Connect with us

Ragam

Kilau Messi dan Ronaldo Mulai Pudar di Liga Champions

Published

on


Finroll.com, Jakarta — Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan soal urusan mencetak gol di Liga Champions musim ini.

Messi dan Ronaldo sama-sama tidak mampu menempatkan namanya di papan skor. Padahal jika mengacu lawan yang dihadapi, megabintang Barcelona dan Juventus itu seharusnya bisa mencetak gol.

Messi gagal membobol gawang lawan saat Barcelona ditahan imbang tanpa gol oleh Slavia Praha di Camp Nou. Tim asal Ceko itu berstatus tim juru kunci Grup F.

Di laga tersebut, Messi terbilang cukup aktif dengan melakukan delapan usaha mencetak gol dan tiga di antaranya tetap sasaran.

Namun, hingga akhir pertandingan La Pulga tidak sekalipun bisa membobol gawang Slavia Praha. Salah satu peluang terbaik Messi setelah mengelabui beberapa pemain lawan hanya membentur mistar gawang Ondrej Kolar yang tampil gemilang malam itu.

Kegagalan itu membuat Messi tidak berhasil mengulangi torehan di matchday ketiga kontra lawan yang sama. Saat itu, satu gol Messi turut andil mengalahkan Slavia 2-1.

Sehari berselang, giliran Ronaldo yang beraksi dengan Juventus. CR7, julukan Ronaldo, bermain selama 82 menit melawan Lokomotiv Moskow tetapi tidak bisa membobol gawang lawan.

Peluang terbaik sebenarnya dimiliki Ronaldo untuk mencetak gol ke gawang Lokomotiv di awal babak pertama. Tendangan bebas pemain berusia 34 itu gagal diantisipasi kiper Guilherme dan sudah mengarah ke gawang.

Namun, gelandang Juventus Aaron Ramsey menyontek bola yang sudah berada tepat di garis gawang. Alhasil, bukan nama Ronaldo yang terpampang di papan skor melainkan nama pemain asal Wales tersebut.

Kegagalan tersebut memperpanjang catatan kurang mengesankan Messi dan Ronaldo di penyisihan grup Liga Champions musim ini. Keduanya sama-sama baru mencetak satu gol hingga matchday keempat.

Messi yang sempat diterpa cedera pada awal musim mencetak satu gol ke gawang Slavia pada matchday ketiga. Sedangkan Ronaldo mencetak satu gol saat Bianconeri mengalahkan Bayer Leverkusen 3-0, 1 Oktober lalu.

Jika digabungkan dengan jumlah gol di kompetisi domestik, Messi baru membukukan enam gol dari 10 laga. Jumlah gol yang sama juga dicatat Ronaldo tetapi dari 13 penampilan di semua ajang.

Seretnya gol Messi dan Ronaldo di Liga Champions musim ini seolah tidak mencerminkan dominasi dua megabintang sepak bola itu soal urusan mencetak gol selama 12 tahun terakhir.

Messi dan Ronaldo bergantian menyabet gelar top skor Liga Champions.

Ronaldo enam kali meraih sepatu emas musim 2007/2008, 2012/2013, 2013/2014, 2015/2016, 2016/2017, dan 2017/2018. Sedangkan Messi lima kali menyabet trofi serupa musim 2008/2009, 2009/2010, 2010/2011, 2011/2012, dan 2018/2019.

Di musim 2014/2015, Messi dan Ronaldo bersanding dengan Neymar sebagai top skor bersama. Ketiganya sama-sama menjaringkan 10 gol di musim tersebut.

Memudarnya kilau Messi dan Ronaldo memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk nangkring di puncak daftar top skor sementara.

Posisi teratas top skor saat ini ditempati penyerang Salzburg, Erling Braut Haaland. Bomber muda berusia 19 itu telah mencetak tujuh gol dari empat pertandingan.

Di bawah Haaland terdapat nama striker berpengalaman Bayern Munchen, Robert Lewandowski. Pemain asal Polandia itu mencetak satu gol saat mengalahkan Olympiakos dan kini telah menjaringkan enam gol.

Posisi ketiga dalam daftar top skor sementara ditempati bersama oleh Raheem Sterling dan Son Heung-min. Penyerang sayap Manchester City dan Tottenham Hotspur telah menjaringkan lima gol di Liga Champions.

Kendati masih minim gol, Messi dan Ronaldo masih berpeluang besar menambah pundi-pundi gol. Hal ini dikarenakan pertandingan Liga Champions baru berlangsung empat laga dan kedua pemain ini masih memiliki waktu untuk kembali tajam dan mencetak banyak gol ke gawang lawan. (CNNINDONESIA)

Advertisement Valbury

Ragam

Sempat Berlatih Sendiri, Atlet Pelatnas Atletik Olimpiade Tokyo Segera Didampingi Pelatih

Published

on

By

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Finroll.com, Jakarta – PB PASI mengalami kendala dalam menjalankan program pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, akibat pandemi virus corona. Alhasil, para atlet yang sedang berada di daerah masing-masing harus berlatih tanpa didampingi pelatih.

Hal itu terkuak setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucurkan anggaran pelatnas atletik Olimpiade sebesar Rp 6.141.700.000 dari usulan awal Rp 6.294.100.000.

Bantuan itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, didampingi Plt Ketua Umum PB PASI, Zaki Makarim, di Wisma Menpora, Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (14/7/2020) lalu.

“Zohri dan kawan-kawan selama ini latihan sendiri sejak dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa didampingi pelatihnya. Kini, kita akan tarik mereka semua ke Jakarta untuk bisa fokus dalam latihan menghadapi persiapan Olimpiade Tokyo,” ujar Zaki Makarim.

“Semua ini bisa dilakukan karena masalah anggaran dana pelatnas atletik Olimpiade teratasi dengan adanya kucuran dari Kemenpora,” kata Zaki

Satu di antara atlet pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, Lalu Muhammad Zohri, sudah menjalankan program latihan di daerah asalnya Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa didampingi pelatih, sejak Maret lalu. Kondisi tersebut terkait dengan kebijakan pemerintah sehubungan adanya pandemi COVID-19.

“PB PASI bukan membiarkan mereka menjalankan program latihan sendiri. Tetapi, kami kesulitan mengirimkan pelatih ke tempat Zohri dan kawan-kawan latihan, karena adanya kebijakan tentang larangan masyarakat daerah lain masuk ke lokasi,” ungkapnya.

Tetap Dipantau

Selama latihan mandiri di kampung halamannya, Zohri tetap dipantau pelatih pelatnas untuk lari jarak pendek, Eni Nuraeni, melalui WhatsApp dengan mewajibkan mengirimkan foto-foto latihan.

Zohri menjadi satu-satunya atlet atletik Indonesia yang sudah mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tetapi, PB PASI masih menargetkan dua atlet lagi untuk mendampinginya ke pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut, yakni Satwaturahman dan Emilia Nova.

Sapwaturahman Sanapiah merupakan atlet lompat jauh putra, sedangkan Emilia Nova merupakan atlet lari gawang 100 meter putri. Keduanya berhasil mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019 Filipina.

Sapwaturahman bahkan memecahkan rekor SEA Games dengan mencatatkan lompatan sejauh 8,03 meter. Keduanya juga menyumbangkan medali di Asian Games 2018 Jakarta. Sapwaturahman meraih perunggu dan Emilia Nova menyumbangkan perak bagi Kontingen Indonesia. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Bulutangkis

Taklukkan Shesar Hiren, Anthony Ginting Kampiun PBSI Home Tournament

Published

on

By

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament setelah di final mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito, Jumat (10/7/2020). (PBSI)

Finroll.com, Jakarta – Unggulan pertama, Anthony Sinisuka Ginting, merebut gelar juara pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Bertanding pada final di Pelatnas Cipayung, Jumat (10/7/2020), Anthony mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Tak hanya di final, Anthony Sinisuka Ginting tampil baik di semua pertandingan sepanjang Mola TV PBSI Home Tournament. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu gim pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,” ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, melalui rilis dari PBSI.

Anthony sempat tertinggal di awal gim pertama. Namun pelan-pelan ia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony bisa meredam serangan-serangan Shesar yang cukup tajam.

“Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,” ungkap Anthony.

“Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas. Dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,” beber Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar Akui Keunggulan Anthony

Meskipun tampil cemerlang di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

“Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang enggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,” ujar Anthony.

Sementara itu, Shesar mengatakan Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan, sehingga membuatnya kesulitan.

“Di gim pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Pada gim kedua saya mau mempercepat permainan tapi kurang taktis dibanding Anthony,” ucap Shesar.(Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Arab Saudi Mulai Pendaftaran Haji Bagi Warga Asing

Published

on

FINROLL.COM. Pemerintah Arab Saudi memulai proses pendaftaran calon jemaah haji bagi warga asing yang bermukim di sana mulai hari ini, Senin (6/7).

Mereka memperkirakan persentase warga asing yang beribadah haji pada tahun ini mencapai 70 persen dari total keseluruhan jemaah, setelah pemerintah setempat memutuskan menggelar ibadah tahunan itu secara terbatas akibat pandemi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar seribu warga asing yang sudah berada di sana untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka akan memulai rangkaian ibadah pada akhir bulan ini.

Menurut keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, proses pendaftaran calon haji bagi warga asing akan digelar sampai Jumat (10/7) mendatang. Mereka harus mendaftar melalui situs kementerian di https://localhaj.haj.gov.sa.

Warga asing yang diizinkan beribadah haji hanya yang berusia 20 sampai 65 tahun. Mereka juga harus dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Sedangkan warga Saudi yang diizinkan melakukan ibadah haji kemungkinan besar hanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan jemaah. Para tenaga medis dan keamanan yang baru sembuh dari Covid-19 diperkenankan menunaikan ibadah haji.

“Mereka akan diseleksi berdasarkan basis data siapa saja yang sembuh dari infeksi virus,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Seluruh calon jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan virus corona sebelum diizinkan memasuki Mekah. Setelah beribadah haji, mereka juga harus menjalani karantina.

Keputusan Arab Saudi menggelar haji terbatas menuai beragam tanggapan. Sebagian memuji langkah itu, tetapi pihak lainnya menyatakan kecewa karena Saudi tidak melakukan dialog dan menetapkan keputusan sepihak.

Di sisi lain, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sampai saat ini tercatat mencapai lebih dari 213 ribu orang, dengan hampir 2.000 pasien di antaranya meninggal.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending