Connect with us

Komoditi

Kementan Berpartisipasi Aktif Dalam Kegiatan Jelajah Desa Pangan

Published

on


Finroll.com — Cianjur, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mewakili Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan 1.2 ton benih padi, 2 traktor dan cultivator kepada gapoktan di desa Cijagang, Cianjur Jawa Barat dalam acara Jelajah Desa Pangan.

Dalam sambutannya Agung mengatakan, Indonesia tidak lagi sebagai importir tapi sudah menjadi eksportir pangan, meskipun masih ada beberapa komoditas belum dapat dipenuhi dari dalam negeri.

“Peran desa dalam memproduksi pangan sangat menentukan ketahanan pangan kita. Kementerian Pertanian mendorong generasi muda, mencintai pertanian dengan memanfaatkan teknologi modern dalam kegiatan pertanian dan mengembangkan pendidikan vokasi,” jelas Agung.

Acara Jelajah Desa Pangan difokuskan di Desa Cijagang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur. Acara ini merupakan kerjasama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan menggandeng Little Jeep Owner Community (LJOC), dengan tujuan mengembalikan status desa sebagai sentra produksi pertanian dan pangan, serta mengembalikan minat generasi muda terhadap pertanian. Kementerian Pertanian berpartisipasi aktif dalam acara ini.

Agung menyambut baik acara ini, karena dapat menjadi trigger dalam kegiatan pertanian ke depan, apalagi jika desa-desa sasarannya adalah desa rentan rawan pangan dan stunting.

Menurut Agung, untuk mengatasi masalah kerentanan pangan dan stunting perlu melibatkan berbagai lintas sektor, karena persoalannya komplek.

“Kedepannya, acara Jelajah Desa Pangan ini perlu menggandeng kementerian kementerian terkait seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan lainnya,” jelasnya.

Dukungan dari Kementan ini disambut antusias Ketua panitia pelaksana Jelajah Desa PanganTony Setiawan dari LJOC.

Dalam acara yang mengambil tema “Menembus Batas Menggalang Aspirasi”, Tony menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara agraris yang mestinya mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dari hasil produksi sendiri.

Oleh karena itu desa-desa diharapkan tetap menjalankan fungsinya sebagai penghasil pangan, dengan menjaga dan mempertahankan lahan pertanian untuk produksi pangan.

“Contohnya Desa Cijagang ini. Desa ini berpotensi menjadi desa wisata, karena ada objek wisata religius, sehingga harus dijaga kelestariannya dengan mengembangkan desa wisata berbasis pertanian,” ujar Tony.

Masyarakat desa sangat antusias mengikuti acara ini. “Desa kami punya lahan pertanian seluas 116 ha lahan sawah, dimana pertanaman dilakukan 3 kali setahun dengan produktivitas 6 ton per hektar.

Kami akan terus mempertahankan lahan pertanian ini sesuai fungsinya sebagai penghasil pangan,” ujar Kepala Desa Cijagang, Asep Zulkarnaen Kartadireja me jelaskan.

Konsep wisata berbasis pertanian sudah dimulai oleh Kades Cijagang, dengan membentuk replika kampung budaya sebagai histori masa lalu yang berbasis pertanian dengan mengembangkan budidaya padi organik seluas 5 hektar di sekitar kampung budaya tersebut.

“Kami akan menjadikan Desa Cijagang sebagai Desa Wisata Berbasis Pertanian, akan memproteksi lahan pertanian dan menggerakkan generasi muda untuk kembali ke pertanian,” ujar Asep.

Untuk itu, lanjut Asep, kami perlu mendapatkan dukungan pemerintah melalui program-program yang meningkatkan produktivitas masyarakat tani.

Acara ini juga dihadiri perwakilan BNI 46 sebagai mitra kerja petani dalam permodalan. Untuk kabupaten Cianjur BNI 46 sudah menyalurkan dana sebesar 63 M untuk KUR termasuk untuk pertanian kopi dan sayuran, disamping juga mendukung program kartu tani serta membina bumdes yang ada.

Kegiatan Jelajah Desa Pangan ini akan terus bergerak ke desa-desa lainnya untuk mengembalikan peran desa sebagai penyangga pangan nasional.(red)

Advertisement Valbury

Komoditi

Hari Ini 24 Juli, Harga Emas Naik ke Rp984 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam berada di level Rp984 ribu per gram pada Jumat (24/7). Posisi itu naik Rp7 ribu dari Rp977 ribu per gram pada Kamis (23/7).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp7 ribu per gram dari Rp877 ribu menjadi Rp884 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp522 ribu, 2 gram Rp1,9 juta, 3 gram Rp2,83 juta, 5 gram Rp4,7 juta, 10 gram Rp9,33 juta, 25 gram Rp23,21 juta, dan 50 gram Rp46,34 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp92,61 juta, 250 gram Rp231,26 juta, 500 gram Rp462,32 juta, dan 1 kilogram Rp924,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.883,8 per troy ons atau turun 0,33 persen. Hal yang sama juga terjadi pada harga emas di perdagangan spot yang minus 0,17 persen ke US$1.884,18 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan kenaikan harga emas akan terus terjadi hari ini. Kenaikan kasus virus corona masih memberikan sentimen positif untuk harga emas.

“Kekhawatiran pasar masih tinggi terkait isu covid-19,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Jumat (24/7).

Selain corona, kenaikan juga dipicu memanasnya hubungan Negeri Paman Sam dengan China baru-baru ini. Pasar khawatir konflik kedua negara itu akan semakin menekan ekonomi global sehingga mendorong mereka mengalihkan investasi ke aset yang lebih aman seperti emas.

“Harga emas masih berpotensi menguat hari ini dengan kisaran US$1.860 per troy ons hingga US$1.900 per troy ons,” pungkas Ariston.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Hari Ini 17 Juli, Harga Emas Turun ke Rp944 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp944 ribu per gram pada Jumat (17/7). Posisi itu turun Rp5.000 dari Rp949 ribu per gram pada Kamis (16/7).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) turun Rp4.000 per gram dari Rp849 ribu menjadi Rp844 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp504 ribu, 2 gram Rp1,83 juta, 3 gram Rp2,73 juta, 5 gram Rp4,52 juta, 10 gram Rp8,98 juta, 25 gram Rp22,33 juta, dan 50 gram Rp44,59 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp89,11 juta, 250 gram Rp222,51 juta, 500 gram Rp444,82 juta, dan 1 kilogram Rp889,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.796,4 per troy ons atau melemah 0,22 persen. Kemudian, harga emas di perdagangan spot melemah 0,01 persen ke level US$1.796,89 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas masih berpotensi menguat hari ini. Pelaku pasar masih mengincar emas di tengah kasus penularan virus corona yang masih meningkat.

“Harga emas hari ini kemungkinan masih bergerak dengan kisaran yang sama dengan beberapa hari terakhir di area US$1.790 per troy ons sampai US$1.820 per troy ons,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/7).

Selain karena peningkatan kasus virus corona, penguatan harga emas juga dipengaruhi oleh memburuknya hubungan Amerika Serikat (AS) dengan China. Kali ini AS mempermasalahkan klaim kepemilikan China terhadap sumber daya di Laut China Selatan.

Kemudian, pelaku pasar juga sedang menanti data survei terkait sentimen konsumen AS pukul 21.00 waktu setempat. Data tersebut akan mempengaruhi pergerakan harga emas.

“Data yang positif bisa menekan pergerakan harga emas,” pungkas Ariston.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Rabu 15 Juli, Harga Emas Naik ke Rp942 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di Rp942 ribu per gram pada Rabu (15/7). Posisi itu naik Rp4.000 dari Rp938 ribu per gram pada Selasa (14/7).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp5.000 per gram dari Rp836 ribu menjadi Rp841 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp501 ribu, 2 gram Rp1,82 juta, 3 gram Rp2,71 juta, 5 gram Rp4,49 juta, 10 gram Rp8,91 juta, 25 gram Rp22,16 juta, dan 50 gram Rp44,24 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,41 juta, 250 gram Rp219,76 juta, 500 gram Rp440,32 juta, dan 1 kilogram Rp882,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.812,1 per troy ons atau melemah 0,07 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot stagnan di US$1.809,32 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas di pasar internasional akan menguat lagi pada hari ini karena sentimen kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang kembali dilakukan di beberapa negara bagian AS.

Lockdown dilakukan lagi karena peningkatan jumlah kasus virus corona atau covid-19 cukup tinggi sejak kebijakan itu dilonggarkan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mencatat total sudah ada 12,96 juta kasus virus corona di dunia. Dari jumlah itu, sekitar 570 ribu diantaranya meninggal dunia.

“Meningkatnya kasus covid dikhawatirkan akan menahan laju pemulihan ekonomi. Beberapa negara mulai melakukan lockdown kembali untuk menghambat penularan,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/7).

Masalahnya, sambung Ariston, kebijakan lockdown lagi justru memberi sentimen negatif pada keyakinan pelaku pasar keuangan bahwa ekonomi bisa pulih. Sebab, aktivitas bisnis akan terhenti lagi, sehingga dikhawatirkan ekonomi justru akan jatuh lagi.

“Kekhawatiran ini mendorong pelaku pasar mencari aset aman seperti emas,” ucapnya.

Ariston memperkirakan harga emas di pasar internasional akan bergerak di kisaran US$1.795 sampai US$1.820 per troy ons pada hari ini.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending