Connect with us

Ragam

Juarai Denmark Terbuka 2019, Praveen Jordan Nyanyi Lagu Didi Kempot

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Otavianti, berhasil menjuarai Denmark Terbuka 2019, di Odense, Minggu (20/10/2019). Itu merupakan gelar pertama sejak mereka sejak dipasangkan pada pertengahan tahun lalu.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti naik podium tertinggi setelah mengalahkan ganda China yang menempati peringkat dua dunia, Wang Yi Lyu/ Huang Dong Ping. Pertandingan tersebut berjalan sengit hingga tiga gim.

BACA JUGA : 

Selepas pertandingan Praveen Jordan kedapatan bertingkah kocah di kamar hotelnya. Sang pemain meluapkan kegembiraaan dengan menyanyikan lagu Didi Kempot yang berjudul “Kebacut Tresno”.

Didi Kempot merupakan penyanyi yang sedang digandrungi masyarakat Indonesia lewat lagu-lagu yang menguras kepedihan hati. Ia sampai mendapat julukan The Godfather of Broken Heart.

Aksi Pravenn Jordan ini diambil oleh Tantowi Ahmad yang kemudian diunggah oleh akun fanbase @sobadminton. Tak lupa ada pesan yang tertulis dengan nada guyonan saat menonton konser yakni “goyang mangggg”.

Raihan Istimewa

Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (PBSI)

Aksi Praveen Jordan di kamar hotel dengan menyanyikan lagu The Godfather of Broken Heart seperti menjadi ungkapan kegembiraan setelah menjuarai Denmark Terbuka 2019.

Pada kejuaraan Praveen/Melati berhasil mengalahkan dua ganda terbaik dunia dari China yakni, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Kedua pasangan itu masing-masing menempati peringkat pertama dan kedua dunia.

Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong disingkirkan Praveen/Melati pada babak perempat final, Jumat (18/10/2019). Sementara Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping berhasil ditumbangkan saat partai final.(bola.com)

Advertisement

Ragam

Prabowo Disebut Bakal Perbanyak Prajurit TNI Asal Papua

Published

on

Jakarta, Finroll.com — Tim Forum Peduli Papua Maju mengatakan ke depannya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bakal memberikan porsi lebih besar kepada masyarakat asli Papua dalam perekrutan prajurit TNI. Prabowo bakal melakukan itu untuk menindaklanjuti permintaan para tokoh Papua.

Menurut keterangan anggota Tim Forum Peduli Papua Maju, Yanni, Prabowo menyampaikan itu saat dikunjungi di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (10/12).

“Terkait masukan soal peningkatan akses dalam rekruitmen TNI, Menhan akan melakukan ‘affirmative action’ terhadap orang asli Papua agar mendapat porsi lebih dalam rekrutmen anggota TNI,” tutu Yanni mengutip Antara Kamis (12/12).Yanni mengatakan Tim Forum Peduli Papua Maju sudah bicara banyak dengan Prabowo. Sejumlah aspirasi disampaikan.

Menurut Yanni, pertemuan berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Pembicaraan berlangsung santai. Semua tokoh yang terlibat pembicaraan pun diselimuti suasana keakraban.

Menurut Yanni, yang juga ketua DPD Gerindra Papua, Prabowo tahu betul karakter masyarakat Papua. Terlebih, Prabowo juga keturunan Indonesia Timur, yakni Minahasa, Sulawesi Utara dari darah sang ibu.

Prabowo sendiri berterima kasih karena para tokoh Papua telah menyampaikan aspirasi dan kondisi terkini kepadanya. Dia akan selalu membuka pintu kepada tokoh Papua yang ingin menyampaikan aspirasi.

Mantan Danjen Kopassus itu menilai masyarakat Papua memiliki karakter yang rendah hati dan suka bicara apa adanya. Oleh karena itu, dia meminta prajurit TNI untuk tidak bersikap represif.

“Saya sebagai Menhan selalu meminta prajurit TNI melakukan pendekatan kepada rakyat dengan hati bukan pendekatan represif-militeristik yang bisa mengorbankan masyarakat,” kata Prabowo.

Berikut 10 poin pemikiran Aspirasi Forum Peduli Papua Maju kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

1. Distribusi Sumber Daya Manusia Orang Asli Papua (OAP) dalam Birokrasi Pusat Pemerintahan RI termasuk penempatan OAP pada eselon tertentu di Kementerian Pertahanan RI.

2. Pemerataan dan distribusi kesejahteraan bagi Orang Asli Papua melalui subsidi kegiatan sosial ekonomi berbiaya tinggi.

3. Pengembangan Wilayah Perbatasan NKRI di Papua sebagai Pusat pertumbuhan ekonomi agar Orang Asli Papua di wilayah-wilayah perbatasan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

4. Pengembangan kota-kota bersejarah di Papua yang ikut andil dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sebagai pusat destinasi wisata sejarah seperti di Biak, Serui dan Bovendigoel.

5. Peningkatan kesadaran ketahanan Nasional di Papua dan Papua Barat dengan membentuk Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) Perwakilan Papua dan Papua Barat di Jayapura.

6. Pemulihan solidaritas nasional di Papua dalam konteks penghargaan terhadap tokoh-tokoh papua yang ikut andil dalam sejarah perjuangan kemerdekaan serta penyelesaian isu-isu HAM yang berbasis pada jaminan kesejahteraan keluarga korban pelanggaran HAM.

7. Mengendalikan secara efektif operasi militer dalam pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di beberapa wilayah konflik di Papua agar tidak berdampak kepada masyarakat sipil.

8. Membangun sarana dan prasarana transportasi darat dan udara di wilayah pegunungan yang efektif dan berkualitas sebagai bagian dari strategi membangun pertahanan nasional.

9. Meningkatkan akses Orang Asli Papua dalam rekruitmen menjadi prajurit TNI/Polri.

10. Meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI/Polri yang ditugaskan di Papua terutama di wilayah-wilayah konflik.

Tokoh Tim Forum Peduli Papua Maju yang menemui Prabowo antara lain, Petrus Yoram Mambai (Tokoh Masyarakat Saireri), Daniel Ayub Dawan (Akademisi), Otniel Sem (Tokoh Agama) Mathius Murib (Tokoh HAM Papua), Budi Projonegoro Yokhu (Tokoh Pemuda Kabupaten Jayapura), H Williem Waros Gebze (tokoh Masyarakat Imbuti-Malid Merauke), Marselino Yokomdo (Tokoh Penasehat Masyarakat Muyu Merauke), dan Simson Sonny Manoach (Tokoh Agama).

Kemudian, Benediktus Tambonop (Bupati Boven Digoel), Elisa Kambu (Bupati Asmat), Abok Busup (Bupati Yahukimo), Manuel Piter Urbinas (Wakil Bupati Raja Ampat), Nathan Pahabol (Koordinator Kabupaten Yahukimo), Apeniel Sani (Koordinator Kabupaten Intan Jaya)), Viktorianus Ohoiwatun (Koordinator Rombongan), Fachri Lahmady (Koordinator Rombongan- Tokoh Pemuda Muslim), dan Jasman Tumpu (Koordinator Muslim Asmat).

Continue Reading

Ragam

Archandra Jadi Bos PGN? Asing Sudah Borong Saham PGAS Rp 15 M

Kabar terbaru juga memberi angin segar bagi PGN. Kementerian BUMN menyebutkan akan menempatkan satu mantan wakil menteri di posisi penting perusahaan BUMN.

Published

on

Archandra Tahar Foto : Istimewa

Finroll.com, Jakarta,  – Harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terpantau bergerak flat tapi cenderung melemah pada perdagangan Selasa pagi ini (10/12/2019) di level Rp 2.140/saham. Saham PGAS sempat terkoreksi di level Rp 2.130/saham dengan nilai transaksi Rp 6,12 miliar dan volume perdagangan 2,87 juta saham.

Data perdagangan BEI mencatat, hari ini asing mulai masuk lagi di PGAS senilai Rp 112,24 juta pada pukul 10.25 WIB. Sebulan terakhir, asing sudah belanja saham PGAS sebesar Rp 15,25 miliar dan year to date net buy asing sudah mencapai Rp 802,04 miliar.

Dalam sebulan terakhir saham PGAS naik 6,47% dan year to date saham anak usaha sub-holding migas PT Pertamina (Persero) ini naik tipis 0,94%.

Dalam informasi di BEI, perusahaan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Januari 2020 dengan agenda perubahan susunan pengurus perusahaan.

Pada RUPSLB 30 Agustus silam, baru terjadi pergantian pengurus sebagai tindak lanjut dari permintaan induk holding BUMN Migas yakni Pertamina tertanggal 12 Juli 2019. Saat itu terdapat tiga posisi direksi yang diganti yakni Direktur Keuangan yang sebelumnya dijabat Said Reza Pahlevy digantikan Arie Nobelta Kaban.

Lalu Direktur‎ Komersial sebelumnya dijabat Danny Praditya digantikan oleh Dilo Seno Widagdo, mantan Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN.

Kemudian Direktur Infrastruktur dan Teknologi dijabat oleh Redy Ferryanto. Selain direksi, RUPSLB juga mengganti komisaris yaitu Mohamad Ikhsan digantikan oleh Christian H Sibiro. Adapun Direktur Utama PGN tetap dijabat Gigih Prakoso Soewarto.

Archandra Tahar

Kabar terbaru juga memberi angin segar bagi PGN. Kementerian BUMN menyebutkan akan menempatkan satu mantan wakil menteri di posisi penting perusahaan BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan ada masih ada mantan yang akan mengisi posisi di perusahaan BUMN yang akan menggelar RUPSLB dalam waktu dekat.

“Ada, ada. [Mantan] Wamen. Ada wamen [mantan] akan dapat tempat,” kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Salah satu wakil menteri yang santer namanya disebut-sebut akan mendapatkan kursi adalah mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar. Arya tak menyebutkan secara spesifik BUMN mana yang akan diisi nantinya. Namun, BUMN yang dalam waktu dekat akan melaksanakan RUPSLB adalah PGN.

Continue Reading

Ragam

Kementerian BUMN: Rudiantara Jadi Dirut Baru PLN

Rudiantara pernah menjadi Wakil Direktur Utama PLN pada 2008-2009.

Published

on

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara di acara Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia bersama Katadata mengadakan diskusi dan peluncuran buku Indonesia Menuju 5 Besar Dunia di The Ballroom Theater XXI, Jakarta Pusat (12/9).

FINROLL.com, Jakarta — Joko Widodo telah menunjuk Rudiantara menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga membenarkan kabar tersebut. Rudiantara akan mengisi posisi direktur utama yang ditinggalkan oleh Sofyan Basir.

“Yap Pak Erick juga sudah sampaikan. Pak Rudi yang terbaik,” ujarnya speperti di lancir CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Sebagai informasi, posisi direktur utama PLN saat ini memang kosong. Tugas utama direktur utama perusahaan setrum negara tersebut saat ini dipegang oleh pelaksana tugas.

Kekosongan terjadi setelah Sofyan Basir ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pembangunan PLTU Riau -1.

Sebelum dipastikan menjadi direktur utama PLN, Rudiantara merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika. Posisi menteri dipegangnya pada masa Kabinet Kerja.

Rudiantara juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama PLN.

Selama menjabat orang kedua di PLN, Rudiantara berperan besar dalam pencarian pendanaan perusahaan, terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Namun, ia mengundurkan diri pada 22 Desember 2009 lantaran merasa telah cukup berkarier di PLN dan ditawari posisi lain yang patut dipertimbangkan.

Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama PLN, Rudiantara sempat mencicipi jabatan di BUMN lain, yakni sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Gresik Persero. Manuvernya di BUMN juga kentara saat ia menjabat sebagai bos Telkomsel.

Lulusan Universitas Padjajaran itu juga pernah mengecap kursi bos Indosat selama 10-an tahun sejak 1990-an. Dari pengalamannya itu, Rudiantara lalu ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika pada 2014 lalu untuk melengkapi Kabinet Kerja Jokowi.

Sumber Berita : Tempo

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending