho adalah tipe pemain yang selalu mendapatkan bola. Setiap bola selalu melewati dirinya ketika ia berada di Liverpool.”

“Dia mungkin bekerja lebih ringan, karena hal itu yang dilakukan Messi di Barcelona,” ujar De Boer kepada talksport, dikutip dari Express.

Kehadiran Coutinho di Barcelona awalnya diharapkan bisa memperkaya variasi serangan Barcelona. Namun hal tersebut ternyata tidak berjalan semulus rencana.

Barcelona's Argentine forward Lionel Messi scores a penalty during the Spanish league football match between FC Barcelona and Real Sociedad at the Camp Nou stadium in Barcelona on March 7, 2020. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Philippe Coutinho sulit berkembang di Barcelona lantaran kehadiran Lionel Messi yang juga dominan dalam penguasaan bola. (AFP/LLUIS GENE)

“Barcelona berusaha beradaptasi namun bila sebuah tim beradaptasi dengan dua pemain seperti itu [Coutinho dan Messi], hal itu tentu sulit.”

“Saya rasa Coutinho adalah pemain yang luar biasa namun terkadang dia tidak cocok jadi kepingan puzzle. Mungkin dia akan sukses dan jadi kepingan sempurna di klub lain,” kata De Boer.

Meski gagal di Barcelona, De Boer tak mau menganggap Coutinho sebagai pemain gagal.

“Bukan berarti dia pemain yang buruk. Tak bisa bermain dengan baik di Barcelona tidak berarti dia bukan termasuk pemain yang hebat.”

“Terkadang permainan seorang pemain tidak cocok dengan sebuah tim dan terkadang ada ketidakberuntungan. Messi ada di sana dengan peran yang kamu miliki sebelumnya dan kamu harus memainkan peran lain yang tak cocok denganmu,” ucap De Boer.

Barcelona memiliki hasrat besar saat memburu Coutinho. Setelah sempat gagal, operasi Barcelona akhirnya berhasil di awal 2018.

Namun begitu Barcelona telah mendapatkan Coutinho, pemain asal Brasil itu ternyata tidak mampu masuk dalam sistem permainan Barcelona. Barcelona bahkan rela meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini dan bertekad melepas Coutinho musim depan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Sepakbola

Klopp Merana Terpisah dari Tim Liverpool Saat Pandemi Corona

Published

on

By

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, merasa tidak nyaman menjalani aktivitas terpisah dari Mohamed Salah dan kawan-kawan selama masa karantina di tengah pandemi virus corona.

Klopp dan anak asuhnya terhubung dengan perangkat teknologi komunikasi selama menjalani karantina di kediaman masing-masing. Sosok yang pernah menjadi bek dan striker ketika masih bermain itu menilai skuat Liverpool masih memiliki semangat kebersamaan.

Hanya saja Klopp merasa latihan dan pertemuan secara daring tidak dapat mengobati kerinduan untuk bercengkerama seperti sedia kala.

“Anak-anak dalam semangat yang bagus, secara tiba-tiba ada perasaan kehilangan akan mereka karena ini adalah kelompok yang luar biasa,” kata Klopp.

Pria yang sudah memberi satu gelar Liga Champions bagi Liverpool itu tak memungkiri begitu menikmati pertemuan menggunakan aplikasi komunikasi sebagai pengobat rindu kepada skuat The Reds.

Klopp Merana Berpisah dari Tim Liverpool Saat Pandemi CoronaJurgen Klopp terpisah dengan pemain-pemain Liverpool selama karantina pandemi virus corona. (AP Photo/Rui Vieira)

“Anda pasti ingin bersama dengan mereka, ada keinginan untuk berkumpul sedekat mungkin. Ini adalah momen terdekat kami, lebih dari sekadar bertanya, ‘Apa kabar?’ dan hal-hal seperti itu.”

“Saya bisa menerima situasi ini tetapi makin lama tidak bisa berdekatan dengan orang-orang yang kamu suka maka itu membuat sakit. Itulah situasi yang kami rasakan sekarang,” ujar Klopp dikutip dari situs resmi Liverpool.

Mantan juru latih Borussia Dortmund itu merasa bersyukur teknologi saat ini memungkinkan orang dari tempat yang jauh berbeda bisa bertatap muka.

Klopp juga mengatakan situasi begitu riuh ketika pertemuan dengan pemain terjadi karena semua saling berbicara, terlebih jika ada yang sedang berulang tahun.

Klopp Merana Berpisah dari Tim Liverpool Saat Pandemi Corona

“Ya! Situasinya benar-benar kacau karena kami bernyanyi bersama, berbeda halnya jika kami bertatap muka seperti biasa di luar ruangan. Semua terdengar mengerikan, tetapi yang penting adalah ide di balik itu semua.”

“Ketika kami mengadakan sesi pada hari itu semua yang berulang tahun sejauh ini menghargainya. Anak-anak menyukainya. Saya tidak tahu persis ada berapa bahasa yang digunakan. Di lapangan kami biasa melakukannya sebelum berlatih,” tutur Klopp.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending