Connect with us

Sepakbola

Gabung Bayern Munchen, Klopp Beri Selamat pada Coutinho

Published

on


Jakarta – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, ikut memberikan selamat kepada Philippe Coutinho yang telah resmi menjadi Bayern Munchen. Menurutnya, Coutinho bisa meraih kesuksesan bersama Bayern Munchen.

Coutinho bergabung ke Bayern Munchen dengan status pinjaman dari Barcelona. Die Bavarians mengeluarkan dana sebesar 8,5 juta euro untuk biaya peminjaman selama satu musim.

Sebelumnya, Liverpool mendapatkan kesempatan untuk memulangkan Coutinho ke Anfield. Namun, Klopp mengakui kalau Liverpool tak memiliki dana untuk menebus Coutinho dari Barcelona.

“Kepindahan Coutinho ke Bayern Munchen sangat masuk akal. Ia bisa sukses di klub tersebut,” ujar Klopp.

“Kami juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan Coutinho. Namun, kami tak memiliki dana untuk memboyongnya.”

“Coutinho adalah pemain kelas dunia, saya yakin ia bisa beradaptasi dengan baik di Bayern Munchen. Mereka telah melakukan transfer yang luar biasa,” ungkap Klopp.

Liverpool melepas Coutinho pada Januari 2018 setelah pemain tersebut menuntut untuk pindah ke Barcelona. Uang dari penjualan Coutinho digunakan Liverpool untuk mendatangkan Virgil van Dijk dan Alisson Becker, yang menjadi penentu kesuksesan The Reds pada Liga Champions 2018-19.

Bayern Munchen memiliki opsi untuk menebus Coutinho pada akhir musim 2019-20. Bayern Munchen harus membayar sebesar 120 juta euro untuk bisa mempermanenkan status Coutinho.

Jurgen Klopp juga mengatakan kalau ia sempat berat untuk melepaskan Coutinho. Saat itu, ia berusaha membangun skuat Liverpool di sekitar Coutinho.

“Kami sangat berat melepasnya pada saat itu. Ia adalah pemain terbaik kami.”

“Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino dan Coutinho, coba bayangkan kekuatan lini serang Liverpool. Namun, kami tidak bisa menolak uang dari Barcelona yang nilainya fantastis. Kami bisa menutup lubang lainnya di dalam skuat.”

“Saya rasa keputusan tersebut adalah keputusan terbaik untuk semua pihak,” ungkap Klopp.

Sumber: Metro

Advertisement

Sepakbola

Lionel Messi Raih Gelar Pemain Terbaik FIFA 2019, Kalahkan Ronaldo dan Van Dijk

Published

on

By

Bintang Barcelona, Lionel Messi dinobatkan menjadi Pemain Terbaik FIFA 2019 dalam acara The Best FIFA Football Awards yang digelar di Milan, Selasa (24/9/2019) dini hari WIB.

Messi menyisihkan dua kandidat lainnya, yakni sang rival abadi yang kini memperkuat Juventus, Cristiano Ronaldo dan bek andalan Liverpool, Virgil van Dijk.

Ini merupakan penghargaan pertama bagi Messi dalam format The Best FIFA Men’s Player. Sebelumnya La Pulga sempat meraih penghargaan serupa pada 2009 silam, tapi kala itu namanya masih FIFA World Player of the Year.

Sementara ketika memakai format FIFA Ballon d’Or, Messi meraihnya sebanyak empat kali, yakni pada 2010, 2011, 20102, dan 2015 silam.

Catatan Lionel Messi

Prestasi Messi pada musim 2018-19 kemarin sejatinya tak terlalu mentereng. Pemain 32 tahun itu hanya mampu mempersembahkan gelar La Liga bagi Barcelona.

Pun demikian di level internasional. Timnas Argentina yang dikapteni Messi hanya mampu melaju hingga babak semifinal dalam ajang Copa America 2019 lalu.

Meski demikian, catatan Messi tetaplah impresif dari sisi individual. Messi sukses mencetak 36 gol dalam 34 laga di La Liga musim lalu.

Selain mengantarnya menjadi pencetak gol terbanyak alias El Pichichi keenamnya, 36 gol Messi juga membuat pemain kelahiran Rosario itu menyabet penghargaan sepatu emas Eropa, gelar ketiganya secara beruntun.

Continue Reading

Sepakbola

Lolos AFC U19 2020, Berikut Daftar 15 Tim Pesaing Timnas U-16 Indonesia

Published

on

By

Timnas U-16 Indonesia lolos ke putaran final Piala AFC U-16 2020 setelah bermain imbang 0-0 dengan Cina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 22 September 2019.

Indonesia selanjutnya berhak berlaga di putaran final yang akan berlangsung di Bahrain pada 16 September hingga 3 Oktober 2020. Nantinya tim asuhan Biam sakti itu akan bersaing dengan 15 tim lain.

Berikut daftar tim yang lolos ke putaran final Piala AFC U-16 2020:
1. Bahrain (tuan rumah)
Tampil untuk ke delapan kali, torehan terbaik runners-up (1988).
2. Tajikistan (juara grup A)
Tampil untuk keempat kali, torehan terbaik runners-up (2018).
3. India (juara grup B)
Tampil untuk kesembilan kali, torehan terbaik perempat final (2002, 2018).
4. Iran (juara grup C)
Tampil ke-12 kali, torehan terbaik juara (2008).
5. Arab Saudi (juara grup D)
Tampil ke-11 kali, torehan terbaik juara (1985, 1988).
6. Qatar (juara grup E)
Tampil ke-11 kali, torehan terbaik juara (1990).
7. Uni Emirat Arab (juara Grup F)
Tampil kedelapan kali, torehan terbaik runners-up (1990).
8. Cina (juara grup G)
Tampil ke-15 kali, torehan terbaik juara (1992, 2004).
9. Australia (juara grup H)
Tampil keenam kali, torehan terbaik semifinal (2010, 2014, 2018).
10. Korea Utara (juara grup I)
Tampil ke-12 kali, torehan terbaik juara (2010, 2014).
11. Jepang (juara grup J)
Tampil ke-16 kali, torehan terbaik juara (1994, 2006, 2018).
12. Korea Selatan (juara grup K)
Tampil ke-15 kali, torehan terbaik juara (1986, 2002).
13. Yaman (runner-up terbaik urutan pertama)
Tampil keenam kali, torehan terbaik runners-up (2002)
14. Indonesia (runner-up terbaik kedua)
Tampil ketujuh kali, torehan terbaik semifinal (1990).
15. Uzbekistan (runner-up terbaik ketiga)
Tampil ke-10 kali, torehan terbaik juara (2012).
16. Oman (runner-up terbaik keempat)
Tampil ke-11 kali, torehan terbaik juara (1996, 2000).

Continue Reading

Sepakbola

Hasil Liga Europa: MU Kalahkan Astana 1-0

Published

on

By

Manchester United tampil cukup memuaskan di hadapan pendukungnya di Old Trafford, Jumat (20/9) dini hari WIB. Di laga perdana Liga Europa menjamu wakil dari Kazakhstan, Astana, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer sukses menaklukkan tim tamu dengan skor 1-0.

Gol MU tercipta dari striker muda MU, Mason Greenwood pada menit ke-73.

MU yang gagal menembus Liga Champions musim ini menjadi salah satu wakil Inggris di Liga Europa. Menempati grup L, MU bersaing dengan Astana, Partizan, dan AZ Alkmaar.

MU sebenarnya tampil impresif sejak peluit babak pertama dimulai. Gelandang asal Brasil, Fred menggebrak lini pertahanan Astana ketika sepakan kerasnya melesat ke gawang tim tamu. Hanya saja, tendangan pemain berusia 23 tahun harus membentur tiang gawang yang dijaga Nenad Eric.

Memasuki menit ke-12, tuan rumah kembali menebar ancaman. Berawal dari sepak pojok, Marcus Rashford menyambar bola pantulan di depan gawang Astana. Namun Nenand Eric tampil piawai dengan berhasil menepis serangan tersebut.

Rashford hampir membuat publik Old Trafford bergemuruh. Pada menit ke-20, penyerang asal Inggris itu cermat memanfaatkan umpan lambung Marcos Rojo. Hanya saja, sepakannya masih terarah tepat di pelukan penjaga gawang tim tamu.

Tak ada serangan berarti dari pelawat Kazakhstan. Begitu juga efektivitas Rashford dan kawan-kawan. Hingga turun minum, tak ada gol tercipta.

Memasuki babak kedua MU makin tampil menyerang, berulang kali Rashford membuat repot barisan pertahanan Astana yang dipimpin Zarko Tomasevic. Pada 15 menit pertama di babak kedua, Rashford dan Fred berupaya mengamankan tiga poin melalui tendangan bebas, namun saya belum membuahkan hasil.

Ikhtiar tuan rumah akhirnya terjawab memasuki menit ke-73. Adalah Mason Greenwood yang menjadi pahlawan MU melalui sepakan ke tiang jauh yang tak mampu dihalau Nenand Eric. Skor 1-0.

Meski terus menyerang hingga menit akhir, MU tak mampu menggandakan keunggulan. Namun tiga poin mengantarkan skuat iblis merah nangkring di posisi pertama grup L, dengan tiga poin, usai Partizan dan AZ Alkmaar harus berbagi poin usai bermain imbang 2-2.

Susunan Pemain: Manchester United: Sergio Romero, Marcos Rojo, Axel Tuanzebe, Phil Jones, Diogo Dalot, Angel Gomes, Nemanja Matic, Fred, Tahith Chong, Mason Greenwood, Marcus Rashford.

Astana: Nenad Eric, Dmitri Shomko, Zarko Tomasevic, Yevgeny Postnikov, Antonio Rukavina, Runar Mar Sigurjonsson, Luka Simunovic, Ivan Mayewski, Marin Tomasov, Roman Murtazayev, Dorin Rotariu.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending