Connect with us

News

Klarifikasi Repsol Tuding AHM Soal Monopoli Pelumas

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Distributor oli Repsol, Sukabumi Trading Coy (STC) memberikan klarifikasi mengenai pernyataan atas dugaan kasus monopoli Astra Honda Motor (AHM) terhadap penjualan pelumas di jaringan bengkel resminya Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). STC merupakan anggota Perhimpunan Distributor, Importir, dan Produsen Pelumas Indonesia (Perdippi).

Klarifikasi disampaikan Presiden Direktur STC Abraham Sudirman yang ditujukan kepada Perdippi dan diterima CNNIndonesia.com, Kamis (30/7) sore.

Menurut Abraham yang disampaikan perwakilan STC dalam keterangan resmi Perdippi bukan mewakili perusahaan STC, melainkan pendapat pribadi karyawan yang diketahui bernama Kong Mau Santosa.

“Pernyataan saudara Kong Mau Santosa yang tercantum dalam press realese adalah murni opini pribadi yang disampaikannya secara informal melalui aplikasi Whatsapp. Opini tersebut jelas bukan sikap atau pendapat resmi dari manajemen dan perusahaan STC,” tulis Abraham.

Sebelumnya Kong berpendapat strategi bisnis pelumas AHM di jaringan AHASS merugikan STC.

Menurut Kong penguasaan produk pelumas dari AHM pada masa garansi kendaraan berdampak pada persepsi konsumen. Akibatnya pasar aftermarket kategori pelumas dikuasai AHM.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi jaringan AHASS, dan semua bengkel otomotif,” kata perwakilan STC, Kong Mau Sentosa.

Repsol merupakan merek pelumas asal Spanyol yang memiliki hubungan erat dengan Honda melalui ajang MotoGP. Repaol dan Honda bahkan telah menjalin kerja sama untuk tim balap Honda di MotoGP selama lebih kurang 26 tahun.

Sekretariat Perdippi Akmeilani yang dihubungi terpisah juga membenarkan pernyataan STC. Menurut Akmeilani itu bukan menjadi pernyataan sikap perusahaan dalam menyikapi dugaan monopoli AHM, melainkan pribadi.

“Nanti juga kami akan siapkan keterangan resmi soal ini juga,” kata Akmeilani.

Selain Repsol, merek oli lain yang masuk dalam anggota Perdippi, STP, juga sempat menyatakan keluhannya atas dugaan monopoli AHM ini.

“Praktik-praktik menutup jaringan secara eksklusif itu sangat tidak sehat,” ungkap Christian, perwakilan dari pelumas STP Indonesia.

Sumber : CNN Indoensia

Advertisement Valbury

Peristiwa

Korban Tewas Gempa Sulbar Jadi 4 Orang, 637 Luka

Published

on

Jumlah korban meninggal dunia dalam gempa bumi dengan Magnitudo (M) 6,2 di Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari, bertambah menjadi empat orang. Sebanyak 637 orang lainnya luka-luka.

“Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui rilis, Jumat (15/1).

Untuk kerusakan materi, BNPB mencatat sedikitnya 62 unit rumah rusak, satu unit puskesmas rusak berat, satu kantor Danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor di tiga titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

“Sedangkan pada Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market,” kata Raditya.

Gempa turut merusak jaringan listrik dan komunikasi selular terganggu di wilayah Mamuju. Saat ini kata dia, berbagai kebutuhan yang butuhkan warga setempat berupa sembako, selimut dan tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, alat berat/eksavator, alat komunikasi.

“Serta makanan siap saji dan masker,” ujar Raditya.

Warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat Erni Susanti (33) mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpa wilayahnya dini hari tadi.

“Kami semua orang di sini masih takut. Beberapa kali gempa kecil Erni juga menyebut banyak tetangganya yang hingga kini belum diketahui kabar dan nasibnya.

Bahkan kata Erni saat dia mencoba berkeliling selepas salat subuh sekira pukul 05.00 waktu setempat, telah banyak jenazah korban yang berusaha diambil dari puing-puing reruntuhan.meskipun getarannya tidak kencang,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/1).

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Jokowi Minta Aparat Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM soal FPI

Published

on

Presiden Joko Widodo telah menerima hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kematian enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI).

Jokowi langsung menugaskan aparat pemerintah untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Ia meminta tidak ada hal yang disembunyikan dari publik.

“Jadi, presiden sesudah bertemu lama dengan beliau-beliau ini [Komisioner Komnas HAM], lalu mengajak saya bicara yang isinya itu berharap dikawal agar seluruh rekomendasi yang dibuat oleh Komnas HAM ditindaklanjuti, enggak boleh ada yang disembunyikan,” kata Menko Polhukam Mahfud MD dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (14/1).

Mahfud menyampaikan pemerintah akan menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM lewat proses hukum. Ia juga memastikan kepolisian akan menerima salinan laporan tersebut.

“Nanti kita ungkap di pengadilan dan saya akan menyerahkan ini ke kepolisian,” ucap Mahfud.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menegaskan pihaknya ingin hasil temuan ini dibawa ke peradilan pidana.

“Tentu nanti Bapak Presiden bisa mempelajari dengan timnya,” ujar Taufan.

Komnas HAM menyimpulkan peristiwa penembakan laskar FPI pada 7 Desember 2020 sebagai pelanggaran HAM.

Sebelumnya, Komnas HAM menuntaskan investigasi terkait kematian 6 orang laskar FPI dalam kejadian bentrok di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, 7 Desember 2020. Komnas menyatakan polisi melanggar HAM karena membunuh 4 dari 6 orang anggota laskar tanpa upaya mencegah kematian dalam bentrokan.

Komnas HAM merekomendasikan kasus tersebut dilanjutkan ke penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan pidana. Komnas menolak kasus ini hanya diselesaikan lewat mekanisme internal Polri.

Komnas HAM juga merekomendasikan kepemilikan senjata api yang diduga digunakan oleh Laskar FPI. Komnas menemukan ada momen baku tembak sebelum kematian 6 laskar.

Mereka juga meminta proses penegakan hukum yang akuntabel, objektif, dan transparan sesuai dengan standar HAM dalam menuntaskan kasus ini.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Peristiwa

Kasus Raffi Ahmad Jadi Pelajaran Penting Satgas COVID-19

Published

on

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penangangan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan perilaku Raffi Ahmad yang mendatangi sebuah pesta usai mendapatkan vaksin akan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, masyarakat dan pemerintah. “Kita harus terbuka dengan segala kemungkinan yang terjadi ketika kami memiliki program besar seperti vaksinasi,” kata Wiku dalam jumpa pers “Vaksin! Siapa Takut”, Kamis 14 Januari 2021.

Raffi Ahmad mendapat kesempatan sebagai penerima vaksin pertama yang diharapkan bisa menjadi panutan anak-anak muda serta penggemarnya agar mau melakukan vaksinasi COVID-19 dan memperlihatkan bahwa vaksin tersebut aman dan halal. Raffi dinilai memiliki pengaruh yang cukup penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terdapat kesuksesan vaksinasi khususnya untuk para pengikutnya. “Kami berharap dengan influencer besar seperti Raffi Ahmad, dia dapat memainkan peran penting untuk memastikan bahwa kaum muda akan mendukung vaksinasi,” ujar Wiku.

Wiku menyadari bahwa sesuatu bisa saja terjadi di tengah program vaksinasi, seperti apa yang menimpa Raffi Ahmad saat kedapatan datang ke sebuah acara tanpa mengikuti protokol kesehatan. Hal yang dilakukan oleh Raffi Ahmad pun langsung ramai diperbincangkan di dunia maya, dan menggiring opini bahwa usai divaksin seseorang bisa bebas dari virus corona. “Hal-hal seperti ini bisa terjadi, kesalahan bisa terjadi dan tentunya sudah diklarifikasi oleh Raffi Ahmad sendiri,” kata Wiku.

Melalui akun Instagramnya Raffi Ahmad langsung melakukan klarifikasi mengenai kehadirannya dalam sebuah pesta ulang tahun pengusaha dan pembalap, Ricardo Gelael. Raffi Ahmad meminta maaf pada masyarakat atas kejadian menghadiri pesta tanpa masker. Youtube/@setpres

Wiku juga mengatakan bahwa ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah jika ke depannya kembali mengajak influencer untuk menyusun strategi komunikasi yang dapat dimengerti oleh khalayak. “Ke depannya bila kita akan mengajak banyak orang untuk vaksin termasuk influencer, kami harus bekerja sama menjalankan strategi komunikasi yang baik yang bisa dimengerti mereka dan diikuti oleh pengikutnya. Ini kebijakan penting dari pemerintah untuk masyarakat,” kata Wiku.

Selebritas Raffi Ahmad akhirnya memberikan klarifikasi atas foto-foto dirinya tengah menghadiri acara yang menjadi viral di media sosial karena melanggar aturan protokol kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram, Raffi Ahmad meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan juga Presiden Joko Widodo atas kegaduhan yang terjadi. Dia juga mengakui kesalahannya yang telah melanggar protokol kesehatan dengan berkerumun dan tidak memakai masker.

“Terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi. Tapi sebelumnya saya ingin minta maaf yang sebesar-besarnya, saya minta maaf kepada bapak Presiden Jokowi, kepada seluruh staf yang ada di sekretariat presiden dan juga sekali minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam,” kata Raffi Ahmad dalam video unggahannya, dilihat Kamis 14 Januari 2021.

Raffi Ahmad mengatakan bahwa acara yang dihadirinya itu diadakan di kediaman ayah salah satu temannya. Dia juga menjelaskan bahwa sebelum masuk ke rumah sudah menjalankan protokol kesehatan. “Di situ kondisinya juga memang sebelum masuk ke rumahnya mengikuti protokoler. Tapi pas di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker, ada yang foto, tapi apa pun itu saya juga minta maaf karena kejadian ini jadi heboh,” ujar Raffi Ahmad.

Sumber Berita : Tempo.co

Continue Reading

Trending