Connect with us

Sepakbola

Jurgen Klopp Sebut 3 Klub yang Jadi Pesaing Terberat Liverpool Musim Depan

Published

on


Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bertepuk tangan usai pertandingan melawan West Ham United pada lanjutan Liga Inggris di The London Stadium (4/2). Liverpool bermain imbang 1-1 atas West Ham. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Finroll.com, Jakarta – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mulai bersiap menatap persaingan di Premier League musim depan. Dia memprediksi ada tiga tim yang akan menjadi pesaing serius The Reds dalam pacuan juara musim 2020-2021.

Ketiga klub yang dimaksud Klopp adalah Manchester City, Manchester United, dan Chelsea. Diia meyakini ketiga tim tersebut akan menjadi lebih kuat pada musim depan.

“Ya, City akan kuat pada musim depan, United akan kuat musim depan, dan Chelsea akan lebih kuat musim depan,” kata Klopp saat ditanya apakah Manchester City akan menjadi penantang utama Liverpool pada 2020-2021, seperti dilansir Metro, Rabu (1/7/2020).

“Mereka semua akan makin kuat pada musim depan. Di antara tiga tim, jelas City tim yang luar biasa. United dalam kondisi luar biasa dan Chelsea dalam kondisi sangat bagus dan melalukan manuver bisnis yang menarik.”

“Tottenham juga tidak akan tidak tidur, Arsenal tidak akan tidur. Mereka akan datang, Leicester juga ada di sana. Kami harus memainkan 38 laga sepanjang tahu dan yang menang paling banyak akan menjadi juara liga. Kami tidak akan mempertahankan gelar pada musim depan, kami akan menyerang. Itu akan sulit,” imbuh pelatih Liverpool asal Jerman itu.

Buku Sejarah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp berbincang dengan Jordan Henderson saat pertandingan melawan Everton pada laga Premier League di Stadion Goodison Park, Minggu (21/6/2020). Laga Derbi Merseyside edisi ke-236 itu berakhir 0-0. (AP/Peter Powell)

Liverpool kembali difavoritkan bakal tampil superior pada musim depan setelah menyuguhkan performa luar biasa pada Premier League 2019-2020. Bukan hanya merebut gelar juara, Jordan Hederson dan kawan-kawan sangat dominan.

Liverpool merengkuh gelar juara saat Premier League masih menyisakan tujuh laga. The Reds saat ini juga unggul jauh atas peringkat kedua, Manchester City, dengan margin 23 poin.

Namun, Jurgen Klopp tak mau terlarut cepat puas dengan sepak terjang anak asuhnya. Dia menegaskan apa yang diraih Liverpool musim ini tak boleh membuat tim larut dalam euforia berlebihan.

“Apa yang kami capai tahun terakhir, dalam kasus ini pada pekan lalu, adalah sesuatu untuk buku sejarah,” tegas Klopp. (Bola.com)(GE)

Sepakbola

Mauricio Pochettino Tergoda Melatih Barcelona, Padahal Dulu Lebih Memilih Jadi Petani di Argentina

Published

on

By

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino merayakan kemenangan timnya 3-2 atas Ajax Amsterdam pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. (AP Photo/Peter Dejong)

Finroll.com, Jakarta –  Mauricio Pochettino mengungkapkan bahwa ia tidak menutup kemungkinan menukangi Barcelona suatu saat nanti. Ia mengatakan bahwa masa depan tak ada yang tahu.

Saat ini, Mauricio Pochettino masih berstatus tanpa klub setelah kontraknya diputus manajemen Tottenham Hotspur pada November 2019. Padahal, musim sebelumnya ia sukses membawa klub berjulukan The Lilywhites itu melenggang ke partai final Liga Champions.

Ketika masih menangani Spurs, Pochettino sebetulnya pernah diisukan bakal melatih Real Madrid atau Barcelona. Namun manajer asal Argentina itu memilih memperpanjang kontrak di Tottenham Stadium.

Jauh sebelumnya, tepatnya pada 2018, Pochettino mengatakan “Lebih baik saya jadi petani di Argentina daripada melatih Barcelona”.

Pernyataan itu diungkapkan karena kecintaannya terhadap Espanyol, klubnya ketika aktif sebagai pemain dan tim pertama di mana ia memulai karier kepelatihannya.

Kini, Pochettino justru mengatakan bahwa melatih Barcelona adalah sebuah kemungkinan. Terlebih ketika kans itu terbuka menyusul masa depan tak menentu yang dihadapi Quique Setien.

“Waktu saya bilang itu (enggan melatih Barcelona), saya ada di Barcelona dan bertemu dengan Jose Maria Bartomeu. Lokasinya di sebuah bar. Kami berbicara mengenai anak kami yang kebetulan ada di sekolah yang sama,” kata Pochettino.

“Pertemuan itu memicu rumor antara saya dengan Barcelona. Jadi waktu dia tanya saya soal melatih Barcelona, saya cuma mau memberikan penegasan saja, bahwa saya adalah manajer Tottenham Hotspur.”

“Bukannya saya mau mengecilkan Barcelona, Anda (wartawan) boleh-boleh saja membuat berita seperti itu. Espanyol yang membentuk saya, tapi saya tidak arogan. Mungkin sekarang (melatih Barcelona) mustahil, tapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi nanti,” kata Mauricio Pochettino.

Butuh Tantangan

Mantan manajer Tottenhan Hotspur, Mauricio Pochettino, mengisyaratkan bakal melatih klub di luar Premier League. Pochettino mengaku tertarik pada tantangan dan cakrawala baru di luar Inggris.

“Premier League memiliki keunggulan komersial, tetapi La Liga, Serie A, Ligue 1 dan Bundesliga juga kuat,” katanya kepada surat kabar El Pais di Spanyol.

“Saya cocok dengan Premier League, tetapi saya terbuka untuk tantangan baru dan bekerja dengan cakrawala baru dapat meningkatkan saya sebagai pelatih.”

“Orang-orang bertindak seolah-olah para pelatih menginginkan sebuah proyek, tetapi kenyataannya adalah kami hanya ingin menemukan sebuah klub dan presiden yang ide-idenya secara bertahap dapat membawa kami menuju kesuksesan.

“Ketika tawaran itu tiba, maka saya akan mengatakan ya.” (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Dua Pemain Chelsea Jadi Tumbal untuk Laga Kontra Bayern Munchen di Liga Champions

Published

on

By

Pemain Chelsea, Christian Pulisic, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga final Piala FA di Stadion Wembley, London, Sabtu (1/8/2020). Arsenal menang 2-1 atas Chelsea. (Adam Davy/Pool via AP)

Finroll.com, Jakarta – Apes benar nasib Chelsea. Setelah kalah 1-2 dari Arsenal pada babak final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020), tim berjulukan The Blues itu juga harus kehilangan dua pemainya untuk babak 16 besar Liga Champions.

Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengonfirmasi bahwa tiga pemainnya, Christian Pulisic, Cesar Azplicueta, dan Pedro Rodriguez tidak akan sembuh dalam waktu dekat. Ketiganya dibekap cedera ketika The Blues tunduk di tangan Arsenal.

Chelsea akan menantang Bayern Munchen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena pada 8 Agustus 2020. Pada pertemuan pertama, The Blues dihajar 0-3 di Stamford Bridge.

“Saya tidak tahu betul mengenai detail cedera keduanya. Tetapi saya tahu keduanya mengalami hamstring dan harus diobservasi selama beberapa hari ke depan,” kata Lampard dinukil dari Sky Sports.

“Mereka jelas tidak akan fit untuk minggu depan melawan Bayern Munchen,” jelas pelatih berusia 42 tahun tersebut.

Partai Perpisahan Pedro Rodriguez

Berbeda dengan Pulisic dan Azplicueta, Pedro mengalami diskolasi bahu. Partai melawan Arsenal pun menjadi pertandingan perpisahan bagi winger berusia 33 tahun tersebut.

Pasalnya untuk musim depan, Pedro akan bergabung dengan AS Roma setelah kontraknya bersama Chelsea rampung.

“Ini akan menjadi akhir yang mengecewakan baginya sebab melawan Arsenal akan menjadi penampilan terakhirnya dengan Chelsea,” tutur Lampard. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Demi Aubameyang, Juara Piala FA Harga Mati Arsenal

Published

on

By

Aubameyang berpotensi hengkang jika Arsenal gagal juara Piala FA. (AP/Richard Heathcote)

Finroll.com, Jakarta –  Arsenal wajib mengalahkan Chelsea untuk mengangkat trofi Piala FA di Stadion Wembley, London, Sabtu (1/8). Hal ini harus diwujudkan agar Pierre Emerick-Aubameyang tetap bersama The Gunners musim depan.

Piala FA jadi satu-satunya trofi yang bisa diraih The Gunners musim ini. Pasalnya, Arsenal sudah tersingkir di Liga Europa dan hanya finis di posisi ke-8 Liga Inggris.

Kegagalan mengangkat trofi Piala FA bisa berdampak negatif buat pemain seperti Aubameyang. Penyerang asal Gabon itu jelas tak ingin bertahan lebih lama di Stadion Emirates tanpa garansi meraih gelar dalam waktu dekat.

Dengan usianya saat ini yang menginjak 31 tahun, Aubameyang tak punya banyak waktu lagi untuk menunggu. Ia butuh tim yang bisa menggaransi minimal satu gelar tiap musimnya.

Klub yang berminat pada kemampuan Aubameyang juga nyaris tak pernah sepi. Pemain yang terikat kontrak hingga 30 Juni 2021 itu sempat dikaitkan dengan dua tim raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.

Madrid dan Barcelona saat ini berada di level yang lebih baik ketimbang Arsenal. Selain rutin bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Spanyol, Madrid dan Barcelona selalu tampil di Liga Champions.

Dua nilai plus yang jelas tidak dimiliki Arsenal. Bahkan, bisa atau tidaknya tim London Barat tampil di pentas Eropa akan bergantung pada hasil melawan Chelsea. Jika kalah, maka skuad asuhan Mikel Arteta harus melupakan keinginan bermain di pentas Liga Europa.

Kegagalan itu juga berarti tidak ada pemasukan sebesar 30 juta poundsterling karena bisa berlaga di pentas Eropa. Hal itu bisa berdampak pada perpanjangan kontrak Aubameyang yang akan habis musim depan.

Sesuai kontrak Aubameyang mendapatkan gaji 250 ribu poundsterling per pekan. Besaran gaji yang tidak kecil bagi Arsenal di tengah persoalan finansial karena dampak virus corona.

Aubameyang sendiri tetap produktif meski Arsenal kesulitan bersaing di papan atas Liga Inggris dan meraih gelar bergengsi lainnya. Ia berhasil mencetak 27 gol dari 43 pertandingan di semua ajang.

Dalam perebutan sepatu emas Liga Inggris, Aubameyang hanya berselisih satu gol dari bomber Leicester City, Jamie Vardy yang mengoleksi 23 gol dalam semusim.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending